Aku... Tuan Putri?

By ss_avina

98.2K 13.2K 1K

"A-aku... Siapa? Arabella?" Hans, karakter second lead di 'Darah Kaisar' yang aku sukai tidak punya happy end... More

BAB 1 : PERMINTAAN
BAB 2 : ARABELLA ALMORE DE ALDRICH
BAB 3 : PETAK UMPET
BAB 4 : BAHAGIA
BAB 5 : SIHIR
BAB 6 : TOMMY
BAB 7 : THOMAS
BAB 8 : KENYATAAN
BAB 9 : DANAU
BAB 10 : DIKEJAR BERUANG
BAB 11 : BUKAN MC
BAB 12 : TUAN PUTRI YANG CACAT
BAB 13 : ACADEMY
BAB 14 : TEMAN BARU
BAB 15 : MAKHLUK MALANG
BAB 16 : MANIAK SIHIR
BAB 17 : KELAS BOTANI
BAB 18 : GADIS ITU
BAB 19 : SANG PENJAGA
BAB 20 : GERAM
BAB 21 : JALAN-JALAN
BAB 22 : TOKO BUKU
BAB 23 : TEH
BAB 24 : FRUSTASI
BAB 25 : KALUNG
BAB 26 : KETAHUAN
BAB 27 : KEBERADAANNYA
BAB 28 : CANTIK
BAB 29 : KENAPA?!
BAB 30 : MENGHILANG
BAB 31 : KUE
BAB 32 : KEBENARAN
BAB 33 : HADIAH
BAB 34 : MENGHILANG LAGI
BAB 35 : HELENA CLARKSON
BAB 36 : RYL
BAB 37 : TANGGA
BAB 39 : JELEK
BAB 40 : HANS
BAB 41 : AKU INGAT
BAB 42 : A
BAB 43 : BURUNG KECIL
BAB 44 : MENIKAH?
BAB 45 : HADIAH TOMMY
BAB 46 : KAKAK
BAB 47: SELIR HANS
BAB 48 : KENCAN
BAB 49 : KUNJUNGAN
BAB 50 : BIRU
BAB 51 : PILIHAN
EPILOG
🌚🌝
🐉💨

BAB 38 : GADIS KECIL

1K 183 26
By ss_avina

Para penjaga gerbang istana bagian dalam mulai menguap. Hari sudah mulai gelap. Bahkan mereka bisa melihat bintang-bintang yang bertaburan di langit.

"Bertahanlah, kita akan selesai hari ini."

Mendengar temannya disisi lain juga menahan kantuk dan lelah dia hanya mengangguk paham. Tapi pandangan mereka yang awalnya memburam karena kantuk menjadi jernih karena seperti debu emas perlahan berkumpul, dan menampakkan wujud seorang lelaki bersurai pirang keemasan. Tapi yang membuat para penjaga itu terkejut adalah apa yang lelaki itu bawa. Tuan Putri pertama, Arabella terbaring tak sadarkan diri dalam gendongan lelaki itu.

"Aku akan mengantar Bella ke kamarnya." Ucap Tommy tanpa perlu waktu lama dan berjalan melewati para penjaga itu begitu saja.

Saat Tommy melewati para penjaga mereka seketika tau jika lelaki bersurai pirang keemasan itu adalah familiar Sang Putri.

Sesampainya di kamar yang berdominasi warna pastel itu dengan perlahan, dan hati-hati Tommy membaringkan Arabella.

"Bagus, dia tidak tau."

Karena selepas Tommy membuat Arabella tertidur dia menggunakan kata-kata yang tidak pantas dia sebutkan, dan juga memberi hadiah kecil untuk gadis bermuka dua itu.

Brakk!!!

Pintu terbuka lebar. Menampakkan Aileen yang menyeret seorang dokter.

"Cepat periksa dia!"

Aileen terus memperhatikan Arabella. Melihat surai putri nya itu perlahan lebih dominan warna putih membuatnya semakin khawatir.

Dokter yang sudah mengecek tekanan darah, mata Arabella, dan juga inti mana yang gadis itu punya. Semuanya terlihat baik-baik saja sejauh ini.

