Another Man

By canyol61

320 14 1

Jasmine dan Chanyeol adalah sepasang kekasih yang selalu bersama. Tak ada yang bisa membuat tangan mereka ter... More

Part 1
Part 3

Part 2

91 4 1
By canyol61

Tujuh bulan berlalu, tidak seperti bulan bulan sebelumnya Jasmine dan Chanyeol, hubungam mereka sangat berbeda, Chanyeol, dia selalu terlihat sibuk sendiri tidak tahu apa yang sudah menyebabkan dia sibuk, dia tidak menemui Jasmine setiap harinya, dia juga jarang menghubungi Jasmine dan mengajaknya untuk pergi, dia tidak pernah meluangkan waktunya untuk Jasmine. Tapi walaupun Chanyeol sudah berubah, Jasmine tidak berhenti untuk menyayangi Chanyeol ataupun menyerah terhadap Chanyeol.

"Apa kau melihat Chanyeol ?" tanya Jasmine pada Junhoe teman sekelas Chanyeol, Junhoe yang memang tidak terlalu ramah pada orang orang hanya menunjuk ke arah kelasnya lalu kembali berjalan dengan buku yang sedang ia baca, Jasmine mengangguk tersenyum lalu berlari ke arah kelas Chanyeol, "annyeong Park Chanyeol" sapa Jasmine memasuki kelas Chanyeol, dia tersenyum saat melihat Chanyeol yang sedang terduduk memainkan ponselnya, "Chanyeol, aku sangat merindukanmu, beberapa hari ini kau tidak menemuiku" kata Jasmine terduduk disamping bangku yang Chanyeol duduki, "kenapa ?" tanya Jasmine memperhatikan Chanyeol yanh sedang serius.

Chanyeol mematikan ponselnya lalu menyimpannya, "hanya tujuh hari saja Jasmine, jangan berlebihan seperti itu" Chanyeol menatap Jasmine dengan tatapan yang datar, tidak seperti biasanya Chanyeol menatap Jasmine seperti itu, "tapi, biasanya tidak bertemu denganku satu hari saja kau sudah merindukanku" kata Jasmine, Chanyeol tersenyum kecil dan memijat keningnya dengan pelan, "jangan berlebihan" Jasmine membulatkan matanya, dia tidak percaya Chanyeol mengatakan jika dia sudah berlebihan, "kau juga tidak menghubungiku" kata Jasmine, "sudahlah, aku sibuk" balas Chanyeol lalu meninggalkan Jasmine sendirian didalam kelasnya.

Jasmine berlari dengan semangat menuju kelas Chanyeol, dia berniat untuk mengajak Chanyeol membeli es krim untuk memperbaiki hubungannya dengan Chanyeol, "Park Chanyeol" seru Jasmine melihat Chanyeol yang baru saja keluar dari kelasnya, Chanyeol membalikan badannya melihat siapa yang memanggil namanya lalu membalikan badannya kembali, "tunggu aku" teriak Jasmine berlari menghampiri Chanyeol, "Chanyeol, temani aku ke kedai es krim, mau ya ? kau pasti mau, sudah beberapa bulan kita tidak makan es krim" kata Jasmine lalu tersenyum pada Chanyeol, Chanyeol terlihat seperti tidak menggubris perkataan Jasmine, dia berjalan dan tidak melirik Jasmine sedikit pun, "Chanyeol, kau mau ?" tanya Jasmine, Chanyeol melirik Jasmine dan langkahnya pun berhenti, "jangan terlalu lama, aku sibuk" jawab Chanyeol, Jasmine tersenyum lalu menggandeng tangan Chanyeol.

