Happy reading.....
Setelah kejadian kemarin yang tidak menyenangkan. ralat,sangat tidak menyenangkan, Keisha mengajak ketiga sahabat menuju ke kantin karena keadaan sekarang sedang istirahat.
"punya siapa nih?bagi yeh!"ujar nura basa-basi karena tak mendengarkan persetujuan sang pemilik, ia langsung meneguk minuman itu.
"Kampret, itu punya gue! gue gak mau tau lo harus Ganti minuman gue sekarang!"keluh Nesya kepada nura yang sesuka nya mengambil minumannya.
"Dih, pelit amat lo ama gue. Nih,ambil dah tuh! Gatel kan bibir gue sekarang!" pekik Nura sambil menggosok-gosok bibirnya kasar
"Mampus lo!untung gue tadi gak lupa masukin racun tikus biar mampus tuh monyong!"ujar Nesya bercanda menakut-nakuti Nura.
Nura melotot saat mendengarkan itu langsung saja ia memaksakan untuk muntah.
Keisha,Nesya dan Rhea tertawa terbahak melihat Nura yang susah mengeluarkan muntahnya.
"Bahagia banget gue kibulin lo!"ujar Nesya mendengarkan itu nura langsung menatap Nesya tajam.
"Canda kibulin"ujar Rhea ikut-ikutan memanas-manasin sahabatnya kayak tom dan Jery ini.
"Kampret emang lo Rhea"ujar Nesya
"Bodo amat!"
"Nura kita dame yok!"ujar Nesya mengajak berbaikan karena capek juga.
"Gak usah mau Nura udah sikat aja!gue orang pertama ngedukung lo"ujar Rhea menyemangati Nura.
Mendengarkan dukungan Rhea dengan cepat Nesya memukul kepalanya pelan agar tidak kebiasaan memanas-manasin temannya yang sedang ribut.
"Gue ngajak lo pada kesini tuh,ngapain?makan atau ngeliat lo pada adu bacot sih?!"kesel Keisha yang capek liat kelakuan sahabatnya kaya bocah ditambah lagi Keisha memikirkan masalah perjodohan.
Akhirnya Nura dan Nesya berbaikan sedangkan Rhea sudah mulai sibuk dengan makanannya yang sudah di pesannya tadi, Keisha beberapa kali menghela nafasnya lalu menarik nafasnya.
Rhea,orang yang sangat peka di antar kedua sahabatnya itu dan sangat dewasa saat menghadapi masalah walaupun terkadang mau kekanakan itu pun disaat Nesya dan Nura ribut.
"You have a problem? Sini cerita ama gue siapa tau gue bisa ngasih solusi buat masalah lo"tanya Rhea tiba-tiba membuat Keisha yang masih sibuk dengan pemikirannya sedikit terkejut.
"Eh-Gue gak ada masalah, gue lagi kepikiran sama team free fire yang lagi bermasalah"alibi Keisha menutupi, Rhea mengangguk saja sebagai balasannya.walaupun Rhea tau bahwa Keisha saat ini berbohong.
Nura mengambil handphone dari sakunya dan mengajak nesya bermain tik tok, tidak lupa mengajak Keisha dan Rhea walaupun ditolak keras.
"Lagu lagi trend yang mana?"tanya Nura kepada Nesya yang masih sibuk dengan headphonenya.
"Sabar. ini lagi gue cari"balasanya
Setelah dapat lagunya langsung saja Nura dan Nesya berjoget sesuai irama lagunya, Keisha dan Rhea hanya melihat sesekali lalu sibuk bercerita.
Keisha yang lagi cerita dengan tentang drama Koreanya sambil sharing drakor kepada Rhea. tiba-tiba saja ia mendapatkan notifikasi dengan cepat ia membukanya, ternyata nomor yang tidak dikenal.
Karna Keisha tidak kenal nomornya ia hanya ngeliat sebentar lalu mematikan Handphone karna ia takut penipuan atau hipnotis.
