"lu mau ngapain ke sini?!! Mo maling kan?!, Maling!! Maling!!!"
"Ssst"-Hyunsuk menutup mulut Jihoon dan menarik Jihoon masuk
"Padahal kan bukan rumahnya anj"
"Ahkkk, apaan si!!! Tangan lu bau terasi"
"Ihhh tangan holkay di bilang bau terasi, harum tau"-protes Hyunsuk
"Lu kesini ngapain hah?!! Lu tau alamat gua dari mana?! Oooo gua tau lu pasti stalker kan!! Ngaku!!"
"Bisa di bilang iya si. Tapi tenang aja sayang.... Gua gak bakalan nyakitin ellu kok, palingan.... Megang megang dikit lahh"
"Lu gak tau kalo gua ini Alpha hah?!!! Ntar gua sleding abis lu"
Bukannya takut dengan gertakan Jihoon, melainkan Hyunsuk tertawa terbahak bahak.
"Ahahhaah, kayak gini di bilang Alpha?!! Ahahaha lawak!!!!"
"Heh!!! Benneran!!"
"Astagaaa.... Jangan Ngadi Ngadi beb, coba buktinya?"-kata Hyunsuk menantang
Jihoon hanya bisa gelagapan menanggapi Hyunsuk
"Aaaaa a...anu I..itu... Aishhh!! Gua gak pergi periksa! Gua tau kok kalo gua alpha! Secara kan gua juga anak kedokteran, jadi gua udah feeling gua pasti Alpha"-Jelas Jihoon
"Astagaaa!! Lu belum periksa?!! Gimana kalo lu itu benneran omega?"
"APASI!!! Gua Tabok Juga nih!!"
"Kalo benneran omegaaaa...."-Tiba tiba Hyunsuk mendekatkan wajahnya pada wajah Jihoon
"Apenih heh!!"-Jihoon menutup matanya dan membuang muka
"Ssssst"
Hyunsuk mulai mengecupi leher Jihoon inci demi inci
"Nggghhh, H..Hyunsuk!! K..kita baru kenal nghhhhh"
"Ssst nikmatin aja sayang hmm"
Ia mulai membawa Jihoon ke sofa dan menciumi Jihoon lebih dalam
"Ki..kita sama sama alphahhh"
"Yakin hmm"
Hyunsuk kembali melumat bibir Jihoon, Karena terbawa suasana, Jihoon pun ikut melumat Bibir Hyunsuk. Dengan tidak sadar, Jihoon melilitkan tangannya ke leher hyunsuk.
Hyunsuk membuka kancing Jihoon satu persatu, sehingga dada nya terlihat jelas.
TB TB
"Asahi pulang...."
Asahi melihat Hyunsuk dan Jihoon di ruang tamu dengan tatapan datar tapi di pastikan ia depresot.
"A..ASAHI?!!!!"-Teriak Jihoon kaget bukan main
Jihoon langsung mendorong badan Hyunsuk untuk menjauh dan memperbaiki penampilan nya
"K..kapan pulang?"
Asahi hanya menatap Ruang tamu kesana kemari dan pergi ke atas.
"Adiknya ellu?"-Tanya Hyunsuk
Jihoon berbalik dan...
"IHHHH!!! LU APAAN SI?!!!! MESUM MESUM MESUM!!!!! AJG!!"-Teriak Jihoon sambil memukul mukul lengan Hyunsuk
"A...Aduh iya iya iyaaa maaf, tapi enak kan? Makanya gua bilang di kamar aja"
"Asu!! Pergi lu dari sini!!! Pergi!!!"-Jihoon mendorong tubuh Hyunsuk keluar dari kosannya
"Iya iya ini keluar, tapi besok besok boleh balik yekan"
"Gak!!! Pergi sana Jauh Jauh!!!!"
BRAK!!!!
Jihoon menutup pintu tidak santai
"Huh, apaansi!!"
Ia berlari ke kamarnya dan bercermin
"Aduhhh mana kissmark nya banyak banget lagi!, Gimana cara ilanginnya... Hyunsuk bajingan!!!"
"Dompet gua mana yaampun!!!!"
Jeongwoo telah sampai di daerah cafe yang kemarin.