"Choco cone, Chanyeol kau mau ?" tanya Jasmine menawari Chanyeol yang hanya berdiri disamping Jasmine dan tidak berbicara sepatah katapun sedari tadi dari jalan sampai ke kedai es krim, "tidak" kata Chanyeol singkat, Jasmine mengangguk dan kembali memesan es krimnya. "Terimakasih" kata Jasmine sambil tersenyum saat pelayannya memberikan es krim yang Jasmine pesan, mereka berjalan sambil mencari cari taxi untuk pulang, "kau mau mencicipinya ?" tawar Jasmine, Chanyeol menggelengkan kepalanya. "Chanyeol, apa kau tidak suka choco cone lagi ?" tanya Jasmine sambil terus menjilat es krimnya, Chanyeol menggelengkan kepalanya, saat Jasmine sedang asik menjilati es krimnya seorang ibu berlari terburu buru hingga menabrak Jasmine sampai es krim Jasmine terjatuh, "maafkan aku" teriak ibu tersebut membalikan badannya lalu kembali berlari, Jasmine terdiam melihat es krim malangnya yang jatuh dengan begitu saja, "baru saja aku memakannya, dan lagi lagi terjatuh karna tertabrak" kata Jasmine masih menatap es krim malangnya, "kau sendiri yang ceroboh tidak melihat orang berlari kearahmu" ejek Chanyeol, Jasmine menatap Chanyeol dengan perasaan yang sedikit kesal padanya, "aku ingin membelinya lagi" pinta Jasmine pada Chanyeol, Chanyeol memutar bola matanya dengan malas, "ayo kita pulang, aku ingin segera pulang" Chanyeol meraih tangan Jasmine dan menggenggamnya agar dia ikut pulang dengannya, namun Jasmine terus melihat ke belakang, melihat es krimnya yang jatuh.

"Taxi" teriak Chanyeol pada taxi yang ada disebrang mereka, Chanyeol dan Jasmine menyebrangi jalan, lalu Chanyeol membukakan pintu untuk Jasmine dan membiarkan Jasmine untuk masuk, "antarkan dia sampai ke depan pintu gerbangnya, kau ambil saja kembaliannya" kata Chanyeol sambil memberikan uang kepada supir taxi itu, "kau tidak mengantarkanku ?" tanya Jasmine, Chanyeol menggelengkan kepalanya "kau sudah besar, kau bisa pulang sendiri" jawab Chanyeol, sang supir taxi pun menyalakan mobilnya lalu mulai mengemudikan mobil itu.

Jasmine membuka sepatunya dan menyimpannya ditempat yang seharusnya, "nuna, kau sudah pulang ? tadi appa dan eomma sempat pulang, dan mereka pergi lagi, appa bilang mereka akan pergi ke Busan untuk melihat perusahaan mereka" kata Hunsem saat melihat Jasmine, Hunsem melemparkan senyuman manisnya kepada kakak kesayangannya, Jasmine memaksakan tersenyum lalu naik ke kamarnya, "nuna" panggil Hunsem berlari menaiki tangga mengejar Jasmine, Jasmine menutup pintunya tidak menyadari bahwa Hunsem mengejarnya.

"Nuna" panggil Hunsem pelan setelah membuka pintu kamar Jasmine, dia menghampiri Jasmine yang terduduk disofa, "nuna, apa nuna baik baik saja ?" tanya Hunsem memegang tangan Jasmine, Jasmine tersenyum dan menggendong adiknya agar terduduk disofa sedangkan dia berlutut dihadapan Hunsem, "apa nuna terlihat tidak baik baik saja ?" Jasmine balik bertanya pada Hunsem, Hunsem terdiam sebentar lalu menganggukan kepalanya pelan, "aku baik baik saja, hanya saja nuna sedikit lelah" kata Jasmine menggenggam kedua tangan mungil Hunsem, Hunsem tersenyum lalu memeluk Jasmine "bagaimana kau disekolah, kau mendapat nilai yang bagus kan ? nuna akan marah padamu jika nilaimu jelek" Jasmine tersenyum dan terduduk disamping Hunsem, Hunsem mengangguk kecil dan tersenyum pada Jasmine "aku tidak mau dimarahi nuna, jadi nilai nilaiku bagus" kata Hunsem, Jasmine mencubit pelan pipi Hunsem dan memeluknya lagi lalu mengajaknya bermain playstation bersama.

"Kau mengantuk ?" tanya Jasmine pada Hunsem yang terlihat sudah mengantuk, dia sudah menguap sedari tadi, "jangan membuat nuna menggendongmu" kata Jasmine sambil mematikan playstationnya, "ayo, nuna antar ke kamarmu" Jasmine menuntun Hunsem untuk tidur ke kamarnya. Setelah mengantarkan Hunsem ke kamarnya, Jasmine kembali ke kamar dan merebahkan tubuhnya disofa, dia menghelakan nafasnya dengan sangat berat, "kenapa dia harus tidur, aku benar benar kesepian sekarang" gumam Jasmine, dia memikirkan sikap Chanyeol yang sangat berubah terhadapnya.