'Ting...'
Bunyi notifikasi lagi tetap saja Keisha tidak menghiraukannya.
'Ting...'
'Ting...'
'Ting...'
'Ting...'
Tidak tahan mendengarkan notifikasinya itu dengan cepat Keisha membuka aplikasi whatsapp nya.
______________________________________
+6281345xxxx
______________________________________
Nnti plng dgn sya.
Bls jgn ngeread.
Hey!
Jwb sya.
Sya tggu kmu.
______________________________________
Keisha mengernyit, ia mencoba mengingat kepada siapa nomor whatsapp ia kasih. seingatnya ia tidak pernah ceroboh memberi nomornya kesembarang orang.
Keisha membalasnya
______________________________________
+6281345xxxx
______________________________________
Nnti plng dgn sya.
Bls jgn ngeread.
Hey!
Jwb sya.
Sya tggu kmu.
✅ini Siapa?
______________________________________
Sesudah membalasnya Keisha ingin menyimpan headphonenya. tiba-tiba headphone bergetar ternyata panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal.
Dengan cepat Keisha mengangkatnya
ia sebenarnya sedikit kepo.
"Halo ini siapa? Lo kenal ama gue!?" Tanya Keisha
"Tidak pernah diajarkan sopan santun?"tanya seseorang ditelepon.
"Hah? Maksudnya gimana?"balas Keisha binggung. Karena suara penelpon tidak jelas.
"Tuli"ujar seseorang itu,mendengar itu Keisha menjadi kesel.
"Lo yang budek!jadi maksud lo nelepon gue apa?ganggu banget sih lo!!"pekik Keisha kesel kepada si penelpon itu apalagi ia dikatai budek.
"Saya tunggu kamu di parkiran"
"Lo siapa sih?!seenak jidat nyuruh-nyuruh gue!"
"Saya calon suami kamu"deg...
'Mampos gue!'-batin keisha
'Tut....'
Lalu Panggilan putus, langsung saja keisha terdiam.
Rhea yang dari tadi diam memperhatikan gerak keisha yang dari tadi hingga terdiam kaya sekarang. ia pun menepuk bahu keisha agar tersadar.
"kenapa key? siapa yang nelepon lo sampe buat lo jadi diam gini?"tanya Rhea.
"A-nu, eh-maksudnya supir gue ngasih kabar kalau pulang nanti gue dijemput" Rhea mengangguk saja.
"Kalau supir lo yang nelpon kenapa lo ngamuk-ngamuk kayak gitu?"
"lo tau sendirikan kalau gue paling gak suka nomor gue itu tersebar.
makanya gue ngamuk-ngamuk dari tadi, eh taunya supir gue"balas Keisha berbohong.
Jadi gini, dulu Nomor Keisha pernah tersebar karena ulah temen cowo sekelasnya sampai Nomor whatsappnya masuk kedalam beberapa group-group mesum.
Keisha tahu pas ia membuka galeri nya ternyata ada vidio aneh karena terlalu kepo Keisha langsung membuka file nya,saat vidio di putar sudah kelihatan aneh-aneh dengan cepat Keisha menghapus vidionya dan langsung mengecek aplikasi whatsapp ternyata sudah banyak group mesum.
Ia langsung menghapus nomornya dan menggantikan nomor baru sejak itu Keisha sangat berhati-hati memberikan nomornya kepada orang lain.
"Woy!balik kekelas yuk!!nanti kita kena ceramah ama pak botak lagi, gue paling malas berurusan ama dia"ajak Nesya kepada ketiga sahabatnya agar kembali ke kelas.
"Oh sibotak, om nya ronaldowati kan?gue juga gak suka ngeliat dia. Pengennya tuh gue pites tuh kepalanya yang gundul kayak lapangan bola"ujar Nura jujur, nesya mengangguk Karena bener banget. sedangkan Keisha dan Rhea hanya menggeleng-geleng kepala mendengarkan ucapan kurang asem Nura dan Nesya
"Ciri-ciri anak murid kurang akhlak gini nih"ujar Keisha melirik Nesya dan nura yang tidak terima.