Aileen yang mengetahui itu menghela napas lega. Sekarang Aileen menatap lelaki bersurai pirang keemasan itu. Aileen melihat jika surainya itu menjuntai panjang hingga bisa menyapu lantai. Netra kuning keemasan nya yang menyala seperti sebuah cahaya yang paling terang di dunia ini. Bahkan tanda di dahi nya tidak bisa Aileen lupakan. Tanda bintang utara yang tercetak di dahinya itu ingin sekali Aileen lihat lebih lama lagi.

"Apa kau Tommy?" Tanya Aileen berhati-hati dan masih menatap kagum penampilan kucing oren yang dia ketahui selalu menempel pada Arabella itu.

Tommy yang terus menatap Arabella hanya menjawab singkat.

"Ya."

"Jadi, katakan, apa yang sebenernya terjadi."

Tommy tidak yakin harus menceritakan nya. Mengetahui sifat Arabella itu membuat nya harus berpikir dua kali.

"Hanya sebuah kesalahpahaman."

Mendengar itu tentu saja Aileen membelalak. Dia terus menuntut Tommy untuk mengatakan semuanya. Mulai dari awal hingga bagaimana bisa surainya lebih dominan putih sekarang.

Sedangkan disisi lain Arabella kembali berbincang dengan Dewa Agung itu. Mengambangkan tidak jelas mendengar suara tanpa wujud konkret itu.

|[APA KAU INGIN MAHKOTA BUNGA, BELLA KECIL KU?]|

Arabella termenung sebentar. Dia mengingat apa yang terjadi sebelum dia disini. Rea, putri Count Calesthene itu mendorongnya dari tangga. Tapi dengan wujud manusia Tommy dia berhasil selamat.

|[AKU MERASA KITA PERNAH BERTEMU SEBELUM NYA. JAUH SEBELUM AKU MENJADI ARABELLA DISINI. APA ITU BENAR?]|

Keheningan kembali terjadi, tapi kali ini perubahan yang sangat jelas membuat Arabella tercengangnya. Tiba-tiba tempat berwarna putih itu terkikis dan menampakkan hutan penuh dengan pohon Aspen dengan satu pohon besar yang sudah berumur berbeda jenis nya. Pohon itu sangat besar hingga Arabella pikir bisa dijadikan rumah pohon.

|[APA KAU INGAT TEMPAT INI?]|

Arabella bisa merasakan permukaan rumput dan tanah. Rasanya sedikit becek dan menusuk ke kaki telanjang nya.

Tanpa menunggu perintah kakinya bergerak sendiri. Menuju pohon besar dengan tempat yang cocok untuk bernaung. Arabella menyentuh permukaan pohon itu, dia ingat pernah melihat tempat ini. Di mimpi nya dimana gadis kecil bersama pria buruk rupa itu sedang meluangkan waktu bersama.

|[APA AKU GADIS KECIL YANG ADA DI DONGENG "MY LITTLE GIRL WITH UGLY MAN"?]|

Dewa Agung itu hanya diam memperhatikan bagaimana Arabella mengitari pohon itu. Menatap cabang pohon yang dulu sering 'gadis kecil' itu jadikan ayunan, atau melihat akar yang menguar yang dulu dia pernah tersandung disana.

|[JADI ITU BENAR. LALU... KENAPA SESEORANG SEPERTI MU MENJADI TOKOH SI 'BURUK RUPA'?]|

|[KARENA ITU KEINGINAN KU.]|

Arabella menyinggung senyuman. |[ITU KEINGINAN KONYOL. MANUSIA PADA UMUMNYA MENGINGINKAN WUJUD YANG SEMPURNA TERUTAMA PADA BAGIAN FISIK NYA.]|

Dari kejauhan Dewa Agung tersenyum tipis mendengar perkataan Arabella.

|[KARENA ITU KEEGOISAN KU UNTUK BISA BERTEMU JIWA SEMURNI DIRIMU.]|

|[JIWA KU TIDAK MURNI. DARI YANG AKU DAPAT. BANYAK INGATAN TENTANG GADIS-GADIS DESA YANG MURAH SENYUMAN, TAPI SELALU BERAKHIR TRAGIS. SIAPA MEREKA?]|

