Benci jadi Cinta (BrightWin)

By Abd_mjd

104K 7.8K 531

Win Metawin Jurusan Ekonomi tahun pertama itu sangat membenci Bright Vachirawit Jurusan Hukum tahun ketiga. E... More

Prolog
Chapter 01
Chapter 02
Chapter 03
Chapter 04
Chapter 05
Chapter 06
Chapter 07
Chapter 08
Chapter 09
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Tanpa judul.
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39

Chapter 13

2.4K 187 6
By Abd_mjd

----- Happy Reading -----

Sebelum baca jangan lupa di follow dulu..
Terima kasih..











Bright dan Love sekarang sudah berada didalam mobil. Love yang sedari tadi sudah memperhatikan pacar nya itu hanya terdiam saja, tidak seperti biasa yang selalu tersenyum saat berdua dengannya. Saat di tanya pun, Bright hanya membalas dengan singkat.

" Bright! ." Panggil Love. Bright hanya bergumam dengan pandangan yang masih terfokus ke depan.

" Kamu kenapa sih dari tadi aku perhatiin diem aja?? ."

" Gak kenapa-kenapa ko ." Balesnya.

" Kamu kalo ada masalah cerita yank sama aku, siapa tau aku bisa bantu ." Ucap Love sambil tersenyum melihat Bright.

Bright menoleh " Kamu gak usah khawatir yank, aku baik-baik aja ko ." Bright mengelus lembut belakang kepala Love, tidak lupa juga senyum manis ia berikan.

" Oh iya yank! Ko kamu bisa kenal sama Ohm?? ." Tanya Bright yang penasaran.

" Phi Ohm itu sepupu aku ."

Bright terkejut " HAH! Sepupu kamu?? Ko kamu gak pernah cerita kalo punya sepupu yang satu kampus?? ." Tanya Bright lagi.

Love terkekeh " Untuk apa aku cerita yank, kan aku sama Phi Ohm beda fakultas. Jadi buat apa aku cerita sama kamu ."

Si pria tampan itu masih tidak percaya, kalau saingan nya itu adalah sepupu dari pacar nya. Kini Bright merasa seperti terancam, karena takut suatu saat Ohm Thitiwat akan mengadukan ke Love jika dia sudah jatuh cinta lagi pada orang lain.

" Emang nya kenapa ko kamu sampe kaget gitu pas tau Phi Ohm sepupu aku??."

Bright menggeleng pelan " Eum.. Gak kenapa-kenapa yank, aku cuma kaget aja ." Jawab Bright asal. Lalu Love mengangguk seolah mengerti.

...
Perjalanan Bright dan Love berhenti disebuah rumah mewah yang cukup besar, bercat putih dan memiliki halaman yang luas, disana terdapat tiga mobil mewah yang terparkir didalam garasi. Bright langsung memarkirkan mobilnya didalam rumah tersebut.

Setelah itu mereka keluar dari mobil dengan tangan saling bertautan, sehingga terpancar kebahagiaan dari sang wanita. Bright dan Love mulai memasuki rumah, berjalan menuju ruang tamu dan Bright duduk disana, sedangkan Love masuk kedalam memanggil seseorang. Tidak lama kemudian, datang seorang pria dewasa. Berbadan tinggi tegap dan berwajah tegas khas orang eropa, sehingga menampilkan jelas kewibawaannya. Ya! Pria itu adalah Luke Voyage papah dari Loverukk Voyage.

Luke Voyage, dia adalah salah satu teman dekat Joss Wayar saat kuliah di Amerika. Berteman baik hingga sekarang. Untuk itu, hubungan Bright dan Love adalah salah satu bentuk perjodohan diantara dua keluarga tersebut.

" Hallo om ." Sapa Bright pada tuan rumah yang sudah duduk disebrang tempat ia duduk. Pria empat puluh tiga tahun itu hanya tersenyum.

" Bright! Sudah lama juga kita tidak ketemu ." Luke mulai membuka obrolan.

" Iya om ." Hanya itu yang dapat Bright katakan.

" Gimana kabar kamu dan kabar orang tua kamu?? ." Tanya Luke sambil merentangkan kedua tangan diatas sofa.

" Baik om ." Balesnya " Om sendiri gimana kabarnya??."

" Seperti yang kamu lihat om baik-baik aja ."

Kedua pria itu terlarut dalam obrolan yang intens. Membahas apapun yang terlintas dipikiran mereka. Sampai dimana perbincangan mereka membuat Bright menjadi tidak suka untuk membahasnya. Bagaimana tidak! Luke Voyege membahas soal hubungan antara Bright dan Love, sama hal nya dengan Joss Wayar waktu lalu. Bright sudah merasa jenuh dengan pertanyaan seperti itu yang selalu diberikan padanya. Dengan sigap ia mengatakan bahwa dirinya masih belum siap untuk membicarakan hal itu. Memilih fokus pada kuliah dan meniti karir setelahnya. Menikah memang keharusan bagi semua orang, tapi belum saatnya bagi Bright untuk membahas hal seperti itu disaat ini.

Dan Luke sangat menghargai yang diucapkan pria muda didepan nya. Namun sebagai orang tua ia berhak menanyakan hal seperti itu, pada seseorang yang sedang menjalin hubungan dengan putri satu-satu nya itu.

