Note
Halilintar : 18 Tahun
Gempa : 19 Tahun
Taufan : 17 Tahun
Air : 17 Tahun
Blaze : 17 Tahun
Thorn : 17 Tahun
Solar : 17 Tahun
Walaupun Mereka Berbeda Umurnya,Tapi Mereka Sekelas,Okey:v, kecuali gempa
ೋ❀❀ೋ═══ • ═══ೋ❀❀ೋ
seorang Anak laki-laki dengan sifir Silver sedang berdiri didepan meja Lab nya,dia sedang Mencampur Ramuan untuk seluruh Kakaknya.
Tiba-tiba Suara Anak perempuan Memanggilnya dari luar Ruangannya..
"Solar!!kau ada Kah didalam?" Ucap anak perempuan tersebut
"Iya!! Tunggu kejap Yaya, Aku nak Bereskan Barang-barang ku dulu" jawab Bensin atau lebih dikenal dengan sebutan Solar :v
"Cepatlah...Cikgu Papa dah Hampir Tiba, Gempa Pun"
Mendengar Kata " Gempa" Solar Langsung Membereskan Barang-barangnya dengan tidak teratur sehingga dia tidak Sengaja memasukkan botol yang salah kedalam tas nya.
"Ayo Yaya, Cepat!!" Ucap Solar membuka Pintu ruangan lab nya dan langsung menarik tangan yaya
"Oii?apasal kau tarik tanganku hah?" Dengus Yaya Dengan Sedikit Semburat merah diwajahnya
"Cepatlah!!,nanti Kena hajar Oleh Kak Gem" Pekik Solar Sambil memegangi Topinya agar tidak terjatuh
Akhirnya Solar Dan Yaya Berhasil sampai Ke kelas Mereka, Mereka berdua Bertepatan dengan Gempa, Halilintar,Dan ke4 saudara Kembarnya itu..
"A-anu, Kak Gem..Aku Bisa Jelaskan" Ucap Solar Dengan Suara yang Gemetar
"Datang lambat Lagi ye?" Ucap Gempa sambil tersenyum Sadis
Taufan,Hali,Dan Blaze Mencoba Menahan diri untuk tidak tertawa terbahak-bahak
"Haiss Korang Nih, Saudara Macam apa?" Potong Yaya langsung Memisahkan Kedua Saudara kembar itu
"Jom kita Masuk Kelas" Ajak Yaya
"Jom* Jawab Semua saudara Kembar tersebut
/Skip Time/
"Hueee...Panas Nya" Ucap Solar Yang terbaring di sofa hanya menggunakan kaus Pendek, dan celana pendek
"Apahal kak Gem dan yang lain lama sangat nih" Keluh Solar Sembari Mengacak-acak Rambutnya dan Isi tas nya
"Eh?Air Siapa Nih?nampak sedap Ku liat" Mata Silver Solar tertuju kepada botol air yang ada didalam tas sekolah Milik nya
"Apa mungkin Aku ada Membeli Minuman saat disekolah tadi?,aku minum saja lah, Daripada Aku mati Kehausan" Solar Mengambil Botol air yang ada didalam tas nya..dia tidak mengetahui bahwa botolnya tertukar saat membereskan barang-barang di ruangan lab di sekolahnya.
Solar Langsung Meminum Air yang ada didalam Botol tersebut, Disaat tetes terakhir, Gempa dan yang lainnya Pulang sembari Membawa Barang belanjaan.
"Kyaaaa!!!!"
Sebelum sampai depan pintu rumahnya,Tiba-tiba mereka Mendengar Suara teriakan dari Dalam rumah mereka.
Gempa langsung Mendobrak pintu Rumahnya dan bertanya kepada orang yang ada didalam Rumah tersebut,
"Solar, Siapa Wanita yang Teriak Ta-di?" Mata Gempa Langsung Tertuju pada seseorang yang menutupi dirinya dengan Selimut
"K-kak Gempa" ucap seseorang yang berada didalam selimut itu
"Oi kak?siapa wanita yang berteriak tadi?" Halilintar langsung menghampiri Gempa yang sudah Berada diruang tamu
"Kak gempa, Siapa Anak perempuan yang berteriak tadi?"tanya Seluruh adik-adiknya secara bersamaan.
Tiba-tiba orang yang berada didalam selimut itu Menyembulkan kepalanya.
