MANSION Ushijima

By alendra_alexander

24.9K 2.6K 1.6K

dikarenakan sekolah mereka memiliki masalah semua anak murid yg tinggal di asramah harus di pulangkan, tendo... More

intro
Rumah Ushijima
Anak jalanan
Ketempelan
Anak kecil jahanam
Diusir
Kesempatan
Ngobrol ala taichi
Rencana pdkt
cinta?
Kuroo sense
Peka & Gombalan
Cemburu
Musuhan
Mertua
Mimpi
Huntu-huntu
Semi
Tendo
Apa sih yg ushi gak bisa?
Mood
Band bocil
Perpisahan
Panti
Suara laknat
Ujian akhir
Sayang kakak kelas
Kalo lulus?
Graduation
Party
Salah paham
Kenang-kenangan mansion
Confess
- spesial chpt -
bukan up cuma mo nanya

Parno

835 88 48
By alendra_alexander

silahkan rebahan dengan gaya kayang atau apapun, siapkan cemilan, siapkan diri jiwa dan kesadaran bahwa dia tidak akan bisa di gapai karna gepeng, hai dozo......















setelah masalah perahara harta gono gini, kdrt, dan perperangan anatar rumah tangga keluarga karasuno akhirnya mereka bisa masuk ke dalam bioskop dengan damai, sebagai pasangan aoba johsai yg biasanya lebih banyak ribut dari pada akur sekarang mereka malah anteng soalnya malu ternyata di dalam bioskop ada tim mereka juga

bwt autor kurang mendalami karakter anak aoba johsai jadi maap kalo ooc


"oh iwaizumi-san" sapa kunimi dengan muka agak terkejut

"e-eh kalian ngapain di sini? abis ngerampok ya!" oikawa sewot sendiri karna gk biasanya adik kelas mereka itu terlihat berkeliaran

BUG!

"jangan brisik sampahkawa!" iawaizumi memukul kepala oik kesayangannya dengan penuh cinta makanya ampe benjol

"kita datang buat nonton kok" serobot petani eh kyotani maskudnya dengan muka yg gak nyantai

"wah-wah matsu ada yg lagi ngedate nih" sindir hanamaki dengan senyum iblisnya

"bagus maki buat di post" matsukawa segera membuka hpnya dan memfoto ria pasangan aoba johsai dengan flash hp kayak di anime sebelah, tau lah kalian

"bisa diam tidak!" teriak salah satu orang dari bangku depan mereka

"eh ada terongshima" sapa oikawa dengan muka cerah walau di bioskop gelap, iya itu matsu yg nerangin pake hpnya

"nama gw terushima goblok!" lama-lama emosi juga si terushima ngadepin kapten aoba johsai

"kalian diam bisa gak sih!" seketika mereka berdua diam karna ada aura gelap di sekitar iwaizumi

"i-iwa-chan hehe iya gw diam" oikawa beneran ciut kok kalau lihat pacarnya itu udah di selimuti iblis, bisa-bisa dia di jambak ampe botak sama iwaizumi

sedangkan terushima sih emang dasarnya bernyali anak bocah trus lihat aura emak-emak ala iwaizumi kan jadi makin takut di gebuk pake sapu lidi sama emak dari aoba johsai itu, dari ujung barisan kursi ada seseorang yg tersenyum bagai iblis berharap terusima benar-benar diam, yg di tatap meneguk ludah, siapa dia? ih kepo

"ushijima-san!" sapa seseorang dengan poni batok kelapa, dia terlihat sangat bahagia menatap senpainya

"GOSHIKI?!" yg berteriak bukan ushijima kok mana bisa dia teriak-teriak begitu

"waah semi-san tendo-san juga ada" goshiki semakin senang melihat senpainya itu lengkap

"cepat duduk, filmnya mau mulai" titah taichi, emang gak akhlak dia nyuruh-nyuruh kakak kelasnya

tapi karna memang fakta kalau filmnya udah mau mulai jadilah mereka cepet-cepet masuk barisan duduk, autor pen jelasin bentuk mereka duduk tapi sangat panjang sepertinya dan karakter haikyuu itu sekebon bisa jadi autor pikun kan jadi per tim aja lah ya

paling atas itu ada barisan tim siratorizawa, nah si ushijma di ujung katanya biar enak, enak ngapain pak :)))), enak deket tembok maksudnya, si sapi ini bukan cuma siluman sapi tapi siluman cicak juga karna katanya nemplok tembok sangat enak apa lagi kalau kasur kalian pepet tembok, dinginya ulala

