Bagaikan es yang mencair [END]

Por HilyaAlyaqolbiyah

21.8K 2.6K 168

Cerita ini menceritakan sepasang adik kakak yang sangat akur dan menjaga satu sama lain, tetapi sikap mereka... Más

Pengenalan tokoh
1.
3.
2.
Tambahan tokoh
5. Jam istirahat
4. Sebelum masuk jam sekolah
10. Part 2
11.
12.
13.
14.
15. Pacaran?
16.
17. Sifat & sikap yang tersembunyi?
18. Tiansya?
22. Rumah sakit?
23. Pagi hari yang cerah
24. Bebas?
25. Pergi tuk kembali?
26. Pertemuan kedua?
9. Suasana pagi hari
27. Tersesat?
28. Pagi yang sempurna?
29.anak anak?
30. Part 2
31. Kembali kerumah?
32. Kejutan?
34. Di jemput?
33. part 2?
35. Aneh?
36. Aku-kamu?
37. Persiapan?
38. Makan malam?
6. Jam pulang sekolah (ekskul)
39. Mulai mengancam?
41. Memikirkan?
42. Berbeda?
43. Yang terakhir?
44. Dinner?
45. Sama sama sakit?
Bukan update
46. Memulai nya kembali?
7. part 2
47. Dalam bahaya?
48. Jurang?
49. Sembunyi sembunyi?
50. Part 2?
51. Wanita pertama?
8. Suasana malam
52. Rapat?
53. Curhat?
54. Menyamar?
55. Latihan?
19. Surat?
56. Pensi?
Promosi!!
20. Rencana?
21. Penyerangan?
New story!,🎉🎉

40. Membeli perlengkapan?

288 45 0
Por HilyaAlyaqolbiyah

Setelah pulang sekolah tiara sudah bersama teman teman nya dan begutu juga dengan haico ternyata mereka semua setuju akan berangkat bareng ke mall tapi sesampainya di mall mereka akan ke tempat yang berbeda dengan tiara dan teman teman nya dan haico dan teman teman nya, mereka pergi tanpa laki laki seorang pun.

Di mobil ziva

Ziva:" gimana udah siap semua?"

"Siap"

Mobil yasmin

Yasmin:" siap semua nya"

"Siap"

Setelah itu mereka pun pergi ke mall yang akan mereka tuju dan setelah mereka sampai mereka langsung masuk ke mall dan mereka langsung mencari barang yang mereka cari, setelah selsai mereka memutuskan untuk makan di salah satu restoran di mall tersebut. Yang membuat mereka aneh adalah sikap tiara, dari tadi sampai restoran tiara terus saja diam sampai dia meminta ijin untuk ke toilet.

Tiara:" aku ijin ke toilet dulu ya"

Lyodra:" aku anter ya ti"

Tiara:" gak usah lu, aku aja sendiri gpp kok"

Setelah tiara pergi mereka pun langsung membahas sikap tiara.

Keisya:" tiara kenapa ya? Dia dari tadi kaya kepikiran sesuatu"

Ziva:" iya dia kenapa ya?"

Lyodra:" apa jangan jangan titi mikirin perkataan kak Susan yang tadi?"

Ziva:" bisa jadi tapi mening kita tanya titi aja dan kita tunggu dulu titi balik ke sini"

Setelah tiara masuk ke toilet pada saat dia keluar dia di hadang oleh 3 orang yang ada di depan nya.

Tiara:" kak Susan!"

Susan:" apa kaget lo"

Tiara:" kak Susan ngapain kesini, kalau kak Susan kesini emang kebetulan ketemu aku, aku permisi kalau kakak mau ganggu aku lagi please kak jangan ganggu aku lagi"

Susan:" gue gak bakal ganggu lo tapi lo harus jauhin antez dan jangan deketin dia lagi"

Tiara:" apa hak kakak larang aku kaya gitu? Apa hak kakak?"

Susanv "berani ya lo cupu"

Susan mendorong tubuh tiara keras hingga kepala tiara terbentur ke dinding dan mengeluarkan darah dan memar.

Susan:" sekali lagi gue ingetin kalau sampe lo deketin anrez, awas aja lo anrez bakalan kenapa napa di tangan gue"

Tiara:"jangan lukain kak anrez kak dia gak tau apa apa"

Ucap tiara sambil memegang kening nya yang terbentur tadi.

Susan:" kalau lo mau anrez baik baik aja jauhin dia dan kalau lo mau anrez kenapa napa ya lo deketin aja dia, inget itu ya cupu"

Teman susan¹:" inget kata temen gue  ya cupu"

Teman susan²:" awas aja lo cupu"

Setelah itu Susan keluar dari toilet dan meninggalkan tiara yang terduduk sambil memegangi kening nya salah satu sahabat tiara ada yang melihat Susan dan teman teman nya membuat mereka cemas.

Keisya:" eh eh liat deh itu bukan nya kak Susan sama temen temen nya?"

Ziva:" eh iya jangan jangan..."

"Titi!"

Mereka langsung berlari menuju toilet dan benar dugaan mereka tiara kenapa napa.

Ziva:" ti kamu gpp kan?"

Lyodra:" ti kening kamu berdarah?"

Keisya:" kita bawa titi ketempat tadi kita duduk aja nanti kita obatin titi disana titi kan selalu bawa kotak p3k"

Setelah itu mereka memapah tiara ke meja yang tadi mereka tempati.

Setelah luka tiara di obati oleh lyodra mereka pun langsung menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

Keisya:" ti sebenernya yang terjadi apa sih?"

Pada saat keisya selesai berbicara datang lah haico dan teman teman.