Arabella melihat sekeliling hingga dia melihat seperti sebuah portal. Karena rasa penasaran dia mendatangi nya. Melihat lebih teliti apa itu berbahaya atau tidak. Tapi portal itu menghisapnya lebih dulu.

~~~

Kamar yang bernuansa pastel ini masih sama seperti tiga tahun terakhir. Tidak, bahkan selama dua puluh tiga tahun ini masih sama.

Tommy menatap lekat Arabella yang masih juga belum kunjung bangun. Tommy memejamkan mata lagi dan membukanya. Itu yang terus dia ulang lagi dan lagi. Dia juga menatap tangannya yang terlihat tidak tembus pandang. Bahkan dia bisa menggendongnya Arabella tadi.

"Aku, aku bisa menyentuhnya." Lirih Tommy masih tidak percaya apa yang baru saja dia lakukan tadi.

Kelopak mata Arabella bergerak, dan perlahan terangkat. Melihat sekitarnya dan menemukan lelaki bersurai pirang keemasan itu. Perlahan dia menarik tubuhnya sendiri untuk duduk.

"M-master, tidak, jangan duduk. Anda lebih baik tidur saja." Lirih Tommy yang terkejut dan menyuruh Arabella kembali berbaring dan Arabella dengan berat hati menuruti.

"Tommy, apa kau mengenal Thomas?"

Deg!

Lelaki itu meneguk salivanya kepayan. Menatap Arabella dengan pose berpikir karena baru saja bertemu Dewa Agung lagi.

Detak jantung nya berpacu lebih cepat. Bahkan dia bisa mendengar sanagt jelas.

"Aku seperti harus bertemu pemilik nama itu. Apa kau tau siapa orang di dunia ini bernama Thomas?"

Dia mencoba menetralkan wajahnya dan menarik selimut Arabella lebih tinggi hingga leher gadis itu.

"Ada begitu banyak orang yang menyandang nama Thomas. Sekarang sudah tengah malam. Sebaiknya kau segera kembali tidur dan bersiap untuk esok hari."

Arabella mengerutkan keningnya. "Memang besok ada apa?"

"Apa kau lupa besok adalah hari perayaan hubungan kekaisaran dengan negeri tanah hitam?"

"Itu berarti...."

"Hans, datang."

Raut wajah Arabella tiba-tiba berubah. "Ah, begitu ya."

"Jika kau ingin menghindarinya aku siap membantu."

Arabella menatap wajah Tommy dalam wujud manusia. Kulitnya yang bersih dan cerah. Senyuman nya yang terlihat manis.

Dia punya lesung pipi.
.
.
.
Ada yang salah kah disini? Apa hayo 👀 Yap dikit, engga seperti bab sebelum

Kalian tanya kenapa?

Yaa, author sendiri juga bingung (-_-;)・・・

Kok author pen lihat scene Dewa Agung sama Bella yaa ಥ‿ಥ

Sumpah oleng author
((• ▽ •;)

Author ship Bella sama Hans, kadang oleng ke Aidan yang tsundere, apa lagi ini nih, ini nih bayangin si Tommy wujud manusia nya, trus Bella bilang si Tommy punya lesung pipi lagi, apa engga manis tuh maniak ikan hah!
(ノಥ,_」ಥ)ノ彡┻━┻

Aakhhhhh (° ۝ °)

Fokus!

Ingat tujuan awal Bella sama Hans yaa :)

See you next chapter guy's 👋😽

Continue Reading

You'll Also Like

134K 18.5K 59
"Yes! Lolos SBMPTN! Tapi, malah ketabrak tuh mobil sedan terus isekai, mobil sedan sialan! Gue dapet warna biru tolong!!!!!" takdir tertulis jika aku...
92.3K 4.1K 45
Elizabeth Hana, karyawan swasta yang hobi baca novel serta review novel temannya. Sampai suatu hari temannya minta untuk di review sebuah novel, yang...
4.1K 333 8
"Halea Thorne" Maaf kalo kehadiran gue membawa kesialan dalam hidup lo. Maaf dan terimakasih, selamat menjelajahi dunia dengan cinta yang setara tapi...
53K 7.8K 20
Arabella de alger obelia, sang putri pertama yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari sang kaisar. ia tinggal diistana yang jauh dengan istana...
Wattpad App - Unlock exclusive features