skip dulu persilumannya si sapi berjejer ke sebelah ada tendo, semi , shirabu, goshiki, reon bukan laron, trus taichi dan anak siratorizawa yg lain akan muncul kalau autor minat memasukannya

di sebrang ada anak-anak karasuno dengan pasangan masing-masing paham lah kalian, intinya di ujung ada pasangan asahi dan nishinoya, kenapa?, katanya noya mau anu, hus otak kalian!, anu itu loh itu iya anu mau denger suara filmnya lebih deket gitu kan atasnya langsung soundnya

depan mereka ada anak nekoma yg kalem soalnya tadi udah di sumpel dot sama kuroo biar kenmanya bisa serius nonton sama dia dari pada milih game, mumpung kuroo bisa modus dan gk di gangguin sama kucing abu yg gedenya kek tower

trus di sebrang mereka alias di depan siratorizawa ada aoba johsai yg sekarang anteng sambil nyemilin koaci, bawa sendiri itu hasil pertanian kyotani punya, mereka udah siapin segala jajanan ke dalam bioskop dari pada beli kan mahal

depannya ya itu ada anak-anak sma kelakuan sd dari tim johzenji, mereka udah fokus walau yg tayang baru iklan, mereka gak bawa jajan atau pun beli di sana karna emang udah maem di suruh sama emak mereka si menejer dari rumah, soalnya jajan sembarangan itu katanya gak boleh jadi mereka nurut aja

kembali ke sebrang ada anak nohebi yg terlihat asik ngobrol sendiri pake bisik-bisik walau tetep kedengeran, jadi kalian tau siapa yg senyumin terusima? mari komen, anak nohebi sih gak terlalu bermasalah cuma ada daisho yg mencak-mencak gara-gara.

"aone pala lu bisa di belah kaga sih, gw gk bisa lihat goblok!" daisho sudah memukul kepala aone berkali-kali tapi yg di pukul tidak merasakan apapun, apa kah dia benar-benar manusia batu

sedangkan orang di sebelah aone yg bernama futakuchi hanya tersenyum iblis, dia denger kok semua omelan daisho tapi ogah aja dia ngasih tau aone, gimana ya futakuchi sekali-sekali juga pengen jailin si daisho, di sebelahnya ada koganegawa yg sudah celingak-celinguk menunggu senpainya merespon omelan daisho

"senpai itu?" kogane mencoba memberitau barangkali futakuchi emang gak denger, lalu futakuchi menaruh jari telunjuknya di depan mulut lalu tersenyum dengan aura yg mencekik

"fokus nonton aja" titahnya walau dengan suara yg lembut dan baik tapi kagone paham betul di balik itu ada seseuatu yg mengancam hidupnya, kita doakan kagone selamat amiin

karna sudah tau di depan anak nohebi ada anak-anak dateko jadi kita ke sebelahnya ada anak inarizaki yg sekarang kalem karna sudah ada kita shinsuke sebagai pengendali mereka, tadinya sebelum si kapten datang mereka ribut sampai semua makanan mereka yg di beli berceceran kemana-mana, nah saat kita datang dia langsung nyuruh anak didiknya bersih-bersih

tau lah kalian gimana kelakuan miya twins dan suna walau aran dan teman-tema kalem tapi kadang bisa aja kebawa suasana mereka, jadilah di marahi berjamaah oleh kita shinsuke

lanjut karna lama-lama autor capek ngejelasinnya plus takut kalian bosen, nah sekarang di depan anak inarizaki ada tim burung hantu yg di ketuai burhan alias bokuto sohibnya si kuroo jamet, mereka di depan kenapa? ya itu keinginan si burhan biar lebih jelas katanya, timnya sih nurut aja lah

sebelah mereka ada campuran dari tim kamomedai walau cuma dua orang yg ada ya itu si korai sama sachiro lalu di kursi sebelah mereka ada anak itachiyama bertiga kalian pasti tau autor males sebutinnya tapi nanti atsumu ngamuk kalo doi gak di sebut ya ada sakusa kiyoomi, sodaranya motoya kamori dan doinya kamori si tsukasa lizuna, anak kalem semua semoga aja







.