Syifa:" hai lagi pada ngomongin apa nih?"

Dengan cepat tiara merapihkan rambut nya agar luka yang ada pada kening nya terus tutup dan langsung memberikan kode kepada 3 sahabatnya itu agar mereka tidak memberitahukan kepada kakaknya dan teman teman kakak nya.

Ziva:" hmm engga kok kak ini kita tadi lagi ngomongin barang barang yang di bawa"

Syifa:" oh kirain ngomongin apa, eh iya kalian udah pesen"

Lyodra:" udah kalau kita kak"

Yasmin:" yaudah kita juga pesen mau pesen apa"

Setelah mereka semua sudah memesan setelah menunggu 15 menit akhirnya makanan mereka tiba dan mereka langsung memakan nya, setelah itu mereka pulang masing masing, tiara dan haico juga di jemput oleh mang Wawan.

Mang wawan:" sore non"

"Sore mang"

Mang wawan:" udah semua non?"

Haico:" udah mang"

Mang Wawan:" kita pulang ya non"

Haico sebenarnya dari tadi curiga dengan tiara yang diam saja tidak seperti biasanya dan muka nya sedikit pucat dia khawatir, dan pada saat di perjalanan tiara langsung  menyenderkan kepalanya ke kursi dan memejamkan matanya.

"Ti sebenernya ada apa sih kamu bikin  khawatir kakak, kakak yakin pasti kamu nyembunyiin sesuatu dari kakak, tapi apa ti, jangan kaya gini sama kakak, kakak bisa ngerasain bahwa kamu nyembunyiin sesuatu"batin haico

Mang Wawan:" non, non tiara nya tidur?"

Haico:" iya mang"

Mang Wawan:" kayanya non tiara kecapean ya non"

Haico:" iya mang kayanya dia cape"

Di rumah Haiti sudah ada azof dan anrez mereka ingin mengajak tiara dan haico makan malam dan mereka sudah meminta izin kepada kedua orang tua Haiti dan orang tua nya mengijinkan mereka sekarang sedang menunggu haico dan tiara.

Papah:" tuh mereka pulang"

Papah:" kak, adik kamu mana kok gak turun?"

Haico:" dia tidur pah, kayanya dia kecapean"

Anrez yang mendengar itu dari dalam dia langsung keluar.

Anrez:" om anrez minta izin boleh anrez gendong tiara ke kamar nya, kasian dia kalau dibanguni, boleh om?"

Papah:" boleh rez, langsung bawa aja dia ke kamar nya ya"

Setelah itu anrez menunggu semua nya masuk dan tersisa mang Wawan, mang Asep, tiara, dan dirinya.

Mang Wawan:" bisa den?"

Anrez:" bisa mang"

Setelah itu anrez langsung menggendong tiara dengan perlahan dan membawa tiara ke kamar nya, melepas  sepatu tiara dan menggantung almamater tiara yang sedari tadi memang sudah di lepas oleh tiara.

"Kamu itu kaya bidadari ya, apa emang bener kamu bidadari kamu lucu kalau tidur gini" batin anrez

Lalu anrez pun pergi dari kamar tiara dan menutup pintu nya, lalu anrez pun langsung menuju ke ruang tamu.

Azof:" jadi gimana?"

Haico:" kayanya engga hari ini, soalnya kasian tiara dia kecapean gak mungkin juga aku bangun gimana kalau besok malem? Gpp kan?"

Anrez:" iya gpp kasian tiara nya juga aku liat dia kecapean banget kayanya"

Azof:" yaudah kita pulang dulu ya, om tante"

Azof:" kamu juga istirahat jangan kecapean ya"

Haico:" iya"

"Assalamualaikum"

"Wa'alaikumsalam"

Haico:" mah pah haico ke kamar dulu ya"

Papah:" iya kak"

Mamah:" pah, papah ngerasa gak sih bahwa hari ini kayanya ada kejadian yang nimpa mereka"

Papah:" iya mah papah liat dari ekspresi haico dia kaya yang gimana gitu sama azof, padahal tadi pagi baik baik aja, ada apa ya"

Mamah:" kita bisa ajak ngobrol mereka nanti mungkin ya pah soalnya mereka keliatan cape"

Papah:" iya mah, yaudah mening sekarang mamah siapin buat makan malem nanti papah bantu"

Setelah itu mereka langsung menuju ke dapur, sedang kan haico di kamar nya dia sudah membersihkan dirinya dan dia masih saja memikir kan tiara dia tidak memungkiri perkataan angel ya karena jika dilihat haico lebih berhak akan azof ketimbang angel, yang dia pikirkan adalah adiknya.

Haico:" tiara kenapa ya, kok aku ngerasa dia aneh hari ini mungkin lebih tepat nya setelah dari mall tadi"

Ada yang terbangun oleh adzan magrib ya dia tiara, tiara terbangun dan melihat sekeliling nya dia sudah berada di kamar nya dia duduk dan dia langsung membersihkan dirinya, setelah itu dia menunaikan kewajiban nya.

Bersambung....

Jangan lupa vote dan coment ya

Selamat membaca 🌃

Seguir leyendo

También te gustarán

2.1K 1.8K 37
Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktif...
DANGEREUX Por emiiii

Novela Juvenil

6.9M 782K 53
Re-upload versi paling awal cerita ini dibuat! SUDAH TERBIT DAN TERSEDIA DI SELURUH GRAMEDIA INDONESIA & TBO TERPERCAYA! Find me on Instagram @yeremi...
DANADYAKSA Por uba

Novela Juvenil

2M 198K 70
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama per...
Wattpad App - Desbloquea funciones exclusivas