💠💠💠💠💠
Tzuyu terus berjalan dengan memegangi kepalanya. Dia masih berusaha untuk mengontrol dirinya agar tidak kelepasan. Mencoba tenang untuk tidak berteriak. Semua bayang bayang wajah Taehyung seperti menggema di pemikiran Tzuyu karena baru saja dia melihat Sowon
Di belakang Tzuyu, Jaehyun terus mengejar Tzuyu, mencoba menghentikan wanita itu agar tidak terlalu jauh dan berjalan di jalan raya besar
Saat itu juga mobil dengan kecepatan tinggi sedang melintas. Tzuyu tidak menyadari ada mobil yang menuju ke arahnya. Hingga akhirnya dengan tepat waktu Jaehyun menarik tangan Tzuyu sehingga Tzuyu kini berada di pelukan Jaehyun
"Kau tidak apa apa kan?" Tanya Jaehyun khawatir sembari memeriksa keadaan Tzuyu yang kini berkeringat. Tiba tiba saja Tzuyu jatuh pingsan membuat kepanikan Jaehyun semakin bertambah
Jaehyun langsung segera membawa Tzuyu ke rumah sakit, dia takut terjadi apa apa pada mental Tzuyu. Ini semua karena dirinya yang tak becus menjaga Tzuyu
****
Setelah sampai di rumah sakit, Jaehyun dengan terburu terburu menggendong Tzuyu sampai sampai di menabrak seorang dokter pria. "Bisa kah kau menggunakan biji mata mu dengan benar hah??!!" Kesal Jaehyun lalu meninggalkan Dokter itu dan langsung membawa Tzuyu ke dalam ruangan psikiater dan bertemu dokter yang bisa di andalkan oleh Jaehyun
Setelah memeriksa keadaan Tzuyu, dokter psikiater itu menghela nafas gusar setelah di periksa Dokter itu langsung menegur Jaehyun. "Bukan kah aku sudah bilang padamu? Jangan biarkan dia mengingat hal hal yang membuat nya syok, inilah akibatnya" teguran sang dokter. "Aku sama sekali tidak membiarkan untuk mengingat hal hal yang berkaitan dengan trauma nya, setiap dia hendak mengingat masa masa itu, aku selalu menghiburnya agar berusaha untuk dia tidak ingat kembali" jelas Jaehyun
"Sementara ini biarkan dia di rumah dahulu. Aku akan menyiapkan alat alat untuk terapi di rumah mu untuk Tzuyu, setiap Minggu aku akan datang kesana untuk memberikan terapi rutin kepada nya. Mentalnya semakin menurun ini tidak baik untuk dirinya, jika terus semakin parah seperti ini, dia bisa saja menyakiti dirinya sendiri" jelas dokter
Mendengar itu Jaehyun lansung kalut dalam emosinya. "Lakukan apapun dok asal dia bisa sembuh, aku permisi sebentar" ucap Jaehyun lalu pergi dari ruangan itu dan keluar dari rumah sakit dengan tergesa gesa
Jaehyun memasuki mobilnya dengan sangat tergesa gesa. Nafasnya mulai memburu akibat kemarahan nya. "Kau harus menerima akibatnya Taehyung!!! Kau telah membuat Tzuyu jadi seperti ini!! Aku tidak akan membuat mu bahagia" ancam Jaehyun lalu mulai melakukan mobil dengan kecepatan tinggi
****
Setelah sampai di kediaman rumah Taehyung, Jaehyun langsung masuk dengan membuka gerbang kecil di rumah Taehyung. Satpam yang melihatnya hendak menegur tetapi dia tidak berani karena Jaehyun saat ini dalam keadaan seperti sedang kemasukan setan
Jaehyun menendang pintu rumah Taehyung sehingga membuat maid yang ada di sana terkejut. Ya semenjak Tzuyu keluar dari rumah Taehyung, Taehyung lalu mempekerjakan maid di rumahnya atas permintaan Sowon
"Siapa kau?" Tanya Jaehyun kepada maid itu. "A - aku... Aku maid disini" jawab nya dengan gugup. "Dimana tuan mu?" Tanya Jaehyun. "dia... Di kamarnya tuan" jawabam maid itu sekali lagi