beberapa menit film berlangsung semuanya fokus ke arah layar, awalnya memang ada adegan romantis atau keharmonisan keluarga yg nyaman-nyaman aja gitu, sampai si kepala keluarga di film itu memilih bunuh diri entah karna apa

mari lihat respon bocah-bocah haikyuu ini semua kalem kecuali hinata yg histeris mau teriak tapi di cekokin susu duluan sama si kageyama, kasar tapi gpp yg penting yg lain aman

semakin lama menonton genre film itu berubah menjadi horror membuat beberapa pasangan yg emang duduk bareng berpelukan layaknya teletabis, sayangnya pawang ushijima ini yg paling dekat denganya cuma tendo, semi mau misuh tapi emang salahnya gk duluan masuk tadi

tapi emang dasarnya tendo suka adegan horror jadi jangan harap ada adegan peluk-peluk ala ushiten, semi sih gak tau ya kalau tiba-tiba tendo mau modus kan bisa aja, jadi semi harus wanti-wanti sama tendo

di sebelah semi ada orang yg menatap semi aneh, ya shirabu lah dia paham kok semi sama tendo itu rival buat dapetin kaptennya tapi mereka itu belum ada satu pun yg ngasih tau ke ushijima perasaan mereka jadi pastinya ushijima masih free past buat siapapun yg mau, autor: ku mau bisa tidak ya //plak ingat dia gepeng

akan semakin rumid jika anak-anak tim siratorizawa bersikap seperti semi dan tendo, karna memang mereka juga punya perasaan kepada ushijima, ya siapa sih yg gak mau sama ushijima wakatoshi udah kaya, pinter, atletis ah mantap


"tendo"


hanya satu suara yg nengok sekebon, gak canda. anak siratorizawa yg mendengar suara kapten mereka itu langsung melirik ke ujung, padahal yg di panggil tendo kenapa yg lain ikut nengok, ya kan siapa tau mereka bisa bantu


"kenapa wakatoshi-kun?" tanya tendo masih melirik-lirik film di depannya

semi seketika melihat mata ushijima yg loyo, dia menyimpulkan bahwa ushijima mengantuk dan bisa saja dia menumpang ke pundak tendo atau sebagainya jadilah semi dengan cepat berbuat sesuatu

"tendo penjam bahumu" ucap semi dan langsung menyenderkan kepalanya di pundak tendo dengan muka masih serius menunggu respon ushijima

"eh" tendo mau protes tapi meurutnya sih tidak apa lagi pula semi temannya, dan tendo mengelus kepala semi, di saat itu lah anak siratorizawa mematung kecuali ushijima yg datar

"tadi kenapa wakatoshi-kun?" tanyatendo lagi kepada ushijima

"itu nama anak perempuannya siapa?" tanya ushijima sambil menunjuk ke arah layar tancep

dan akhirnya tendo memberi tau plus ushijima nanya beberapa adegan di film yg dia tidak mengerti, semi dalam hatinya sudah kembali bermisuh ria karna perkiraannya salah, karna lelah dengan kemisuhannya semi malah benar-benar menutup mata

"tendo-san tidak pegal?" tanya sirabu pada tendo yg masih disenderi semi

"engga kok tenang aja" tendo tersenyum, walau memang bahunya sempat kesemutan sampai tangan

"semi-san kalau tidur memang nyusahin" ucap goshiki yg menghela nafas

"dia senior mu goshiki!" shirabu mencubit tangannya

"AAwwww! iya maaf senpai" goshiki mengelus tangannya yg di cubit kecil mana pake kukunya shirabu, bayangkan sendiri rasanya

ushijima juga bisa melihat beberapa temannya di depan sedang asik sender menyender, seperti aone yg di senderi fukutachi dan kogane untung aone kayak tembok jadi kuat lahir batin, bokuto yg udah molor di bahu akaashi, kenma yg tiduran sambil di peluk kuroo dll lah ya mereka posisinya itu bikin iri yg jomblo intinya

lah kan ushijima jomblo, apakah dia iri? oh tentu tidak karna dia tidak peduli dan fokus dengan film, lagi asik fokus tiba-tiba pundaknya seperti ada yg menyender, ya gak mungkin kan tembok iri sama yg lain jadi pengen ikut nyender ke uhsijima yg ada ushijima jadi semakin gepeng udh aslinya gepeng makin gepeng, bangun kalian kaum halu

"ah maaf wakatoshi-kun" ternyata itu tendo yg terlihat mengantuk dan tadi dia tidak sengaja menjatuhkan kepalanya ke pundak ushijima

"tak apa" ushijima menahan kepala tendo agar tidak bangkit dari bahunya, autor mau nangis aja

melihat perlakuan ushijima tendo tersenyum, walau cuek-cuek begitu ushijima masih punya sisi baik dan peduli, toh dia membolehkan tendo menyender karna ngantuk, padahal bisa saja tendo ikutan senderan di kepala semi

"woh" goshiki yg melihat pemandangan itu tiba-tiba jadi pengen menyender juga, karan di sebelahnya ada shirabu jadilah dia menyender