"K-kak" Ucap nya terbata-bata
Seluruh Elemental terkejut saat melihat siapa yang Teriak tadi.dengan ciri khas Sifir Silver dan Kacamata Oranye yang menghalangi Warna mata itulah yang berteriak tadi,Namun Kini Penampilannya berbeda,Dia memiliki Rambut Yang panjang serta Wajah yang imut.
"Kak gempa, Ini aku Solar" Ucap Solar malu-malu karena dia dalam Posisi hanya mengenakan kaus Pendek dan celana pendek yang hanya berbalut dengan selimut.
"Solar?!" Ucap Thorn yang bingung
Solar Hanya Menganggukkan Kepalanya, Berbeda dengan Kakaknya ,Gempa. Gempa langsung Menelfon yaya dan Ying.
Tanpa waktu lama,Yaya dan Ying sampai di rumah Para Elemental, Kemudian mereka membicarakan
Tentang perubahan yang terjadi pada Solar.
"Mungkin itu Sebab dia minum ramuan yang dia buat tadi?" Ucap Yaya
"Aku hanya Meminum Air Jeruk yang berada didalam botol airku!!" Solar Mengembungkan Pipinya,
"Nah air kau" ucap Yaya sembari Mengeluarkan Botol air yang bertuliskan Nama "Solar"
"Kalau ini botol airku?lantas yang aku minum tadi apa?"Ucap Solar Memasang wajah Imutnya
"Ngomong-ngomong, Kalian Berdua kan Cewe..Bisa Bantuin Kami gak?" Potong gempa
"Bantu apa?" Ying Langsung Mengambil Kertas dan Pulpen miliknya
"Tolong Pilihkan Baju untuk Adikku yang manis Ini" ucap Gempa dengan Senyum sadisnya
"Erk-..Okay,jom Solar" ajak Ying
"Kejap!! Aku sedang Tak Pakai Baju Humph"
Hantaman Keras Tepat Mengenai Kepala Solar, Ternyata itu Hantaman dari kakaknya Gempa.
"Engh!..Kak Gem,Maaf" ucap Solar
"Lainkali Kalau tak pakai Baju tak Usah Bilang,Kasihan Kakakmu yang lain, Sampai Mimisan Tuh"Senyum sadis Masih terukir di wajahnya Gempa
"Yang lain?" Solar Langsung Melihat Ke dapur Dimana ada Seluruh saudara Kembarnya yang sedang Makan sembari menunggu Gempa Memasakkan lauk pauk yang lainnya..
Y2 langsung menepuk jidatnya, Yaya Menggunakan Kuasanya Untuk Mengangkat Tubuh Mungil Solar Ke atas dan menuju kamar Solar, Sedangkan Ying menggunakan Kuasanya untuk memanipulasi waktu agar Yang lain tidak melihat Solar.
/skip Time/
"Tanah!" Panggil Yaya dari atas Tangga,
"kejap" Tanah Langsung Berjalan Kearah Suara Tersebut, Tanah seketika langsung takjub melihat Sosok adik Kecilnya saat ini,
"Solar?kaukah itu?" Tanya Tanah seakan tidak percaya dengan apa yang dia liat,
Berdiri Anak Perempuan didekat Yaya dengan menggunakan Kacamata Oranye Ciri khasnya dan Baju abu-abu Kesukaannya.
"K-kak" ucap Solar Malu-malu
"Tunggu kejap....HALI!!!!!" teriak Gempa, Halilintar yang mendengar Panggilan itu langsung Menghampiri orang yang Memanggilnya,
"Ada apa Komandan?!" Ucap Halilintar
"Tolong bantu Yaya dan Ying Cari Baju Untuk saudara Kembarmu, Solar"Gempa langsung Menyodorkan ATM nya kepada Hali
"Eh?Tak Perlu lah Gem,Biar Aku dan Ying saja Yg pergi dan Membelikan Pakaian untuk Solar" Bantah Yaya
Tiba-tiba Sebuah akar Melilit ditubuhnya Solar dan Mengangkatnya Ke atas,
"Kyaa Solar,Kau jadi Perempuan" Ucap Kembaran Gempa yang menggunakan Topi Hijau Alias,Daun. Yang berada didepan pintu rumah.