Tanpa berbasa basi, Jaehyun langsung naik ke atas menuju kamar Taehyung. Jaehyun lalu membuka lebar pintu kamar Taehyung. Taehyung yang sedang tidur lalu terbangun dan melihat Jaehyun
"Wah wah wah tuan Taehyung, bisa bisa nya kau tidur nyanyak disini sedangkan istri mu tengah memperjuangkan hidupnya untuk tidak jatuh karena dirimu, sedangkan kau disini? Hebat sekali tuan Taehyung" jawab Jaehyun masih tak habis pikir dengan Taehyung
"Untuk apa kau datang kesini, urusan Tzuyu sudah bukan lagi urusan ku, kau ingin menikahi nya? Maka nikahi saja dia, tunggu" ucap Taehyung lalu berjalan menuju lemari untuk mengambil secarik kertas yang berada di dalam amplop coklat.
"Berhubung kau ada disini aku minta padamu untuk memberikan surat gugatan cerai ini kepada Tzuyu. Aku sudah muak dengannya dan ingin menceraikannya" ucap Taehyung sembari memberikan surat perceraian yang masih di bungkus oleh amplop coklat
Jaehyun merampas surat cerai itu lalu langsung melempar nya kesembarang arah. Jaehyun langsung mengepalkan tangannya di kerah baju Taehyung. Pria songong di hadapannya saat bukan lagi sahabatnya yang dulu, melainkan iblis yang sedang berhadapan dengannya
"Semudah itu hah?!! Semudah itu kau ingin mencerai kan Tzuyu?!! Kau tau? Dia wanita yang baik hati, Tzuyu sudah menceritakan segalanya padaku bahwa kau menganiaya nya hingga mental nya seketika down. Apa kau tidak tahu malu hah?! Dia sahabat mu sekaligus istrimu Taehyung! Seharusnya kau menyayangi nya dengan kasih sayang Lebih" sarkas Jaehyun dengan emosi bahkan hingga urat di leher nya begitu sangat terlihat jelas
Taehyung mendorong Jaehyun dan tersenyum kecut. "Siapa kau? Kau juga sahabatnya kan? Maka urus saja dia.. seharusnya kau berterima kasih pada ku karena telah mempertemukan mu dengan wanita itu, bukan malah mencaci ku seperti ini bajingan!!!" Geram Taehyung lalu satu tangannya membogem mentah wajah Jaehyun
Karena tak mau kalah Jaehyun lalu memberikan satu tonjokan nya kepada Taehyung sehingga membuat priabitu terhempas ke ranjang tidur nya
Perkelahian pun terjadi, tidak ada yang mau mengalah sama sekali, Jaehyun berpikir kalau di benar, memperjuangkan keadilan dan tanggung jawab Taehyung untuk Tzuyu sedangkan Taehyung menganggap dirinya sama sekali tidak bersalah, dia hanya melampiaskan kebenciannya pada Tzuyu dengan cara menganiayanya karena telah membunuh Jennie dan anak nya yang di dalam kandungan Sowon
Taehyung melemparkan kursi rias di dalam kamarnya dan melemparnya kepada Jaehyun lalu mengenai seluruh tubuhnya sampai kepala nya hingga tersungkur ke lantai. Sebelum pingsan Jaehyun melihat foto yang berukuran lumayan besar terpampang jelas, di foto itu dia bisa melihat Taehyung dengan calon istri sahabatnya yaitu Jeonghan. Dengan sekuat tenaga Jaehyun berusaha mengumpulkan kembali kesadarannya dan mendekati bingkai foto itu
Dari belakang Taehyung hendak menusuk pundak Jaehyun menggunakan potongan kursi rias itu, tetapi dengan cepat Jaehyun berbalik dan dengan segera melempar vas bunga yang ada di samping ranjang ke arah wajah Taehyung. Pecahan vas itu sempat mengenai mata Taehyung dan membuat sang empu berteriak kesakitan
Maid yang memang tak berani datang ke kamar Taehyung tiba tiba langsung sesegera mungkin naik dan menghampiri kamar Taehyung. Maid itu melihat seluruh seisi kamar Taehyung yang berantakan serta 2 pria yang kini sudah berlumuran darah di mana mana.