"apaan sih!" nah si shirabu sewot di senderin dekelnya

"pengen begitu senpai" rengek goshiki pada senpai yg cueknya gk jauh dari ushijima, oh apa mungkin shirabu adalah anak ushijima? hanya autor dan tuhan yg akan tau

"kita saling sender aja" ucap taichi lalu bersender ke reon

tanpa perlu memikir reon bersender ke goshiki yg notabennya kecil, kita berdoa agar goshiki tidak gepeng walau memang gepeng, dan goshiki bersender ke shirabu, mau tak mau shirabu bersender ke semi, dan tada anak shiratorizawa bisa ikut acara sender-senderan seperti yg lain kan walau jomblo

apakah ushijima sadar? oh tentu tidak dia fokus nontonin adegan bunuh membunuh di film itu, padahal yg mengajak nonton semi sama tendo tapi mereka malah ketiduran, biasalah kalau tidur trus keputer film setan mereka pasti mimpinya gk jauh-jauh dari setannya

biarkan mereka mimpi indah










.






"tendo, semi, shirabu, goshiki, reon, taichi" siapa lagi sih yg manggil mereka kalau bukan si kapten toh yg dari tadi sadar cuma ushijima seorang dan sekarang filmnya udah kelar

yg lain langsung bangun sambil mengucek-ngucek matanya, apakah ushijima terpesona dengan muka bantal mereka? oh tentu tidak, dia kan cuek , lalu semi bangun sambil menguap dan meregangkan badannya

"tendo bangun kasian waka lu jadiin bantal" ucap semi sambil goyang-goyangin badan tendo

"akh!"

bukan langsung bangun tapi tendo malah meringis kesakitan, sepertinya bahunya benar-benar keram di senderi semi plus-plus, semi jadi tidak tega dan mambantu tendo sambil memijat pundak tendo

"eh maaf ya ten, kenapa lu gak bangunin gw sih" semi malah ngomel tapi masih pake nada khawatir

"kaki gw juga semutan semi-semi, gimana dong?" kalian pasti pernah ngerasa mati rasa di kaki gara-gara kelamaan kesemutan

"biar gw gendong" suara berat itu membuat anak siratorizawa yg tadi masih ngentuk langsung melek

"gak usah wakatoshi-kun" tolak tendo sambil tersenyum, paling juga dia cuma pincang dikit pikir tendo

"l-lu gendong aja deh si tendo" walau ragu semi tetap merasa bersalah, lagi pula semi tidak akan kuat kalau menggendong tendo

semi harus turunin egonya, walau dia gak suka ushijima deket sama tendo tapi keadaannya yg memaksa plus dia yg salah karna sudah lama tertidur di pundak tendo, tidak apa kan membiarkan ushijima menggendong tendo, toh mereka juga teman masa kecil dan tidak mungkin ushijima bisa langsung jatuh cinta cuma gara-gara gendong tendo

akhirnya mereka semua keluar dari mall dengan ushijma yg menggendong tendo di punggungnya, iya masa di bawa ala bridel styl kan.. kan agak gimana ya yg pasti semi gak akan terima

"loh tendo kenapa di gendong?" tanya suga melihat kearah ushiten

"kakinya keram sug dia gk bisa jalan" jelas semi langsung agar tendo tidak usah capek-capek berbicara

"jadi kita ikut ke mansion mu kan?" tanya daichi ke ushijma

"hm" jawabnya singkat, sangat anjir capek autor

"WAAHH NOYA KITA BAKAL TIDUR DI MANSION!" tanaka langsung memeluk noya sambil melompat-lompat

"KITA JADI KAYA SEMENTARA TAK!" noya ya ngikut aja loncat-loncat

"KALIAN EMNG GK BISA TENANG YA!" ennoshita tuh capek harus ngurus mereka mulu

"noya-saaann!" sekarang hinata juga ikutan mau loncat-loncat

"heh boge! jangan lari-lari nanti jatuh" peringat kageyama

"mereka nora sekali" sindir tsuki

"tsukii!" tegur yamaguchi

"cuma bilang fakta" tsuki menaikan bahunya acuh

"maaf ya ushijma" ucap daichi yg merasa sudah sangat merepotkan ushijima padahal mereka belum sampai di mansionnya, bagaimana jika sudah sampai seribut apa mereka

"sebentar lagi busnya datang" ucap ushijima santai

"oh.. HAH? BUS?" sekarang giliran daichi dan suga yg berteriak

beberapa menit kemudian datang lah berderet-deret bus yg kelihatan mewah berwarna ungu khas siratorizawa, walau gk ada tulisannya siratorizawa adanya logo elang dengan nama marga si pemilik bus itu, kok banyak?

