Crazy Over You 21+[END]

By Heinana_

566K 16.2K 411

[PART LENGKAP] Dipaksa menikah dengan mantan pacarnya, bukan salah satu tujuan di dalam hidup seorang Ivona... More

🌿 1. Seperti mawar, cantik tapi berduri
🌿 2. Penyihir dua wajah
🌿 3. Mereka yang membenci
🌿 4. Sikapnya membuat Ivona sakit
🌿 5. Rumah tanpa kehangatan
🌿 6. Sebuah Rahasia
🌿 7. Tidak ada salahnya mencintaimu
🌿 8. Tidak ada pria seperti Dante
🌿 9. Dia kembali lagi (21+)
🌿 10. Yang sudah pergi, tak perlu kembali
🌿 11. Bukan keluarga bahagia
🌿 12. Ivona yang beruntung
🌿 13. Jangan mendekat nanti terpikat
🌿 14. Sudah mendapatkan kebahagiaan yang baru
🌿 15. Tidak ada kisah untuk kita lagi
🌿 16. Tidak bisa memilih
🌿 17. Aku akan kembali membuatmu jatuh cinta
🌿 19. Membuatku semakin jatuh dalam pesonamu
🌿 20. Dia terlihat sangat menarik
🌿 21. Tidak bisa lepas dari pesona Dante (21+)
🌿 22. Hati yang beku mulai mencair
🌿 23. Tanpa banyak kata
🌿 24. Tak bisa menentukan di mana hati berlabuh
🌿 25. Licik seperti rubah
🌿 26. Sudah salah memilih lawan
🌿 27. Jangan bermain-main dengan Ivona
🌿 28. Tidak ada asap, kalau tidak ada api
🌿 29. Jangan memulai kalau tak bisa mengakhiri
🌿 30. Terasa semakin jauh
🌿 31. Penyebab dari segala rasa sakit
🌿 32. Dia ... Naila
🌿 33. Ivona mulai merindukan Dante
🌿 34. Tidak berharap kedatanganmu
🌿 35. Masa lalu tidak bisa dilupakan
🌿 36. Menghilang lalu kembali sesuka hati
🌿 37. Cukup percaya saja denganku
🌿 38. Apa kamu mulai mencintaiku?
🌿 39. Dia wanita terbaik setelah Mama
🌿 40. Seperti musuh dalam selimut
🌿 41. Jangan memaksa
🌿 42. Rahasia besar Dante
🌿 43. Flashback [1]: Pria dari masa lalu
🌿 44. Flashback [2]: Penyebab aku tergila-gila padamu
🌿 45. Kamu membuatku bahagia
🌿 46. Hidup Dante semakin bahagia
🌿 47. Aku akan selalu bersamamu
🌿 48. Ivona wanita yang kuat
🌿 49. Pria tak diundang
🌿 50. Kenyataan yang menyakitkan
🌿 51. Pada akhirnya kita akan tetap bersama
🌿 52. Bukan akhir dari segalanya
🌿 53. Bukan Ivona
🌿54. Selalu bersama
🌿55. END
🌿 Extra Part 1
🌿 Extra Part 2
🌿 Extra Part 3

🌿18. Hati seseorang memang mudah berubah

7.4K 292 3
By Heinana_

Ivona menatap pecahan piring yang berserakan di lantai. Dia menghela napas panjang melihat kekacauan yang dirinya perbuat.

Ivona segera membersihkan lantai, saat dirinya tengah menyapu lantai seseorang memeluknya dari belakang, membuat Ivona nyaris berteriak dan bersiap memukul sang pelaku. Namun, ia urungkan kala mengetahui kalau pacarnya yang datang.

"Sayang."

Ivona segera membalikkan badan dan melihat Dante yang kini tengah tersenyum padanya.

"Kenapa tidak bilang mau ke sini?" tanya Ivona, di dalam hatinya dia bernapas lega karena Erlan sudah pergi.

"Aku merindukanmu, kenapa tidak tinggal di rumahku saja, hm? Jadi aku bisa bertemu denganmu setiap hari."

Dante mendekat pada Ivona, dia memberikan kecupan singkat di bibir wanitanya. Ivona menuntun Dante untuk duduk di sofa ruang tamu, lalu dirinya duduk dipangkuan Dante tanpa tahu malu.

"Semakin nakal," kata Dante mengelus lengan Ivona.

"Kamu suka, kan?" ujar Ivona dengan kerlingan nakal, dia meniup telinga Dante membuat lelaki itu bergidik.

"Dia datang lagi?" tanya Dante.

Ivona yang mendengarnya pun sontak terkejut, rupanya Dante mengetahui kalau baru saja Erlan datang. Ivona tersenyum dengan kaku. Dante memang dapat mengetahui apapun tentang Ivona.