Perbincangan mereka memakan waktu cukup lama. Sampai jam makan malam tiba, Mook Wurranit istri dari Luke memanggil untuk segera makan. Kedua pria itu pun menuruti dan berjalan ke meja makan. Luke duduk disebelah Mook sedangkan Bright duduk disebelah Love. Di awal mereka larut dalam keheningan, tetapi selang beberapa menit obrolan kecil tercipta dari mulut ibu satu orang anak itu. Menanyakan perihal kelanjutan dirinya setelah lulus nanti, Bright merasa pertanyaan itu suatu hal yang tepat agar ia tidak lagi ditanyakan tentang keseriusan dengan Love. Sangat senang hati Bright menuturkan dengan jelas.

...
Waktu berputar semakin cepat dan semakin malam. Bright mulai pamit pada si pemilik rumah. Mengucapakan ' terima kasih ' terlebih dahulu sebelum ia pergi.

Kemudian Love menemani Bright sampai didepan mobil. Melingkarkan tangannya pada lengan kekar Bright Vachirawit, senyum manis pun sampai tidak pernah lupa ia berikan pada pria itu. Langkah mereka kini sudah sampai didepan mobil, Love melepaskan rangkulan dan menatap Bright yang berdiri dihadapannya. Lalu mencium pipi pria yang lebih tinggi dari nya itu. Bright diam tak membalas perlakuan Love, memberikan senyum indah sebagai balasan.

Setelah itu Bright masuk kedalam mobil. Melambaikan tangan pada Love, yang melambaikan tangan padanya terlebih dahulu. Melajukan mobil dan meninggalkan rumah mewah tersebut.

...
Di lain tempat satu keluarga tengah asik menonton TV diruang keluarga. Menonton salah satu series yang paling di sukai Gulf Kanawut yaitu Manner Of Death yang diperankan oleh aktor ternama Maxiin dan Tulpakorn. Gulf mengatakan kalau series tersebut sangat lah bagus.
Karena menceritakan, seorang dokter, guru dan juga polisi yang berusahan memecahkan kasus pembunuhan yang tidak wajar. Terlebih lagi series tersebut dibintangi oleh para aktor yang tampan, membuat Gulf tidak bisa melewatkan nya.

Beberapa cemilan dan minuman pun sudah tersedia untuk menemani mereka saat menonton TV. Mew yang duduk disebelah Gulf, mulai melingkarkan tangannya pada pinggul sang istri dari belakang. Saat adegan 18+ itu terjadi. Meremas dan mengelus pinggul Gulf saat adegan tersebut makin memanas.
Kedua orang tua itu hanyut dalam melihat adegan dewasa di TV. Sehingga mereka tidak sadar kalau ada dua anak muda yang sedang melihat kearah orang tua nya tanpa berkedip. Toptap dan Win menoleh satu sama lain.

" Hmm ." Toptap mencoba memecah atensi Mew dan Gulf yang terhanyut melihat adegan di Tv.
Mereka tersadar, dan Mew langsung melepaskan rangkulannya. Kemudian memposisikan duduk kembali normal. Mew melirik sang istri yang juga meliriknya, mengkedipkan satu mata seolah memberi kode pada yang lebih muda, Gulf yang paham akan itu pun mengangguk pelan.

...
Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Satu persatu dari mereka kembali ke kamar, untuk melanjutkan ke alam mimpi.

Saat Win sudah tertidur. Ia memimpikan sosok pria tampan berwajah dingin sedang duduk berdua dengan nya, tiba-tiba pria itu mencium bibir dempal nya, tersentak ia kaget dan terbangung. Akibat bermimpi, Win menjadi ingin membuang air kecil. Bangkit dan dibuka nya pintu kamar dan berjalan menuju kamar mandi. Sekembalinya dari kamar mandi, ia mendengar suara yang begitu aneh dari kamar kedua orang tuanya.

"Akkhhh... ."

" Akkhhh... ."

" Ayah lebih cepet! ."

" Akkhhh.. Terus yahh... ."

Plakk   Plakk

Win mematung didepan kamar Mew dan Gulf. Ia pun amat sangat 100 kali lipat terkejut, mendengar suara desahan dan rancauan dari sang bunda. Mata masih terbelalak, mulut yang ia bekap dengan tangannya sendiri, lalu melangkah dengan sangat pelan agar tidak menimbulkan suara.

Dikunci pintu kamar. Kemudian berlari kearah kasur sambil memeluk guling. Tidak lupa wajah yang masih syok akibat mendengar suara aneh bagi Win Metawin.

" Ayah, Bunda. Pokoknya Win gak mau punya adek ." Ucap Win pada diri sendiri " Gue gak bisa ngebayangin kalo gue udah segede ini, harus punya adek ." Win mengusak kan kaki nya dikasur, lalu menutup seluruh badan dengan selimut dan kembali tidur.













Bersambung...


Mook Wurannit

Semoga suka ya sama ceritanya😊

Terima kasih yang masih setia buat baca cerita ini🙏.  Semoga kalian bahagia selalu😊

Dan jangan lupa tinggalkan jejak di Vote dan Komen. Okhe 👌

Khapun Khap 🙏

07/02/2021




Continue Reading

You'll Also Like

11.5K 776 16
"gw akan dapetin lu win"batin bright "apa lihat-lihat" ucap win "lucu" ucap Bright
119K 8.2K 27
Warning ❌ Bxb 18+ Jangan perlakukan aku seakan akan aku prioritas namun nyatanya aku cuma cadangan ~ Win Metawin Kamu milik ku,selamanya milik ku ~ B...
241K 23.1K 30
Bright Vachirawit bukan hanya sekedar teman lama, dia adalah laki-laki yang selalu sukses membuat jantung Metawin berdebar tak karuan sewaktu di kamp...
Wattpad App - Unlock exclusive features