"makasih ushiwaka udah mau tampung anak aoba johsai" ucap oikawa sambil tersenyum cerah, di belakang oikawa juga sudah ada kapten dari masing-masing tim yg menunduk berterima kasih

jadi mereka semua yg ada di rombongan bioskop itu ikutan numpang setelah oikawa menawarinya dan menyebarkan kalau bus umum di sana sudah tidak beroprasi di jam malam, emang si oikawa gak ada otak padahal si pemilik mansion saja belom mengiyakan

"yeeeyy rame" tendo bersorak kegirangan di gendongan ushijima

"muat emang?" tanya semi ke ushijima yg di jawab anggukan

"ok deh kalian juga ayo ikut nginep" ajak semi ke timnya

"terima kasih banyak ushijima-san" ucap goshiki dan shirabu

"ayo naik kasian waka pegel gendong tendo lama" semi berniat baik kok kan kalau tendo sama ushijima keram yg bawa mobil mereka siapa, si semi mana bisa bawa mobil sangat mengancam jiwa

akhirnya semua orang ber gak tau berapa lah itung sendiri autor capek, naik ke bus yg di sediakan dan ternyata busnya memiliki kursi seperti vvip di bandara plus sudah ada dua orang pelayan yg menyambut mereka, silahkan bayangkan

sudah di pastikan mereka ribut sendiri saat memilih tempat duduk, karna memang tempat duduknya di desain satu-satu dan memiliki banyak fasilitas seperti bisa di jadikan tempat tidur memiliki tv, di sediakan selimut, bahkan pelayannya juga menawarkan makanan

"beneran mau duluan?" tanya semi agar ragu sambil melihat bus yg timnya masuki bergoncang-goncang seperti ada gempa

"tenang eita di sana ada kapten mereka" ucap ushijima

"ya tapi kan-" semi seketika terdiam menyadari ushijima memanggilnya eita, tidak biasanya si kapten siratorizawa ini memanggilnya sepeti itu

"sekarang kita pulang" ucap ushijima lagi dengan lembut, semi ingin menjedotkan kepalanya ke kaca tapi nanti di kira gila sama ushijima, soalnya hal ini sangat langka apakah ushijima kesurupan setan saat di bioskop? bisa jadi

ushijima menancap gas menuju mansionnya di ikuti mobil oikawa dan di susul bus-bus milik ushijima family, sekarang mereka mulai masuk ke dalam hutan-hutan seperti saat pertama kali semi dan tendo ke mansionnya

tendo sudah lebih dulu tidur di belakang makanya semi yg menemani ushijima menyetir, semi itu sebenarnya sedikit mengantuk jadi kepalanya trus menerus terkejut karna hampir jatuh, ushijima sangat menyadarinya

"tidur lah" usul ushijima

"gak nanti kalo lu ngantuk gimana?, gw masih mau hidup" semi gk mau nanti kalau tiba-tiba dia bangun sudah di surga atau neraka kan gawat gak bisa try again

"gak ngantuk?" tanya ushijima masih fokus nyetir

"dikit"

"tidur"

"gak mau"

"ya udah" ushijima memang tidak bisa menang jika dengan semi, jika banyak orang lebih menurut dengan kata-katanya, semi adalah orang yg paling membangkang dan tidak mau menurut

namun pada akhirnya kepala semi hampir jatuh namun ushijima merangkulnya agar kepala itu berada di pundaknya, sebenarnya berbahaya mengendara dengan tangan satu, tapi jangan meragukan keahlian si sapi dalam menyetir

di bus bagaimana? setelah semuanya makan malam di bus dengan segala menu gratis ala orang kaya mereka tidur dengan nyenyak, sekarang tempat duduk mereka tidak sesuai tim tapi sesuai pasangan masing-masing, walau tempat duduknya sendiri-sendiri kan bisa sebelahan

"omi-omi hospot dong" rengek si twins tertua walau autor masih bingung siapa yg duluan lahir anatar atsumu dan osamu

"tuh" sakusa menunjuk tulisan free wifi

"anjir, pwnya apa omi?" atsumu tidak menemukan kode apapun di dekat tulisan itu

"denger baik-baik" sakusa menatap atsumu serius

"hm" tasumu juga sudah bersiap mengetik

"miskinsihnyolongwifi" ucap sakusa

"ih omi kok gitu, bodo gw ngambek sama lu" atsumu segera menutup tirai di kursinya agar tidak bisa terlihat oleh sakusa