"Iya, tak perlu khawatir," kata Ivona mencoba menenangkan pacarnya. Dengan berani Ivona mendaratkan bibirnya di sudut bibir lelakinya itu.

"Jangan menggodaku, Sayang." Dante memperingati, namun, dia juga tidak berusaha mencegah kelakuan Ivona.

"Kamu tidak suka?" tanya Ivona.

"Aku suka, tapi kita harus pergi sebentar lagi Sayang. Ada yang harus aku tunjukkan," tukas Dante membuatnya penasaran.

"Aku suka kejutan," balas Ivona. Dia bangkit berdiri dari pangkuan Dante.

"Mau kopi atau teh?" tawarnya

"Kopi saja," jawab Dante yang dibalas anggukan Ivona.

"Baiklah, tunggu sebentar," tukas Ivona.

Ia segera beranjak menuju dapur. Namun, saat akan memasuki dapur, bel apartemen berbunyi kembali, menimbulkan tanda tanya besar bagi Ivona.

"Siapa?" Ivona mengernyit bingung, tidak ada yang mengetahui apartemen barunya selain Dante dan Erlan.

Dengan langkah cepat, Ivona berjalan menuju pintu, dia membukanya tanpa pikir panjang lagi.

"Erlan, ngapain lagi?" tanya Ivona bingung sekaligus cemas. Di dalam ada Dante dan sekarang Erlan berdiri di depannya.

"Memangnya tidak boleh?" tanya Erlan seraya mencoba masuk.

Ivona menghalangi pria itu untuk masuk lagi ke dalam. Erlan yang melihat gelagat Ivona menjadi curiga.

"Aku mau masuk Ivona," kata Erlan. Bisa dilihatnya kalau Ivona menggeleng dengan cepat.

"Aku tidak suka orang asing masuk ke dalam apartemenku," balas Ivona dengan tajam yang sukses membuat Erlan jengkel.

"Kita bukan orang asing!" sentak Erlan dengan nada tinggi.

"Jaga suaramu Erlan, aku tidak suka orang yang tidak sopan sepertimu," ketus Ivona berseru kesal. Matanya menatap Erlan dengan tajam.

Erlan mendengkus, dia mencoba tetap masuk tetapi Ivona mendorongnya. Habis sudah kesabaran wanita itu. Lelaki di depannya benar-benar menjengkelkan.

"Kamu menyembunyikan sesuatu?"

"Itu bukan urusanmu," ujar Ivona, dia yang akan menutup pintu segera dicegah oleh Erlan. Pria keras kepala itu tidak juga mendengarkan perkataan Ivona.

Ivona yang kalah tenaga dengan Erlan terdorong ke belakang, kesempatan itu digunakan sebaik mungkin oleh Erlan untuk segera masuk ke dalam.

"Erlan sialan!" umpat Ivona saat melihat Erlan menerobos masuk.

Ivona tidak mengejar Erlan melainkan turun ke bawah, dia akan memanggil petugas keamanan untuk mengusir Erlan.

Di dalam apartemen Ivona, kini Erlan dan Dante saling menatap sengit. Terlihat jelas api kemarahan di mata kedua lelaki itu.

"Kau Erlan?" tanya Dante, karena sebelumnya ia sudah pernah menyelidiki semua tentang pria itu.

"Rupanya kau sudah mengenalku." Erlan tersenyum sinis.

"Ya, sebagai mantan dari Ivona, aku harap kau tidak menggangu wanitaku lagi," ujar Dante berusaha menjaga emosinya.

"Dia akan menjadi istriku," balas Erlan tersenyum kemenangan.

Meski Dante terlihat tenang, namun, di dalam lubuk hatinya ia sudah terbakar api cemburu mendengar perkataan Erlan.

"Ivona bilang dia tidak akan menikah dalam waktu dekat," ujar Dante, dia tidak membual tentang itu, karena Ivona memang pernah mengatakan padanya.

"Ivona akan tetap menikah denganku," kata Erlan dengan tatapan percaya diri.

"Egois, jangan pikir aku tidak tau kelakuanmu pada Ivona," ucap Dante dengan tatapan tajam yang mengarah pada Erlan.

"Aku tau di antara kalian sudah selesai," lanjut  Dante. Dia sudah mengetahui perihal masa lalu Ivona bersama dengan Erlan.

"Kau tidak tau apapun tentang hubunganku dengan Ivona," seru Erlan.

Dante yang mendengarnya seketika menjadi geram. Dia benar-benar marah dengan kelakuan pria itu yang semaunya sendiri. Kini Dante sangat bersyukur Ivona terlepas dari pria seperti Erlan.