"Daun!!, Turunkan Aku!!" Pinta Solar
"Tak nak" ucap Daun
"Ekhem!!" Gempa Sudah Berdehem yang menandakan Peringatan
"Ekkh?...O-oke" Daun Langsung Menurunkan Tubuh Solar Ke lantai
"Solar, Kapan-kapan kita Menanam Tanaman Bersama Oke!!!!"lanjut Daun sambil Berlari Menuju Ke Luar.
Semua orang saling Pandang Satu sama Lain, Lalu Hali Pun memecah Keheningan yang berada di Antara mereka
"Jadi hanya aku Yang mengantar Mereka?" Tanya Halilintar
"Taklah, Kau Mengawal Yaya, Ying,Dan Solar Bersama Blaze" Jelas Gempa
"Ayo!!!!!" si Topi merah sudah Mengenakan Jas Layaknya Bodyguard,
"Oii Blaze,Buat Apa kau dengan baju seperti itu?" Ucap Hali Kebingungan
"Buat Kawal Adikku yang Manis Ini lah" Entah Sejak Kapan Blaze Berdiri disampingnya Solar,
"Jangan Berbuat Yang macam-macam kau Blaze!" Golem Tanah Milik gempa langsung Mengangkat Solar.
Y2 dan Halilintar Hanya Mendengus pelan saat melihat Tingkahnya Blaze,
"Oh iya Hali, Pakai Ini" Ucap Blaze Melemparkan Satu Set Pakaian Kemeja, Halilintar Menerima satu set pakaian itu Pun merasa kebingungan,
"Apa Ini?" Tanya Halilintar
"Biar Nampak Handsome" Blaze Mengikuti Gerakan Kapten Papa :v
Mendengar Kata "Handsome" Halilintar Dengan kecepatan Kilatnya Langsung Berganti Pakaian, Setelah Beberapa Detik, Akhirnya Mereka Selesai Berdandan ala Jepang:'v,
"kejap,Aku Telfon Taxi dulu"Ucap Blaze mengambil Ponselnya.
"Tak payah" Bantah Yaya.
Yaya kemudian Menggunakan Kuasanya Untuk Mengangkat Halilintar, Blaze,Solar,Dan Ying. Kemudian Ying Menggunakan Kuasanya Untuk Mempercepat Waktu agar Mereka cepat sampai ke Mall.
/Skip Time/
"Sampai Juga" ucap Yaya Sambil Menyapu keringat Dari Keningnya
"Yaya,Kau Kelelahan kah?" Tanya Solar Dengan Suara yang kawaii nan comel :v
"My heart!" Yaya Langsung Memegangi dada nya karena merasa Gemas dengan Solar.
"Sudahlah Jom" Ying Langsung Memberi Komando Untuk Berpencar Ke Seluruh Mall
"S-sebaiknya Aku Sendiri Saja" Ucap Solar Sambil Gemetaran.
Awalnya Y2, Halilintar,Dan Blaze takut akan terjadi sesuatu kepada Solar,Namun Mereka Tetap mengiyakan ucapan Solar.
"Baiklah,Hali dan Blaze Bagian Sepatu, Kacamata,Aku dan Yaya akan ke bagian Pakaian, Dan Solar...Kau Bisa Menunggu DiCafe" Jelas Ying Sambil Memberikan Selembar kertas berisi No Telp nya.
"Nah,kalau ada apa-apa jangan Lupa Telfon Ya" Lanjut ying.
Solar Mengiyakan ucapan Dari Ying.
Sesuai komando dari Ying, Mereka Ketempat yang diperintahkan,Dan Membeli Begitu Banyak Barang,Yaya dan Ying Ke lantai Dua,Blaze dan Halilintar Lantai 3, Sedangkan Solar Menunggu kakaknya dan Y2 Di lantai pertama.
Y2 sedang Sibuk memilih pakaian yang cocok untuk Solar, Berbeda dengan Halilintar Dan Blaze,Yang Ribut Ditoko sepatu karena tidak Tahu ukuran kaki Solar,
"Warna Pink Lah,Cocok Buat anak Perempuan!!" Ucap Blaze sambil Mengangkat Sepasang Sepatu berwarna Pink
"Kau Kira,Solar Nak Warna Pink Hah?!" Balas Halilintar dengan kesalnya.