Chanyeol bukan seperti Chanyeol lagi, dia seperti orang yang berbeda dengan wujud yang sama, "apa dia sudah bosan denganku ? tiga tahun lebih memanglah waktu yang tidak sebentar" pikir Jasmine sambil memegang foto Chanyeol yang sedang tersenyum, Jasmine terus memikirkan apa salahnya hingga dia tertidur dengan masih memakai baju sekolahannya.

"Nuna, bangun, Chanyeol hyung datang" Hunsem membangunkan Jasmine yang masih tertidur dengan seragam sekolahnya, "nuna" teriak Hunsem menggoncangkan tubuh Jasmine, "Hunsem, nuna masih mengantuk" kata Jasmine menutup tubuhnya dengan selimut, namun Hunsem menarik selimut Jasmine kembali. "Ya! Park Hunsem" seru Jasmine saat Hunsem menarik tangannya mengajak Jasmine keluar menemui Chanyeol, "Hunsem, nuna mengantuk, kau main saja sendiri, semalam nuna tidak bisa tertidur karna Chanyeol" kata Jasmine sambil menguap, dia belum juga terbangun dan menyadari jika Chanyeol ada disana, "kau memikirkanku semalaman ?" tanya Chanyeol mendekati Jasmine yang masih setengah sadar itu, "aku memikirkanmu sampai tidak bisa tidur" jawab Jasmine lalu mengucek matanya pelan, ketika dia membuka matanya dia terkejut melihat Chanyeol yang ada dihadapannya, "Chanyeol" seru Jasmine, Chanyeol tersenyum kecil lalu kembali terduduk "kau masih memakai seragammu" kata Chanyeol Jasmine membulatkan matanya dan menunduk melihat apa yang ia pakai, "aku akan segera kembali" Jasmine berlari menaiki tangga untuk mansi dikamar mandinya.

Jasmine turun dari kamarnya untuk menemui Chanyeol, kali ini dia sudah mandi dan sudah mengganti pakaiannya "sejak kapan kau kemari ?" tanya Jasmine terduduk disebrang kursi yang Chanyeol duduki, "apa seperti itu kau menyapaku ?" Chanyeol balik bertanya sambil memainkan robot dengan Hunsem, "kaja, kita pergi" ajak Chanyeol menyimpan robot itu dan tersenyum pada Jasmine. Chanyeol mengajak Jasmine ke toko baju lagi, untuk membeli baju, sepanjang jalan didalam mobil Chanyeol mereka tidak berbicara, canggung, itu yang mereka rasakan.

"Kenapa harus ke toko baju lagi ?" tanya Jasmine saat Chanyeol memarkirkan mobilnya, Chanyeol terdiam lalu keluat dari mobilnya, "tempat apa lagi yang harus kita kunjungi jika bukan toko baju" kata Chanyeol lalu mengenggam tangan Jasmine. Seperti biasa Chanyeol memilihkan Jasmine baju, dia terus memilih baju yang cocok untuk Jasmine, "coba sweater ini, kau pasti akan terlihat cantik dengan sweater dan rok yang kau pakai" kata Chanyeol sambil memberikan sweater berwarna putih pada Jasmine, Jasmine tersenyum lalu pergi untuk mencoba sweaternya. Jasmine memeluk Chanyeol dari belakang saat Chanyeol menunggunya tepat didepan pintu ruang ganti, tangannya memeluk erat tubuh Chanyeol, namun Chanyeol melepaskan tangan Jasmine yang melingkar diperutnya, "apa terlihat cantik ?" tanya Jasmine, Chanyeol memandang Jasmine dari bawah sampai atas, mulutnya terbuka seperti akan mengatakan sesuatu sampai ponselnya berdering, dia menatap Jasmine lalu menatap ke arah saku yang menyimpan ponselnya, Chanyeol merogok sakunya lalu mengangkat telponnya dan meninggalkan Jasmine sendirian disana, Jasmine menghelakan nafasnya dengan berat lalu mencoba untuk tersenyum walaupun berat.