"lah salah gw apa, emang itu pwnya" sakusa yg selalu di ngambekin oleh atsumu hanya bisa menghela nafas, tunggu aja besok pasti tuh bocah udah nempel lagi sama dia


"b-bokuto-san tolong lepasin gw" pinta akaashi yg sekarang ada di pangkuan burhan, ngapain mereka? mana autor tau suka-suka si burhan lah

"GAAAK MAAUU!" burhan ngerengek dan trus-terusan ndusel di dada akaashi, ah sa ae si burhan modusnya

"bokuto-san kenapa?" akaashi sebenarnya risih denagn posisinya tapi karna dia adalah adik kelas berburdi pekerti, rajin menabung dan tidak songong jadilah dia membiarkan kakak kelas kurang akhlaknya itu mendusel-dusel sesukanya

"heheh akaashi wangi" malah tawa lu burhan gak akhlak emang

"e-eh..." kan akaashi jadi bingung mau merespon seperti apa, mukanya sudah berubah merah karna perlakukan bokuto yg tidak seperti biasanya itu, oh jangan-jangan bokuto pms

"nanti sampai di mansionnya si sapi kita tidur sekamar ya kashi" pinta bokuto, akaashi bimbang sih kalo dia nurut dia yg bakal malu terus kalo nolak kan nanti bokuto jadi mode emonya gimana, maka tidak ada pilihan lain

"iya bokuto-san nanti kita bareng" nurut ae lah riweh kalau harus ngurus emo modenya si kapten


"gk ada yg lihat kan?"

"tenang sayang"

"gw takut ketauan yg lain"

"iya gak akan"

siapakah mereka yg bisik-bisik kek maling, mari kita intip kan autor udah pro masalah ngintip begituan, sekarang telihat di antara ngorokan anak johzenji dan nohebi ada satu kursi di pojok yg tertutup tirai karna di dalamnya terdapat

"akhh- jangan di gigit yuji" omel daisho yg berada di atas pangkuan terushima

"heheh maaf sayang enak sih" di terungsima malah cengengesan di dekat dada daisho

"ya tapi kan jadi gak simetris lagi" daisho mengangkat permen yg tadi terushima gigit dan membuatnya pecah menjadi tidak berbentuk

"iya besok beli yg banyak biar gak bagi-bagi begini lagi" ucap terusima lalu melahap permen yg di pegang daisho

"heh gw belom nyoba" daisho segera menarik keluar permen itu dari mulut terusima dan mengemutnya sendiri

iya mereka takut ketauan lagi bagi-bagi satu permen berdua kan bisa heboh tim mereka, jangan mikir yg aneh-aneh lah ya reader saya, walau sangat besar kemungkinan autor membuat adegan begitu :)))))))







.






di perjalanan yg masih agak lama ushijima dengan santai menyetir karna jalannya lurus-lurus aja sih, namun tiba-tiba seperti ada anak kecil di depan mobilnya dengan cepat ushijima menginjak rem, membuat oikawa ikutan menginjak rem dan membuat bus yg lain ikutan kaget

semi ama tendo langsung kebangun kanran rem mendadak mobilnya, mereka menatap ke arah depan dan mencari alasan kenapa ushijima mengerem, namun nihil tidak ada benda apapun di depannya

"waka kenapa?" tanya semi

"wakatoshi-kun mengantuk?" tanya tendo

namun semua pertanyaan mereka tidak di jawab oleh ushijima, semi dan tendo pun menatap ke arah ushijima yg masih melebarkan matanya sambil melihat ke arah depan, entah apa yg di lihat oleh ushijima membuat semi jadi takut

"WAKATOSHI-KUN!" teriakan tendo berhasil membawa ushijima ke dunia nyata

"maaf" ucap ushijima singkat


TOK! TOK!

"AAAAAA ASU KAGET GOBLOK!!" teriak semi yg kaget melihat oikawa mengetok kaca ushijima, setelah di turunkan kacanya oikawa mangap bersiap berbicara

"gw hampir aja nabrak lu ye, mau tanggung jawab kalau iwa-chan kenapa-napa!" omel oikawa

BUG!