"Mati gua kalo sampe ilang!! ATM gua kan di sana semua!"
Jeongwoo sangat frustasi mencari dompetnya yang hilang.
Ternyata dari dalam cafe, seseorang sedang memerhatikan Jeongwoo yang kebingungan.
"Kayak kenal"
Seseorang itu pun menghampiri Jeongwoo.
"Dek?"-ia menepuk punggung Jeongwoo
Jeongwoo mendongak agar bisa melihat wajah seseorang tersebut.
"Eh, Mas yang kemaren?"-Jeongwoo menyerngitkan alisnya
"Iya saya, Eh saya punya sesuatu buat kamu"-Kata pria tersebut mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celemek cafe nya
Ciaelah pake acara adek segala lagi
"Apaan mas?"
"Ini dompet kamu kan"
"Ehh dompet gua!! Mas makasih banyak!!ಥ_ಥ"
"gak apa apa dek, kemaren waktu kamu di tarik sama cowok, taunya dompet kamu jatoh, jadi saya ambilin truss nungguin kamu"-Jelasnya
"Makasih banyak mas, makasihhhh banget..."
"Kamu gak mau mampir dulu?"
"Saya mau mampir mas, sambil nungguin cowok yang kemaren"
"Emangnya mereka ada hubungan? Ck!! Buang jauh jauh tu pikiran ah!! Gimana bisa pdkt kalo gini"
"Kalo gitu ayo masuk"
Jeongwoo tersenyum dan mengangguk
_________*
"Ini kopinya"-Barista
"Makasih mas, ngobrol dulu bisa lahhh"
Barista tersebut pun duduk di depan Jeongwoo.
"Mas namanya siapa?"
"Nama saya Yoshi, nama adek siapa?"
"Nama saya Jeongwoo, mas Yoshi gausah manggil saya adek, panggil Jeongwoo aja supaya gak canggung hehe"
"Manis banget"-gumam Yoshi sambil menatap Jeongwoo yang sedang menyeruput kopinya
"Kamu kuliah di universitas yang di depan sana?"
"Iya mas"
"Udah semester berapa?"
"Saya maba mas, biasalah maba teladan"
Jeongwoo dan Yoshi mengobrol dengan asyik.
Mereka seakan lupa dengan dunia, betapa asyiknya mengobrol dengan pria manis yang berada di depannya ini, perasaan itulah yang sekarang memenuhi benak yoshi.
untuk Jeongwoo sendiri, Ia merasa nyaman dan hangat ketika mengobrol dengan Yoshi, fikirannya dewasa dan soft ketika ia bicara.
Sehingga...
Haruto datang dan melihat secara datar ke2 insan tersebut sedang mengobrol sambil tertawa.
Ia kemudian menghampiri mereka ber2 dan langsung duduk di samping Jeongwoo
"Kemaren sampai dimana?"-Tanya Haruto langsung membuka buku yang berada di meja
"Itu buku menu... Ini baru buku pelajaran!"-Jeongwoo menggeser buku menu tersebut dan menggantinya
"Iy, kemaren udah sampe mana?"
"Lu kapan datangnya?"
"Tdi"-singkat Haruto
"Ehh, kenalin ini Mas Yoshi"-kata Jeongwoo
"Yoshi"
Pria itu mengulurkan tangannya untuk Haruto, Haruto membalas uluran tangan tersebut dengan Senyum khasnya.
"Haruto"
Tau lah Ruto kalo senyum sambil Smirk 😏
"Saya boleh minta nomer kamu?"-Tanya Yoshi pada Jeongwoo
"Boleh, nih mas"-Jeongwoo memberi ponselnya pada Yoshi
"Udah, Makasih(✿^‿^) dek Jeongwoo"-Yoshi menjauh sambil sesekali melirik Haruto (terkesan mengejek)
"Nah... Kita mulai sekarang, ini udah sampe sini"-Jeongwoo
Haruto hanya mengangguk dan fokus pada buku di depannya.
"Sahi!!!! Yang lu liat itu gak benner!!"-Rengek Jihoon
Asahi dan Jihoon berada di dapur, mereka ber2 sedang menyiapkan makan malam.
"Sahiii.... Jangan bilangin Mak gua! Semua yang lu liat itu gak benner"
"Urusannya ma gua apa?"