Disaat Blaze dan Halilintar Ribut hanya karena hal Sepatu, Mereka Mendengar Suara gaduh Dari Lantai 1,Mereka langsung Pergi Kelantai 1 , Yaya dan Ying ternyata sudah berada dilantai 1,Blaze dan Halilintar langsung menghampiri Y2.
"Apa yang Terjadi?" Tanya Halilintar kepada Yaya Dengan Kebingungan
"Tengok Adikmu" tunjuk Yaya kearah Solar
"Kyaaaa,imut banget!!!!" Teriakan Histeris terdengar Dari dalam Cafe tempat Solar Duduk.
"Iya, Apalagi Saat dia menutupi Wajahnya dengan Topinya, Gemesin" Ucap Seseorang Yg terdengar Dari dalam Cafe itu
"Tunggu, Bukannya Itu Solar?" ucap Halilintar Yg melihat Solar Berada didalam kerumunan Orang.
"Kau benar lah" Jawab Y2 dan Blaze
"Jom Kita ke sana" Ajak Halilintar.
"Jom"
Mereka terpaksa harus Berdesak-desakan agar Mencapai Tempat dimana Solar Berada,tanpa sengaja Halilintar Menabrak Seseorang, Sehingga Dia Terpesona dengan ketampanan halilintar yang membuat suasana Semakin Panas:v
"Kayak Idol !!" ucap Seseorang yang halilintar tabrak,
Halilintar tidak bisa Mengatasi hal ini sendirian, Kemudian dia meminta Ying Untuk menghentikan Waktu,Dan Yaya Untuk Menggunakan Kuasa Gravity nya,Dengan Setuju Mereka Mengikuti Arahan dari Halilintar, Dengan Susah Payah akhirnya Mereka Keluar dari Mall Tersebut.
"Cepat Kita Pulang, Sebelum Para FansGirl Itu Menyerang!!" Ucap Yaya Sambil Membawa Barang belanjaan yang baru saja mereka beli.
"Baiklah!" ucap Blaze,Ying, Halilintar,Dan Solar Bersamaan.
"Ying,Pakai Kuasa Kau" Perintah Yaya
"Alamak Yaya, Kuasa Aku Dah Nak Habis, Macam Mana Nih" Ying tertunduk Lesu Sambil Mojok Di kursi didekat mereka Berada,
"Apa?! Halilintar Gunakan Kuasa Kau!" Perintah Yaya lagi
"tak bisa, Kalau Kuasaku aku pakai, Kalian bisa tersetrum"Jelas Halilintar
"Alamak, Kalau Blaze Tak Mungkin Lah" Ucap Yaya Putus Asa,
Kemudian Solar Mengusulkan untuk menggunakan kuasa nya, Seperti biasa Mereka Takut akan Kuasa Solar yang sangat mengerikan, Namun dalam Keadaaan Terdesak Merekapun akhirnya Setuju.
"Baiklah Solar, Jadi apa Rencana Mu" Terdengar Helaan Ying
"Mungkin Agar Repot" ucap Solar.
Dengan Perlahan Solar Menggunakan Kuasanya yang menyebabkan dia Melayang diudara,Dengan Sekejap Mereka Sudah Sampai didepan Rumah Para Elemental,
"Yayy,Dah sampai" Teriak Y2
"Eh?dimana Solar?" Ucap Blaze Yang mencari Solar Kesana Kemari.
"Eh?! Jangan-jangan dia Tertinggal Di Tempat tadi?" Y2,dan Blaze Kebingungan, Sedangkan Halilintar Hanya Menghela Nafasnya,
"Oii, Dia Dipunggung Ku lah" Ucap Halilintar dengan Santainya
"Eh? Bagaimana kau bisa?..." Blaze Menjadi Penasaran Bagaimana Solar Bisa Dipunggung nya Halilintar,Dan Terlihat Seperti Sedang tidur.
"Huh,Jadi Gini Ceritanya" kemudian Halilintar Menceritakan Segalanya Kepada Y2, dan Blaze.
Flashback
Solar Kini Melayang diudara, Kemudian Dia Memperkuat Kuasa Cahayanya, Dengan Kuasa Yang besar Itu Mereka Mampu sampai Kerumah dengan Cepat, Saat Mereka Bersorak Karena sudah sampai di Rumah Para Elemental, Solar Terduduk ditanah akibat kelelahan, Untungnya Halilintar Menyadari hal itu, Dan Menawarkan Punggungnya, dengan Senang Hati Solar Menerima Itu, Tanpa Disangka Solar Langsung Tertidur Pulas, halilintar Tersenyum Tipis,Dia Merasakan Hangat Dipunggungnya.