"Ayo kita bayar" ajak Chanyeol pada Jasmine saat dia selesai mengangkat telponnya, Jasmine mengangguk pelan lalu tersenyum pada Chanyeol, "kau mau kemana sekarang ?" tanya Chanyeol datar, Jasmine terdiam memikirkannya, "mall" jawab Jasmine singkat sambil tersenyum pada Chanyeol yang sedang menyetir. "Kau ingin membeli apa ?" tanya Chanyeol saat mereka baru saja sampai dimall, "aku ingin membeli novel, rasanya sudah lama aku tidak membeli novel" Chanyeol mengangguk lalu berjalan menuju eskalator. Pada saat dieskalator Jasmine menggandeng tangan Chanyeol dan menyenderkan kepalanya dilengan milik Chanyeol, tapi itu tidak berlangsung lama karna Chanyeol langsung melepaskannya, Jasmine menatap Chanyeol dengan heran lalu kembali menatap ke depan.

Setelah mendapatkan buku yang Jasmine mau, mereka pergi dari mall itu, "aku lapar, kita makan dulu di cafe biasa" kata Chanyeol, Jasmine mengangguk kecil, tidak ada senyum lagi yang menghiasi bibirnya.

"Kau mau memesan apa ?" tanya Chanyeol, "jus stoberi saja, aku tidak mau makan" jawab Jasmine, Chanyeol mengangguk lalu memesan pesanan yang mereka mau, sambil menunggu pesanan mereka datang Chanyeol berbicang dengan Jasmine dan bercanda bersamanya. Chanyeol menggenggam tangan Jasmine lalu tersenyum saat melihat Jasmine tersenyum kembali, namun senyuman itu kembali luntur ketika Chanyeol menerima pesan dan membalas pesan itu lalu keluar dari cafe tersebut, Jasmine memperhatikan Chanyeol dari dalam, sedangkan Chanyeol dia juga menatap Jasmine lalu kembali menatap jalanan.

"Woah, pesananya sudah datang" kata Chanyeol saat kembali kedalam setelah kurang lebih 5 menit dia berada diluar, Jasmine mengangguk pelan lalu meminum jusnya, "aku kira kau akan meminta maaf" pikir Jasmine saat menatap Chanyeol yang sedang memakan makanannya, namun beberapa detil kemudian dia menerima pesan lagi dan membalas pesan itu, Jasmine yang memang sudah kesal sedari di toko baju langsung berdiri dan menatap Chanyeol dengan tajam, "kau bisa berkencan dengan ponselmu, aku pergi" kata Jasmine lalu pergi meninggalkan Chanyeol, bukannya mengejar Jasmine yang pergi Chanyeol malah melanjutkan memakan makanannya tersebut.

Jasmine menutup pintu kamarnya dengan kasar sampai sampai Jungsoo appanya menghampiri, "aku tidak apa apa" teriak Jasmine saat Jungsoo berteriak bertanya kenapa Jasmine seperti itu, Jasmine terduduk dibawah tempat tidurnya, dia memeluk lututnya dan menenggelamkan wajahnya "kau sangat berbeda, bahkan aku tidak mengenali dirimu sebagai Park Chanyeol lagi" desis Jasmine, dia menangis dengan pelan, "bahkan untuk mengejarku saja kau tidak melakukannya" desis Jasmine lagi sambil menangis.

From : 찬열이

Besok pukul 5 sore ditaman.

Jasmine melempar ponselnya saat menerima pesan yang sangat singkat dari kekasihnya Park Chanyeol.

Jasmine terdiam sambil sesekali melirik jam didinding kamarnya, sudah pukul 4 lebih 57 menit, dia ragu ragu untuk menemui Chanyeol ditaman hari ini, tapi dia juga ingin bicara pada Chanyeol tentang sikapnya yang sangat berubah, "aku harus menemuinya" dengan berani Jasmine mengganti pakaiannya untuk menemui Chanyeol.

Tidak perlu waktu yang lama, Jasmine sudah sampai ditaman yang biasa dirinya dan Chanyeol kunjungi, "dia pasti sudah menunggu lama" pikir Jasmine saat melihat jam menunjukan pukul 5 lebih 7 menit, dia lalu melangkahkan kakinya menuju bangku yang biasa mereka duduki, namun ketika sampai dibangku itu, Jasmine tidak mendapati sesosok pria tinggi berkulit putih Park Chanyeol, "mungkin sedang membeli minum" gumam Jasmine lalu terduduk dibangku tersebut.