"Ntar lu bilangin Mak gua!!"
"Oh"-Asahi mengangguk kecil
"Ini semua juga salah Ellu"
Asahi mengangkat alisnya dan berbalik ke arah Jihoon.
"Iya emang salah lu! Kan udah gua bilang cepet pulang ada begal! Begalnya mesum lagi... Ellu nya kagak mau pulang"
"Hujan"-Asahi kembali memotong motong sayur yang berada di depannya
"Tapi kan ini genting! Coba aja kalo lu Dateng cepet, pasti tu kang begal gak bakalan lakuin itu ke gua"
"Gk di timpuk?"
"Gabisaa tenaganya lebih kuat"
"Katanya Alphaa"
"I..iyaaa tapi gua gak bisa soalnya dia bawa senjata noh"-Ucap Jihoon melebih lebihkan
"Siapa yang bawa senjata bang?"
Ternyata itu Jeongwoo
"Begal"-jawab Asahi
"Hah?!! Begal? Dia nyuri gak? Bang Jihoon sama Bang Asahi gak apa apa?"
"Gpp, dia cuma nyuri hati bang Jihoon"
"Hah?!"-Tanya Jeongwoo depresot
"Udah udah ah! Jeongwoo sekarang lu mendingan mandi Sono! Truss makan"
"Iya iyaaa ini mau naik"
__________*
Jeongwoo sudah selesai mandi, ia sedang mengeringkan rambutnya sebelum turun ke bawah untuk makan malam.
+62*-***-***-***
"Malam"
"Malam, in siapa?"
"Yoshi, in dengan Jeongwoo?"
"Owhh mas Yoshi yang di cafe?
Iya ini saya Jeongwoo, kenapa mas?"
"Gak apa apa dek, saya cuma
Ngetes doang"
"Owhh yaudah mas, saya pergi makan malam dulu, mas Yoshi udah makan?"
"Udah kok"
"☺️Oke"
Chat mereka pun berakhir.
Hanya singkat saja dan tidak ada apa apanya, Toh. Katanya Yoshi hanya ingin "ngetes doang"
Jeongwoo pun langsung turun ke bawah.
Di ruang makan ia sudah melihat Asahi dan Jihoon sedang makan.
"Gak tunggu tunggu ih"
"Ellunya yang lama, tadi di panggil panggil kagak denger, budeg?-Omel Jihoon
"Tadi balasin pesan dulu soalnya"
"Dari siapa?"-Tanya Asahi
"Mas mas barista cafe"
"Hah? Ganteng gak?"
"Katanya Alpha tapi masih nanyak cowok ganteng apa kagak"-Asahi
"Pffft Ahahaha bang Asahi True banget"-Tawa Jeongwoo
"Gua nanyak doang!"
"Iya nanyak ntar suka"-Jeongwoo
"Dih, gua mah doyannya cewek cewek sesie"
"Hyilyih"-nynyir Jeongwoo
"Oh iya, gimana proyek lu sama jaemin sahi?"-Tanya Jihoon
"Baik baik aja"-Asahi
"Truss dompet lu woo?"-Tanya Jihoon kepada Jeongwoo
"Udah dapet... Untung ada mas mas barista baik banget, dompet aing ada di dia"
"Ha?"
"Ha ho ha ho!! Ha Mulu perasaan"-Jeongwoo
"Maksudnya gimana bisa dompet lu sama dia?"-Jihoon
"Kemaren gua di ajak makan malem sama anaknya yang punya universitas, truss waktu mau pergi dari cafe, dompet gua jatuh, untungnya ada barista namanya Yoshi, nahh dia tuh yang nyimpen dompet gua"
"Pantesan kemaren lu Gaadak waktu makan malem, truss Gaadak yang hilang kan?"-tanya Jihoon
"Gaadak, semua aman"
Jihoon mengangguk dan melanjutkan makan malamnya
Tok tok tok....
Seseorang mengetuk pintu kosan mereka ber3
"Siapa?!!"-Teriak Jihoon
....... Hening tidak ada yang menjawab
Tok tok tok
"Kok jadi Horor?"-Jeongwoo
"Gua aj yang buka"-Asahi
Asahi beranjak dari Kursinya dan pergi ke depan.