"jangan asal ngomel, seharusnya lu tanya dulu dia kenapa dasar sampahkawa!" iwaizumi mimpi apa sih punya pacar kayak oikawa yg otaknya 11 12 sama kuroo dan bokuto

"hidoi iwa-chan kan gw khawatir kalo iwa-chan kenapa-napa" rengek oikawa

"diam lah, ushijima lu kenapa?" tanya iwaizumi to the poin

"tadi di sana ada anak kecil" ushijima menunjuk ke depan mobilnya

namun oikawa dan iwaizumi tidak melihat apapun, bahkan binatang sekali pun tidak ada di depan mobilnya, semi dan tendo terbengong berfikir bahwa ushijima tadi baru saja melihat hantu di jalan itu

"hey kalian tidak apa?" tanya daichi yg turun dari bus

"gak papa kok" ucap oikawa

"ushi lu ngantuk ya?" tanya kuroo yg ikut turun, toh dia kepo siapa tau kan ada begal yg menghadang mereka

"bukan" jawab ushijima singkat

"tadi dia lihat ada anak kecil di depan mobilnya" jelas iwaizumi biar gk ada yg nanya-nanya lagi

"anak kecil?" sekarang giliran kita yg bersuara, dia juga turun karna khawatir

"iya kit" iwaizumi membiarkan kita melangkah ke depan mobil ushijima, namun sepanjang lampu sorot mobil ushijima tidak ada apa pun yg di lihat oleh kita

"lu gak mau gantian aja nyetirnya?" saran kuroo

"gk usah udah deket" ushijima menolak karna memang sedikit lagi sampai

akhirnya mereka kembali mengemudi, semi benar-benar memasang matanya agar kejadian tadi tidak terulang, tendo juga terus melihat-lihat jalan siapa tau anak kecil yug di lihat ushijima benar-benar ada, namun saat dia iseng melihat ke belakang di mana mobil oikawa berada

di kursi belakang mereka ada anak kecil bermata merah yg tersenyum ke arah tendo, dengan cepat tendo kembali menatap ke depan, entah kenapa perasaannya tidak enak, dia benar-benar harus cerita saat sampai di mansion






beberapa menit akhirnya mereka sampai di mansion megah milik keluarga ushijima, dengan cepat pelayan-pelayan datang menyambut mereka seperti biasa, ada pak ukai sebagai kepala pelayan yg mempersilahkan tuan mudanya masuk

namun pak ukai entah kenapa mencium bau amis yg ikut masuk berbarengan dengan mereka, sebenarnya pak ukai tidak ingin berperasangka buruk tapi jika memang hal yg ada di dalam pikirannya itu benar-benar terjadi bisa gawat

"di sini sangat banyak kamar dan luas isinya, mending kalian sekamar berdua" saran semi

"iya bener kata semisemi" tendo hanya tersenyum walau dia sedang berfikir bagaimana cara memberitau ushijima dan teman-temannya itu soal si anak kecil yg mengikuti mereka

"ok jadi pemilihannya-" belum selesai kita berbicara


Drrrrrrttttt! drrrrrrrrrtttt!

suara hp ushijima mengalihkan perhatian, dengan segera ushijima mengangkat tanganya untuk izin pergi mengangkat telfon entah dari siapa, tendo seketika terdiam karna melihat bayangan anak kecil itu mengikuti ushijima pergi

"WAKATOSHI-KUN!" tendo takut ada hal aneh terjadi pada ushijima, namun semi menahan tangan tendo

"kenapa sih? si waka cuma mau ngangkat telfon" semi tidak berfikir aneh-aneh kok tapi melihat muka tendo yg tidak seperti biasnaya dia menganggap keadaan sekarang cukup buruk

"t-tadi i-tu ..." entah kenapa lidah tendo seperti kaku, dia tidak bisa berbicara dengan jelas walau otaknya sudah memiliki banyak kata-kata penjelasan

namun dia merasa lega karna ushijima kembali tanpa anak kecil itu di belakangnya, orang-orang masih kebingungan dengan apa yg terjadi, miya twins sih sudah melihat-lihat beberapa pajangan bersama suna biar bisa pamer dikit lah di akun lambenya si suna

akhirnya setelah memilih kamar dan perebutan pasangan kamar jadilah mereka berdua-dua dengan pasangan yg biasa lah pasti kalian tau kan siapa-siapa aja yg bakal sekamar, tapi autor tetap harus ngetik

lantai 2

ushijima, tendo-semi, daichi-suga, kuroo-kenma, bokuto-akaashi, goshiki-shirabu, reon-taichi, terusima-daisho, kita-aran, oikawa-iwaizumi, aone-futakuchi, yaku-lev dan ada kamar ke 13 yg sengaja di kosongin

lantai 3

tanaka-ennoshita, hinata-kageyama, tsukisima-yamaguchi, asahi-nishinoya, kagonegawa-moniwa, yamamoto-shohei, matsukawa-hanamaki, kyotani-kunimi, konoha-komi, washio-sarukai, sakusa-atsumu, suna-osamu, sachiro-korai, dan kamar ujung di isi lizuna-komori

jika ada yg keberatan bisa komen misal siapa mau sama siapa dan kalo ada yg kurang gitu kan silahkan :)))) biasa kan autor pikunan


semua sudah masuk ke kamar masing-masing karna capek, mereka kan juga sudah makan malam jadi tinggal bersih-bersih lalu istirahat, tapi saat tendo dan semi lagi istirahat ada seseorang yg mengetuk pintunya