Dua belas menit menunggu, Chanyeol tidak kunjung datang, tidak ada tanda tanda kedatangan Chanyeol disana "apa dia akan tetap datang ?" tanya Jasmine pada dirinya sendiri. Setelah lama menunggu akhirnya Chanyeol datang, "apa aku terlambat ?" tanya Chanyeol duduk disebelah Jasmine, Jasmine tersenyum lalu menghelakan nafasnya dan berdiri "kau tidak terlambat, hanya aku yang bodoh sudah mau menunggumu" jawab Jasmine lalu pergi, namun Chanyeol meraih tangan Jasmine dan membawanya kedalam pelukan, "maafkan aku, aku sibuk" kata Chanyeol, Jasmine menghelakan nafasnya kembali lalu mendorong tubuh Chanyeol pelan untuk melepaskan pelukannya, "ya tentu saja kau sibuk, sibuk dengan ponselmu, entah apa atau siapa yang sudah membuatmu sibul sekarang" kata Jasmine lalu pergi, Chanyeol meraih lagi tangan Jasmine namun kali ini Jasmine melepaskan tangan Chanyeol yang mencegahnya pergi, Jasmine benar benar pergi tanpa membalikkan badan atau melirik Chanyeol kembali.

Jasmine kembali kerumahnya dengan air mata yang mengalir dipipinya, dia tidak bisa menahan air matanya sedari dia meninggalkan Chanyeol, "dia benar benar bukan Park Chanyeol yang ku kenal lagi" kata Jasmine sambil menangis diatas bantalnya. Sambil memegang ponselnya Jasmine masih menangis, kali ini dia memeluk lututnya, "aku merindukanmu, Park Chanyeol" desis Jasmine, dia menghapus air matanya lalu mencari cari nomer ponsel Chanyeol, dia hendak mengirik pesan pada Chanyeol.

To :  찬열이

Maafkan aku, aku terlalu merindukanmu.

Jasmine tinggal memijat sebelah kanan layar ponselnya yang bertuliskan 'send' namun Jasmine langsung menghapus pesannya dan tidak mengirimkan pesan itu pada Chanyeol. Jasmine kembali mengetik pesan untuk Chanyeol, dia masih ragu ragu untuk mengirimnya.

To : 찬열이

너 바보 (kau bodoh)

Jasmine kembali menghapus pesannya, dia langsung mematikan ponselnya dan kembali menelungkupkan wajahnya.

Sudah empat hari setelah kejadian itu Jasmine tidak menghubungi Chanyeol, Chanyeol juga tidak pernah menghubungi Jasmine lagi. Di sekolah, sudah beberapa kali Jasmine dan Chanyeol berpapasan, namun Jasmine tidak meliriknya walaupun Chanyeol menyapa atau melirik Jasmine. "Jasmine" panggil Chanyeol saat kembali berpapasan di kantin dengan Jasmine, Jasmine yang memang tidak mau mendiamkan Chanyeol terlalu lama membalikan badannya dan menatap mata Chanyeol, "kau membalikkan badan juga" kata Chanyeol tersenyum dan menghampiri Jasmine yang hanya berjarak 3 meter dengannya, "apa ada yang ingin kau katakan ? cepatlah sebelum aku sibuk untuk belajar" ujar Jasmine sedikit mengejek Chanyeol, "apa kau mau menonton film yang sedang tayang di bioskop ? aku ingin memperbaiki hubungan kita" ujar Chanyeol, Jamsine terdiam dan tertunduk memikirkan jawabannya, "jika kau terdiam tandanya kau mau, aku akan menjemputmu besok" lanjut Chanyeol tersenyum lalu mengacak ngacak rambut Jasmine pelan.