"Iya siapa?"-Asahi
Saat membuka pintu....
"Oh?"-batin Asahi datar setelah melihat siapa yang mengetuk
Ternyata ada 2 pria
"Masih inget gua?"
Asahi mengangguk
"Ini gua Jaehyuk, yang tadi sore di rumah Jaemin"
"Iya gua inget"
"Siapa sa?!"-Tanya Jihoon
"Eh maygat! Cogan"-Jeongwoo
"Pacar baru bang sahi?"-Lanjut Jeongwoo
Asahi berbalik ke arah Jeongwoo creepy
"E..enggak becanda doang bang, lanjutin lanjutin"
Jeongwoo sedang memperhatikan seorang pria yang berada di sebelah Jaehyuk.
"Kek kenal"-batin Jeongwoo
"Haruto?!"-kaget Jeongwoo
Haruto hanya menatap Jeongwoo datar
"Lahh kenal?Siapa yah? Mas nya lagi cari siapa?"-Tanya Jihoon
"Saya nyari Asahi"-Jaehyuk"
"Truss yang ini?"-Jihoon menunjuk Haruto
"Dia cuman nemenin"
"Owhhh, Suruh masuk dulu sa"
"Masuk"-pinta Asahi
Jaehyuk dan Haruto pun masuk mengikuti Asahi, Jeongwoo dan Jihoon
"Kak... Saya bawain martabak nih"-kata Jaehyun sambil memberi Jihoon 2 kantung full isi martabak
"Lahhh.... Ihhh gemes banget makasih lohhhh... Sering sering datang yahhh"
"Mau martabaknya doang"-Asahi datar
Jihoon langsung menyenggol Asahi.
Jeongwoo pun datang membawa nampan berisi minuman dan biskuit, seperti layaknya tuan rumah menjamu tamunya
"Ngapain kesini?"-Tanya Asahi
"Cuma mau liat lu doang hehe"-cengir Jaehyuk
"Tau alamatnya Asahi dari mana?"-Tanya Jihoon
"Dari Jaemin kak, temennya Asahi. Kebetulan Jaemin tinggal sama matenya yang kebetulan juga temen saya"-jelas Jaehyuk
"Perasaan Jaemin dulu bilangnya dia Alpha.... Kok sekarang dia udah ada matenya?"-jihoon
"Dia kena karma, ntar lu juga"-Asahi
"Heh!! Sembarangan!"
Jihoon, Asahi dan Jaehyuk sedang mengobrol, sedangkan Jeongwoo dan Haruto? Mereka hanya terdiam.
Jeongwoo sesekali melirik wajah Haruto yang datar tidak ada ekspresi sama sekali.
Tiba tiba lirikan Jeongwoo di balas dengan tatapan Haruto dan senyumannya.
Pipi yang tadinya putih, berubah menjadi Semerah udang rebus, ya benar, Jeongwoo malu.
Jam menunjukkan pukul 22.07 WKS
Ternyata sudah ber jam jam mereka mengobrol.
Jaehyuk dan Haruto pun pamit dan pulang.
Setelah mereka pulang, Jihoon melihat wajah Asahi yang terlihat datar tapi seperti khawatir
"Asahi lu kenapa?"-Tanya Jihoon
"Stalker?"-Asahi
"Hah?!"
"Kalo dia stalker? Ganggu banget ajg"Asahi
"Gak mungkin ah... Dia aja soft kek gitu, mana mungkin stalker, tapi kayaknya dia suka deh sama Ellu"-Jihoon
"Giwi kin ilphi"-nyinyir Asahi dan pergi meninggalkan Jihoon
"Heh kurang ajar!!!"
"Ni lagi satu, muka lu kenape udah kek tomat Mateng gt"-lanjut Jihoon sambil memegang pipi Jeongwoo
"G..guaa malu bang༎ຶ‿༎ຶ"
Kanemoto Yoshinori
Baristanya ganteng banget, pengen tak hiih..
Jeongwoo malu xixixi。◕‿◕。
Jihoon juga pake nge-lak segala, gua tau lu kebawa suasana udah pengen nge-w!!
Astaghfirullah brader! Keep halal🙏
See yu in next capter