"Sok punya akhlak aja lo bambang"
balasnya Nesya
"Dih...kalau ngomongin orang itu langsung didepannya dong, kok beraninya di belakang doang. gak bangett" balas Keisha lagi.
"Tunggu gue lulus dulu baru gue berani ngatain dia, lagian lo berani gak ngomongin pak botak langsung?"tanya Nesya.
"Lah kok lo nanya gue? gue kan gak pernah ngatain pak Samsudi aneh-aneh ya!lo sama Nura yang sering begitu" balas Keisha membenarkan dirinya yang tidak pernah ngatain guru sosial budaya dan keterampilan atau SBK nya.
"Lah kok jadi ribut sih lo berdua nya!jadi gak balik kelas?!atau disini ngadu bacot hah?" hardik Rhea yang mulai geregetan, Fiks!!di antara mereka berempat cuma Rhea lah yang paling waras yang lainnya sedikit waras.
Akhirnya mereka berempat balik ke kelas dan mendengarkan penjelasan pak Samsudi guru SBK. Rhea dan Keisha serius mendengarkan penjelasan tentang karya musik sedangkan Nura dan Nesya sudah mulai ngantuk dan sekali-kali menguap.
************************************
"Akhirnya selesai juga penderitaan gue!huhaa...."terik Nura bahagia menatap arah awan Yang begitu biru.
Rhea dan Keisha menatap Nura binggung, dia kenapa? Itu yang dipertanyakan di dalam hati keduanya sedangkan Nesya sibuk dengan makan bakso gocengan yang di buat didalam plastik.
"Penderitaan?"tanya Rhea.
"Pembelajaran pak botak lah!sumpah gue dari tadi ngantuk banget! gak tahan gue denger dongeng pak botak begitu indah di terdengar di telinga gue"balas Nura mengingat ia tertidur walaupun semenit dipembelajar SBK.
"Yups,betul banget tuh!"cetuk Nesya membenarkan ucapan Nura lalu melanjutkan makan bakso nya.
"Ck... Dasar murid tak berotak"ujar keisha menggeleng-geleng kepala menatap Nura dan Nesya.
"Biarin wleekk..."ujar Nesya menjulurkan lidah lalu bertos dengan Nura.
sebenarnya Rhea dan Keisha menatap kedua sahabat nya itu, aneh banget malahan terkadang sering berantem
terkadang juga akur banget dan lebih parahnya satu pemikiran pula lagi.
"Sebahagia lo berdua deh"ujar Rhea mengalah susah melawan Nura dan Nesya kalau sudah bersatu pemikiran, Makanya Rhea memiliki mengalah.
'Ting'
Mendapatkan notifikasi dengan cepat Keisha membukanya, ia membaca lalu menyeringit binggung.
______________________________________
+6281345xxxx
______________________________________
Nnti plng dgn sya.
Bls jgn ngeread.
Hey!
Jwb sya.
Sya tggu kmu.
✅ ??
✅ Siapa?
Kamu dmna?
Sya sdh d prkiran.
1 mnt lgi ga mncul
Sya tnggal in!
______________________________________
Setelah membaca itu,Keisha menggaruk kepalanya yang tidak gatal. ia mencoba mengingat siapa yang chat dia ini.
1..2..3..
Deg......
Keisha Menelan Salivanya susah,karena ia ingat ternyata yang chat dia ini adalah.....pak arka
Dengan cepat Keisha menyimpan headphonenya ke kantung rok sekolahnya lalu menatap ketiga sahabatnya yang tertawa entah apa yang dibahas.