Keesokan harinya. Jasmine sudah siap, karna Chanyeol akan menjemputnya untuk pergi menonton, dia berharap Chanyeol benar benar ingin memperbaiki hubungan mereka berdua, "nuna, Chanyeol hyung datang" teriak Hunsem dari bawah, Jasmine tersenyum lalu menemui Chanyeol agar dia tidak terlalu lama menunggu, "ayo kita pergi" ajak Chanyeol, Jasmine mengangguk lalu tersenyum. Mereka pergi ke bioskop yang tidak jauh dari rumah Jasmine, "kita masuk sekarang" kata Chanyeol menunjukan tangannya yang ingin Jasmine genggam, Jasmine tersenyum lalu langsung menggenggam tangan Chanyeol.

Di dalam, mereka menonton 3D, dengan ditemani popcorn dan satu cup besar minuman, Jasmine terus menyuapkan popcornnya pada Chanyeol walaupun Chanyeol sudah merasa kenyang, "mulutku masih penuh Jasmine" kata Chanyeol menunjukan mulutnya yang penuh, Jasmine tertawa kecil lalu mencubit pelan pipi Chanyeol dengan gemas, "sini biar aku menyuapkan popcorn untukmu" Chanyeol merebut popcornnya lalu menyuapkannya pada Jasmine hingga mulutnya penuh, "Park Chanyeol" seru Jasmine dengan mulut yang penuh, Chanyeol tertawa lalu mengacak rambut dan mencubit pipi Jasmine, "kau sangat lucu" Jasmine mengunyah popcornya dengan susah lalu menelannya, "kau ingin kubunuh ya ?" tanya Jasmine sambil tersenyum, "aku akan menciummu terlebih dahulu" jawab Chanyeol lalu mencondongkan tubuhnya mendekati Jasmine, belum sempat Chanyeol mencium Jasmine, ponselnya berdering, seseorang menelponnya, Chanyeol terdiam menatap ponselnya dan Jasmine bergantian, Chanyeol sedikit ragu untuk mengangkat telponnya, tapi hanya berpikir beberapa detil Chanyeol langsung keluar dari sana dan mengangkat telponnya meninggalkan Jasmine yang masih menonton filmnya. Dua puluh enam menit berlalu, Chanyeol kembali ke dalam teater dengan senyum menghiasi bibirnya.

Baru saja dia duduk, film sudah selesai, "ah,menyebalkan" kata Chanyeol, Jasmine menatap Chanyeol yang sedang kesal sendiri, "bagaimana akhirnya ? apa happy ending atau sad ending ?" tanya Chanyeol saat Jasmine terus menatapnya tanpa berkedip, "dengarkan aku baik baik" kata Jasmine, Chanyeol mengerutkan keningnya lalu mengangguk pelan.

"Dari setiap tingkahmu, aku melihat akhir hubungan kita, kau sudah bosan denganku, berkali kali aku memberitahu diriku sendiri jika itu tidak benar, tapi aku merasakan sakit, apa aku harus menyaksikan semua ini sampai akhir ? atau aku harus meninggalkan semuanya ? aku masih bertanya tanya akan itu, tapi aku benar benar merasakan jika hubungan kita akan berakhir, kau yang membuatku merasakan dan melihat itu" kata Jasmine sambil tersenyum kecil, walaupun itu terlihat senyuman yang sangat terpaksa, Chanyeol dia hanya diam dan menatap kosong wajah Jasmine.

Jasmine menghelakan nafasnya dengan berat, "apa yang membuatmu sibuk ? siapa yang membuatmu sibuk ? apa yang membuatmu lupa padaku ? siapa dia ? apa yang membuatmu bosan terhadapku ? siapa yang membuatmu seperti itu ? apa dan siapa yang membuatmu seperti ini sampai sampai aku tidak mengenalimu" lanjut Jasmine sambil menatap Chanyeol dengan wajahnya yang datar, "jawab Park Chanyeol" pinta Jasmine, Chanyeol masih terdiam, mulutnya seperti sudah terkunci, dia tidak bisa berkata apapun, tubuhnya mematung, Jasmine menggoyang goyangkan tangan Chanyeol dengan kasar "ayo jawab Park Chanyeol" walaupun Jasmine menggoyangkan tangannya dengan kasar, Chanyeol masih terdiam, melihat Chanyeol yang terdiam dan tidak ada tanda tandanya untuk menjawab, Jasmine pergi meninggalkan Chanyeol yang masih mematung karna perkataan dan pertanyaan Jasmine.