"Kau tidak pantas dengannya," ucapan Dante memancing amarah Erlan.

Erlan mengepalkan tangannya, dia melayangkan tinjunya pada wajah mulus Dante. Melihat kelakuan Erlan, Dante tidak tinggal diam, lelaki itu balas memukul wajah Erlan.

Perkelahian antar kedua pria itu tak terelakan lagi, keduanya sama-sama memiliki banyak luka. Baik Dante maupun Erlan tak ada yang ingin menyudahi perkelahian.

"Dante, Erlan!" Ivona histeris melihat perkelahian di depannya.

Ivona datang dengan petugas keamanan yang langsung memisahkan keduanya, lutut Ivona menjadi lemas seketika, hal seperti ini tidak dia pikirkan sebelumnya.

"Sialan!" umpat Erlan saat ditarik keluar.

Dante tersungkur dengan beberapa luka di wajah tampannya, Ivona dengan langkah pelan menghampiri Dante.

"Dante," panggil Ivona pelan, tubuhnya bergetar hebat. Dia benar-benar merasa bersalah dengan Dante.

"Sayang, sini," kata Dante pelan, dia kesulitan berbicara karena bibirnya terluka.

Tanpa berpikir panjang, Ivona mendekati pria itu. Dia langsung menubruk tubuh Dante, Ivona menangis dalam pelukan lelaki yang kini meringis kesakitan.

"Maaf, gara-gara aku, kamu jadi ikut mendapatkan masalah," kata Ivona merasa bersalah.

Ivona menuntun Dante untuk duduk di kursi tak jauh dari tempatnya, dia segera bergegas mengambil kotak P3K.

"Pasti sakit," kata Ivona menangis melihat keadaan Dante.

"Kenapa menangis, hm?" tanya Dante, dia ingin tertawa rasanya melihat Ivona yang menangis di depannya, biasanya Ivona selalu terlihat sebagai wanita kuat.

"Jangan tertawa Dante!" seru Ivona yang melihat tawa tertahan milik prianya.

"Maaf, Sayang. Wajahmu terlihat sangat menggemaskan," ucap Dante yang tidak bisa menahan senyumnya.

Ivona melempar kotak P3K ke arah Dante, membuat pria itu tersentak kaget. Namun, detik berikutnya ia tertawa kala melihat wajah cemberut wanitanya.

"Obati sendiri sana," kata Ivona merajuk.

"Sayang, tangan aku sakit," ujar Dante mencari alasan.

Ivona melengos tidak peduli, dia mencoba menghapus air matanya. Kenapa pula dia harus menangis di depan Dante. Bisa-bisa pria itu menjadi besar kepala karena ditangisi olehnya.

"Ivona," panggil Dante lagi. Dia mencoba menangkup wajah kekasihnya itu.

Ivona mencoba menyingkirkan tangan Dante dari wajahnya, namun, Dante tidak juga menyerah. Pria itu mendekatkan badannya pada Ivona.

"Dante!" Ivona memekik kaget.

Kini dengan berani Dante menggigit leher Ivona, pria dengan wajah babak belur itu menyeringai lebar saat Ivona menghadap ke arahnya.

"Udah, jangan ngambek lagi, Sayang. Aku tidak apa-apa." Dante mencoba menenangkan Ivona.

"Tapi wajah kamu?"

"Wajah aku tidak apa-apa, aku lebih takut kalau kamu diculik sama pria itu," kata Dante lagi.

Ivona yang mendengarnya seketika menjadi terharu, pria sebaik Dante tidak pantas mendapatkan wanita seperti Ivona.

***
TBC.

Ada typo bilang.

Sampai jumpa di chapt selanjutnya.

Tinggalkan komentar dan vote:))

Continue Reading

You'll Also Like

642K 26.2K 33
{ FOLLOW SEBELUM MEMBACA } Warning 21+ | mature content Zhiella masuk ke ruangan yang Ayah nya larang membuat hidupnya berubah. Terbangun di ruangan...
20.9K 1.4K 30
Tersedia PDF, Cetak dan versi lengkap bisa dibaca di Karyakarsa. "Aku suka sama Mbak." Ucap Halil dengan senyum lebarnya. Innara mengerutkan dahi da...
1.2M 25.2K 63
CERITA AKAN DI PRIVATE SECARA ACAK JIKA INGIN BACA PART LENGKAP DI HARAPKAN FOLLOW DULU. JANGAN DATANG UNTUK PLAGIAT! Tessa Azela wanita yang memil...
34K 450 18
Warning 21++ Jatuh cinta dengan teman kakaknya-Bara, yaitu Gio membuat Alana merasakan sebuah perasaan menakjubkan untuk petama kalinya. Gio itu tam...
Wattpad App - Unlock exclusive features