Jaehyun merasa bersalah dan menyuruh maid itu untuk memanggilkan ambulans untuk Taehyung karena pasti luka Taehyung cukup serius
*****
Setelah sampai di rumah sakit, Taehyung langsung di bawa ke ruang ICU sedangkan Jaehyun dia jatuh pingsan saat membawa Taehyung ke rumah sakit. Kepala Jaehyun mengalami kebocoran akibat kursi yang Taehyung lempar
Mereka berdua sama sama terluka akibat kebodohan mereka sendiri. Pihak rumah sakit tidak ada yang tau identitas korban, untuk menghubungi keluarga dari Jaehyun dan Taehyung pun pihak rumah sakit tidak tau
Tapi saat dokter yang hendak memeriksa Jaehyun pun langsung teringat bahwa Jaehyun lah yang tadi menabraknya dan marah kepada dirinya. "Tuan ini bersama seorang wanita, tapi bagaimana dia bisa terluka?" Tanya sang dokter
"Dia juga bersama seorang lelaki dok, lelaki itu sama sama terluka" jawab sang perawat. "baiklah kita obati saja dulu luka nya, setelah itu aku akan mencoba datang ke dokter Bima, karena tadi aku sempat melihatnya masuk ke ruangannya membawa seorang wanita" ucap sang dokter dan di angguki oleh para suster dan perawat
Pihak rumah sakit lalu mulai mengobati semua luka yang ada pada tubuh Jaehyun, sedangkan Taehyung? Dia di pindahkan ke ruangan IGD karena memiliki luka yang sangat parah melebihi Jaehyun
💠💠💠💠💠
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Tzuyu terbangun dari pingsannya, dia langsung bertanya kepada dokter dimana Jaehyun namun dokter menjawab tidak tahu.
Saat hendak pergi tiba tiba dokter lain masuk dan membuat langkah Tzuyu terhenti. "Tidak biasanya kau datang, ada keperluan apa?" Tanya dokter psikiater itu
"Dokter ada seorang pasien laki laki aku tidak tau siapa namanya, tetapi tadi aku melihat dia kemari beberapa jam yang lalu tengah menggendong seorang perempuan dan masuk ke dalam ruangan ini, jika kau tidak tau wajahnya, kau bisa datang ke ruang ICU nomer 8" ucap Dokter itu
"Apa lelaki itu bersama perempuan ini?" Tunjuk dokter psikiater itu kepada Tzuyu. "Dokter yang menangani Jaehyun lalu menoleh, dia tidak tau persis bagaimana rupa wajah perempuan yang di gendong, tapi dia ingat sekali baju nya
"Iyah dok sepertinya dia" ucap sang dokter yang menangani Jaehyun. Tzuyu menghampiri kedua dokter itu dan mulai bertanya tanya setelah mendengar penjelasan dari kedua dokter, Tzuyu dengan raut wajah Khawatir langsung bergegas pergi ke ruang ICU nomer 8 seperti yang di ucapkan dokter tadi
-
-
-
-
TBC
yaampun aku lumayan lama gk up karena di kampung sinyal nya subhanallah.... Tapi sekarang aku udah up karena udah balik ke Jakarta... Jangan minta double up ya karena aku juga lagi UJIAN🙏 Sekian terima kasih jangan lupa vote & comment nya ❤️