Back To now
"Ooo,Jadi Macam Tu" Ucap Y2 dan Blaze bersamaan.
Tiba-tiba,"DUBRAKKK!!!" Pintu Rumah Para Elemental Terpental keluar,Dan Mereka Melihat Gempa sedang Kesal, Dengan Golem Tanahnya, Gempa Menangkap Halilintar Dan Solar,
"Kau apakan solar Itu?" Ucap Gempa dengan Nada Yang Cukup Menyeramkan bagi Para Elemental Dan y2, Halilintar Langsung meneguk Ludahnya, Sebelum Dia Mengeluarkan Kata-kata,Solar Sudah dulu Mengatakan Sebenarnya.
"Kak gem, hali menolongku" jawab Solar
"habis tu?,lalu kenapa Kepalamu Mengeluarkan Darah?" Ucap Gempa Rada Risau kemudian menurunkan Halilintar Dan Solar Ketanah, Solar Tersenyum dengan Bibirnya yang Pucat Itu
"Kak gempa jangan Khawatir, Aku Baik-baik saja" Tiba-tiba Dari Mulut Solar Mengeluarkan Darah yang cukup banyak, Disertai Dengan Dirinya yang ambruk ketanah, Semua Orang yg disekitar itu Teriak Histeris.
"SOLARRR!!!!!!"
/Diruang Kesehatan stasiun Tapops/
"Nut, Bagaimana dengan Keadaan Solar?" ucap Gempa khawatir
"Kau tak perlu risau, Solar Baik-baik saja,dia menggunakan Kuasanya terlalu Besar yang membuatnya Seperti itu" terang Nut
Gempa Langsung Duduk di Kursi Tunggu dengan Tenang, Akhirnya dia Tau Kondisi adiknya saat ini, Sedangkan Halilintar Berlari Menuju Ke Ruangan kesehatan untuk melihat Solar Apakah dia baik-baik saja.
"Kak Gempa!!" Ucap Halilintar khawatir,Gempa yang merasa Namanya dipanggil langsung melihat orang yang memanggil namanya itu,
"Kenapa hali?" Ucap Gempa dengan Senyum Khawatir nya
"Solar baik-baik saja kan?" Halilintar Terlihat Sangat khawatir dengan kondisi Solar, Gempa yang melihat itu Tersenyum Tipis,
"Solar Baik-baik saja,Kau tenang saja" Kemudian Gempa Menceritakan Segalanya yang Nut katakan Kepada Halilintar, halilintar yang mendengar hal itu langsung merasa bersalah,Kenapa dia Tidak menggunakan Kekuatannya, Sedangkan Saudara kembarnya yang Dulu kuat sekarang menjadi wanita Sedang terbaring di Ranjang Medis, Sesekali Dia Memukulkan kepalanya Ke tembok., Akhirnya Solar Tersadar saat Dia merasakan adanya sedikit getaran dari Luar, Dengan Khawatir dia Langsung bangun Dan Menuju Ke arah Kakaknya Gempa,
"Kak Gem,apa Ada Bahaya?!" Ucap Solar Memakai Jaket Ciri khasnya dan Kacamata Oranye milik nya.
"bahaya Apa?" Tanya Haligem Bingung, mereka Saling pandang satu sama lain, Seketika Gempa langsung tertawa terbahak-bahak mendengar Kata Solar, Sedangkan Halilintar Hanya Berdehem untuk menjaga Image Cool nya itu untuk Menghindari Ejekan dari Saudara kembarnya.
༺═──────────────═༻
author :"Hweee Makacih Udah mau Baca Fanfiction Ini,Ya Maap Aghu masih Newbie Hiks:'3.
Halilintar :"Thorrr!!!!!,Aku Menyukai Saudara kembar ku!!!"
Author :"NANI!!!!!!!!!!!!!!!!!" :'V
ೋ❀❀ೋ═══ • ═══ೋ❀❀ೋ
Author :"ngomong-ngomong kenalin,Namaku Hana, Plis call me Hana-chan:3"