"Guys, gu-gue balik dulu ya. gue udah di jemput ama supir"ujar Keisha pamitt kepada temannya
'Maapkan saya pak arka'- batin Keisha karena pak arka dibilang supir
"Lah tumben, biasanya naek angkot kalau enggak pesan gojek lo"tanya Nesya binggung.
"Yeee..kali ini gue mau jadi orkay dulu, yaudah deh gue balik dulu yee... Hati-hati pulangnya lo bertiga" Rhea, Nesya dan Nura mengangguk sebagai balasnya.
"Lo juga hati-hati key"ujar nesya.
"Ogheyy"balas Keisha lalu meninggalkan ketiga sahabatnya, Keisha langsung saja berlari kearah parkiran.
Setelah sampai parkiran, Keisha mencari mobil pak arka Untung saja ia ingat dengan type dan warna mobil
Pak arka saat mengantarnya pulang kemarin.
Ia pun berjalan kearah mobilnya pak arka lalu masuk ke mobil pak arka dan tidak lupa melihat sekelilingnya takutnya ada siswa atau siswi yang belum pulang.
"Lama" ujar pak arka, Keisha cengir lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Maap pak, saya sibuk" balas Keisha sedangkan pak arka cuma berdehem dan mulai menjalankan mobilnya meninggal kan sekolahnya.
"Pak, kita mau kemana nih?"tanya Keisha.
"Ke butik"
"Ngapain pak?"
"Joget"
"bercandaanya garing banget pak!"
"Yang bilang saya bercanda siapa?"
"Lah tadi bapak bilang kebutik untuk joget"
"Saya tanya, biasanya orang kebutik ngapain?"
"Beli baju lah pak,itu aja kok nanya. Katanya guru apaan tuh "arka menghela nafasnya menahan sabar mendengar ledekan Keisha.
Suasana dimobil hening,seperti tidak ada kehidupan. Keisha yang sangat benci dengan keheningan ia pun punya ide supaya menghilangkan rasa hening.
"Pak arka" panggil Keisha,
arka membalas dengan mendehem dan masih fokus menyetir.
"Boleh gak aku hidupin musiknya?" arka hanya mengangguk, melihatnya jawabannya itu Keisha tersenyum lalu mengotak-atik headphonenya lalu menyambung kan dengan bluetooth.
Ia pun memasang lagu oppa-oppa korea nya berjudul 'GOD MENU' lalu ia ikut bernyanyi.
Saat bagian reffnya Keisha menarik napasnya.
"Dua belas dua belas shope pi pi pi pi..
Shope dua belas,dua belas shope pi pi pi pi.."nyanyi Keisha dengan cempreng tetap saja bahagia karena menggantikan liriknya dengan yang ada di tv lalu tertawa bahagia.
Arka yang mendengarkan suara Keisha yang cempreng hanya menggeleng-geleng kepala dan tersenyum kecil lalu kembali ke lagi ekspresi datarnya.
"Pak, kalau mau menghina suara cempreng saya bilang ya"ujar Keisha memberitahukan,arka mendengarkan itu menaikkan alisnya sebelah.
"Biar saya nyanyi didalam hati aja deh pak, soalnya saya mulai jenuh nih mendengarkan hinaan orang-orang sekitar" ujar Keisha mengingat ledekan sahabatnya atau temen sekelasnya dan yang lebih parah tetangganya.
Setiap orang yang medengarkan suaranya pasti akan menyuruh Keisha untuk diam untuk kebaikan kuping bersama.
Arka pun mengangguk saja mendengarkan ocehan siswanya itu yang sebentar lagi jadi istrinya, arka mulai tertarik dengan sifat muridnya itu, selain bising ternyata ia mempunyai humor sangat lucu dan gak punya rasa malu.
Bersambung....
************************************
TBC
Jangan lupa vote yo😉
Setiap orang pasti mempunyai karya dan itu butuh dukungan.
Dengan cara vote ya...
Gak susah kok memberikan vote,dengan klik bintang doang di bagian kiri bawah.