"saha?!" teriak semi yg lagi ngelap mukanya pake handuk ya masa pake karpet

sayangnya tidak ada sautan dari luar tapi pintu kembali di ketruk, dengan malas semi berjalan untuk melihat siapa orang yg ngisengin mereka, saat dia membuka pintu semi tidak melihat apa-apa kecuali lotong yg gelap

"e-eh kok gelap?" semi celingak-celinguk ngelihat sekitar tapi tidak ada orang, namun saat dia ngelihat ke arah lain lagi terlihat ushijima menatap tajam semi dengan matanya yg merah, dia berdiri di dalam kegelapan

"AAAAAAAA!!!" semi berteriak karna takut

"woy sem bangun!" suara tendo menyapa indra pendengarnya membuat semi seketika membuka mata, jadi yg tadi hanya mimpi

"lu ngapa sih teriak-teriak udah malem goblok!" omel tendo yg sepertinya habis mandi karna ramutnya yg sering berdiri melawan grafitasi sekarang jadi jatuh dan menambahkan kesan hot anjay

"gw mimpi?" tanya semi yg masih melongo

"ya mana gw tau, sono mandi dulu lu bau keringet" tendo melempar handuk semi ke arahnya, semi sih menurutinya saja karna dia masih sangat syok dengan mimpinya

semi sekarang sedang menatap membasuh mukanya agar pikirannya yg tadi kembali segar namun nihil dia masih terus terbayang, dan saat dia melihat ke kaca, dia melihat bayangan ushijima dengan mata merah yg sama sedang menatapnya

'eita' dia berbisik dan itu benar-benar bisa semi dengan, dengan sedikit takut semi memberanikan diri untuk melirik ek arahnya

"hah?" namun bayangan itu hilang, semi kembali melihat ke kaca dan tidka ada apa-apa di sana, semi benar0benar merasa pusing sepertinya dia mengalami demam


"tendo" panggil semi pada teman sekamarnya itu yg sedang asik main hp di kasur

"hm" jawabnya tanpa melirik

"kayaknya gw sakit deh" kata semi yg itu membuat tendo keget dan langsung membenarkan posisinya manjadi duduk dan memandangi muka semi yg memang agak loyo

"wah iya panas sem" tendo menaruh tanagnnya di jidat semi

"ya udh tidur di sini dulu deh, gw ke shirabu siapa tau dia bawa obat" saat tendo ingin pergi semi menahan tangannya

"sebentar kok" tendo meyakinkan semi dan akhirnya semi melepaskan pegangannya

semi menidurkan dirinya di kasur dengan pelan, dia benar-benar merasa lelah








"eita?"









.

.

TBC

panjang banget ya pasti kalian bosen, ini masih awal-awal up walau gk banyak yg vote autor tetep bakal up, tapi gak tau nanti kalo udah mulai banyak ceritanya dan yg vote dikit atau yg komen dikit kayaknya bakal jadi jarang up

komen dan vote kalian bisa membuat autor bersemangat up cerita makasih yg udah mau sport

Continue Reading

You'll Also Like

2.7K 243 14
Kisah Gilang, cowok SMA kelas 12 yang terlalu santuy menghadapi hidupnya. hingga bertemu dengan Langit Biru, Adik kelasnya yang sukses ngubah Gilang...
6.5K 899 11
Bagi Sakura Hyuuga Neji adalah rival sekaligus musuh abadinya sejak sekolah menengah. apa jadinya jika takdir membuat mereka melakukan Staycation ber...
18.2K 1K 11
​🇮​​🇳​​🇨​​🇪​​🇸​​🇹 Gak pandai bikin deskrispi cerita BL ​🇮​​🇳​​🇨​​🇪​​🇸​​🇹 (Miya Osamu x Miya Atsumu) BL ✅ bahasa tidak baku ✅ banyak typ...
35.6K 2.2K 5
Tetsuya adalah bungsu keluarga Akashi yang terlalu belebihan mendapat asupan kasih sayang dari kelima kakaknya, kehidupannya sempurna, bahkan saking...
Wattpad App - Unlock exclusive features