Menangis. Jasmine menangis lagi ketika pulang, dia menangis karna Chanyeol tidak menjawabnya, karna Chanyeol mematung, karna sikap Chanyeol, semua tangisannya berasal dari seorang Park Chanyeol. Ding, ponsel Jasmine berbunyi, Jasmine meraih ponselnya dan melihat pesan masuknya.

From : 찬열이

Aku minta maaf, aku tidak bermaksud untuk membuatmu merasakan dan melihat hal yang tidak ingin kau rasakan atau lihat, aku menyesal, maafkan aku.

Tangisan Jasmine semakin menjadi jadi saat dia menerima pesan dari Chanyeol, dia tidak sanggup membaca pesan itu, apalagi membalas pesan dari Chanyeol, dia juga merasa bersalah pada Chanyeol. Ding, ponselnya berbunyi lagi.

From : 찬열이

Balas pesanku Jasmine, aku mohon.

Jasmine menyimpan ponselnya lalu memeluk lututnya dan menangis disana karna pesan yang Chanyeol kirim untuknya.

Paginya, Jasmine masih menangis, matanya terlihat sedikit bengkak karna menangis semalaman, televisinya ia biarkan menyala semalama untuk menemaninya menangis. Saat dia membuka ponselnya, dia kembali mendapat pesan dari Chanyeol.

From : 찬열이

Tidak apa jika kau tidak membalas pesanku, satu yang perlu kau tahu jika aku masih mencintaimu.

Jasmine melebarkan matanya dan mencoba untuk tidak menangis karna pesan dari Chanyeol, dia langsung menghapus semua pesan dari Chanyeol.

Dirumah Chanyeol, Chanyeol terus memandangi ponselnya menunggu balasan dari Jasmine, dia benar benar mengharapkan balasan dari Jasmine, sampai sampai dia tidak tidur semalaman. Kemanapun Chanyeol pergi, Chanyeol membawa ponselnya dan melihat takut Jasmine membalas pesannya. "Kau tidak mau membalas pesanku ? apa kau mulai melupakanku?" tanya Chanryeol dalam hati, doa menyenderkan tubuhnya ke tempat tidur sambil memperhatikan ponselnya. Karna tidak kunjung mendapat balasan dari Jasmine, Chanyeol menjambak rambutnya pelan dan berteriak kesal.

Satu bulan berlalu, Chanyeol masih menunggu balasan dari Jasmine, setiap hari dia mengirimkan pesan untuk Jasmine. Sedangkan Jasmine, dia masih menangisi Chanyeol walaupun tidal sesering bulan kemarin.

Bertemu disekolahpun tidak, karna Jasmine sudah memutuskan untuk homeschooling walaupun ulangan akhirnya tinggal satu bulan lagi, tidak mau bertemu Chanyeol dan tenggelam dalam tangisannyalah yang Jasmine jadilan alasan kepada orang tuanya, orang tua Jasmine yang tidak mau ambil pusing, dan tidak mau prestasi anaknya menurun, jadi mereka menyetujui keinginan anaknya.

Saat ulangan akhir sekolah, Jasmine mengerjakan soal soal itu dengan mudah, dia mengerjakannya dengan hati hati. Sedangkan Chanyeol, dia tidak bisa mengerjakan soal soalnya dengan mudah, dipikirannya hanya ada Jasmine, otaknya dipenuhi oleh Jasmine, dia tidak bisa melupakan Jasmine walaupun hanya sehari.

Continue Reading

You'll Also Like

595K 148K 67
Tadinya Hana hanyalah seorang gadis pemalas yang hobi makan sama rebahan. Tiap hari kerjaannya nge-wibu sama bucinin Oppa Korea yang beningnya kayak...
4.2M 314K 69
"GUE SUMPAHIN LO SUKA SAMA GUE!" "Mimpi." __________________________________ Angkasa cuek, Starla hiperaktif. Angkasa tenang, Starla heboh. Angkasa r...
546 32 14
Kisah seorang gadis yang mengagumi salah satu seorang pria populer di sekolahnya. Namun takdir sepertinya mendukung semuanya keduanya malah terikat p...
1.6K 115 6
Kisah seorang playboy yang hatinya hanya dimiliki oleh seorang perempuan yang sama sekali tidak pernah menjalin hubungan percintaan semasa hidupnya...
Wattpad App - Unlock exclusive features