FRIENDZONE ; Yeongyu

By gyulaluv

132 20 10

Yang Beomgyu tahu, ia hanyalah bayang bayang. Namun, sekali saja ia ingin Yeonjun mengerti bagaimana perasaan... More

🐻 - 1

132 20 10
By gyulaluv

~ Senandika ~

Bosan.

Jenuh.

2 kata itu yang saat ini sedang Beomgyu rasakan. Melihat seisi kelasnya yang begitu gaduh, semua siswa berlari kesana kemari entah memperebutkan apa. Beomgyu kembali menyembunyikan wajahnya di perpotongan lengannya.

"Lo lemes banget, jangan begadang terus. Nonton anime terus sih. Levi sebentar lagi juga mati."

Hueningkai atau kerap dipanggil Kamal duduk di samping Beomgyu. Kemudian Beomgyu mengangkat wajahnya dan menatap Hueningkai sinis.

"Enak aja, di manga aja belum jelas Levi mati atau nggak nya. Jangan sok tau deh lo" Beomgyu menanggapi tak senang dengan ucapan sahabatnya itu.

"Yaelah gitu aja ngamuk, pms lo." Kamal sengaja menyenggol bahu kanan Beomgyu sebagai tanda usil.

"Gue cowo ya, bangsat." Sentilan di jidatnya, membuat Kamal memejamkan mata karna sedikit ngilu. Memang sahabatnya yang satu ini selalu nomor 1 dalam urusan baku hantam.

Teman teman sekelasnya yang sedari tadi berlarian tiba tiba kembali ke tempatnya masing masing. Biasanya jika seperti ini ada tanda tanda besar. Dan benar saja ketua yayasan memasuki ruangan dengan aura bijaksananya diikuti satu orang siswa yang 'agak' asing, mungkin anak kelas sebelah yang mau minta sumbangan.

"Baiklah murid murid sekalian, kedatangan saya kemari karna ada hal penting yang harus saya sampaikan. Saya lihat sepertinya guru mata pelajaran yang mengajar jam saat ini tidak masuk, maka dari itu saya yang akan menyampaikan kepada kalian bahwa kelas ini kedatangan murid baru. Silahkan perkenalkan diri kamu." Ketua Yayasan mempersilahkan pria itu untuk maju ke depan dan memperkenalkan dirinya.

"Nama saya Choi Yeonjun, pindahan dari Hanlim Multi Art School. Senang bisa bertemu dengan kalian." Ia tersenyum hangat lalu kemudian ia sedikit membungkuk dan matanya mengitari seisi kelas.

"Baik, Yeonjun. Sekarang kamu boleh duduk di kursi sebelah sana. Semoga betah di sekolah ini." Beliau mempersilahkan Yeonjun untuk duduk di bangku kosong tepat di samping Juyeon.

"Saya harap jangan ada yang keluar dari kelas sebelum bel berbunyi. Sekarang silahkan kerjakan tugas kalian dan jangan berisik karena akan mengganggu kelas lain."

"Baik bu." Jawab semua murid serentak, lalu beliau pergi meninggalkan kelas diikuti helaan nafas murid.

Setelah kepergian Ketua Yayasan, para siswa saling bisik memperhatikan murid baru itu. Terlebih lagi para siswi, ada yang memberanikan diri untuk berkenalan, ada yang menyapa dengan kedipan, ada yang langsung mengajaknya pulang bersama.

"Heh beomgyu, lo liat deh si murid baru caper gitu gak sih."

Kamal sedikit berbisik di telinga Beomgyu yang sedari tadi memejamkan matanya di atas bangku dengan tangan kanan sebagai tumpuannya.

"Apa sih kamal, jangan ganggu quality time gue. Sana lo pergi, ganggu tidur gue aja." Ketus Beomgyu tidak suka tidurnya diganggu. Dia semalaman begadang hanya untuk marathon anime favoritnya.

"Oke, nanti piket sendiri ya, gue ogah bantuin." Perkataan Kamal langsung membuat Beomgyu bangkit dari tidurnya dan memeluk lengan Kamal manja.

"Ih lu mah gitu aja ngambek, jangan ngambek dong nanti baby fat nya ngga ilang ilang hehe"

"Sialan."

Sedangkan di posisi lain, Yeonjun sedang memperhatikan Beomgyu yang sejak kedatangannya sama sekali tidak mempedulikannya. Tapi ia tidak bisa jelas melihat wajah Beomgyu karna sedari tadi memunggunginya.

"Em, sorry. Boleh nanya gak?" Yeonjun memberanikan diri untuk bertanya pada teman sebangkunya.

"Santai bro, nanya apa emang?" Juyeon tersenyum menanggapinya.

"Emm itu cowok yang duduknya paling depan hadapan sama meja guru, siapa ya?" Yeonjun mengadah menunjuk dengan dagunya.

"Oh itu mah si Beomgyu, ketua murid di kelas ini. Anaknya baik, tapi agak galak meskipun submisif. Dominan disini aja pada nunduk sama dia."

"Kenapa emang? Naksir lo? Wkwk" lanjut Juyeon dengan sedikit terkekeh.

"Nggak, gue cuma ngerasa gak asing sama wajahnya." jawab Yeonjun.

"Kenalan aja sana, dia baik kok gak akan gigit".

Bel tanda pulang sudah berbunyi, semua murid memekik antusias dan merangkul tasnya masing masing.

"JANGAN ADA YANG KELUAR SEBELUM BERESIN LOKER SAMA MEJA MASING MASING, HARI INI GUE BAGIAN BERSIH BERSIH. MANDIRI, JANGAN DIINGETIN TERUS." Beomgyu berteriak, seisi kelas sudah terbiasa jika sang ketua kelas sudah seperti itu. Semuanya menurut dan tidak ada yang berani protes. Meskipun Beomgyu tipe orang yang tidak terlalu tegas, tapi teman temannya tetap patuh dan segan padanya.

Semua murid sudah keluar kelas, saat Beomgyu sedang asik menyapu, dia dikejutkan oleh seseorang yang sedari tadi belum beranjak keluar kelas.

"Beomgyu" panggilnya.

"Ih anjir ngagetin banget" hampir saja orang itu terkena lemparan sapu. Untung saja ia langsung menghindar.

"Lo anak baru kan? Kok lo tau nama gue?" Beomgyu menatap Yeonjun penuh tanya, "Stalker ya lu?" sambungnya.

"Eh enggak, gue tadi dikasih tau nama lo sama Juyeon. Kenalin, gue Yeonjun." Yeonjun mengulurkan tangannya.

Dengan senyum yang dipaksakan, Beomgyu membalas uluran tangannya. "Beomgyu."

"Mau gue bantuin gak?" tawar Yeonjun.

"Gak usah, bentar lagi beres kok. Lo pulang aja duluan."

"Eh btw, rumah lo di daerah mana?"

"Gue daerah Yongsan-gu. Kalo lo?"

"Gue sedikit lebih jauh dari tempat lo, tapi masih satu arah. Mau pulang bareng?"

"Gak usah, gue udah bareng kamal. Kapan kapan kalo kamal gak sama gue, gue nebeng lo deh haha"

"Oke, gue pulang duluan ya. Sampe ketemu besok"

"Bye"

Beomgyu melanjutkan acara bersih bersihnya sendirian di dalam kelas, sedangkan Kamal masih di perpustakaan.

Kisah mereka dimulai.

...

Sepulang sekolah, Beomgyu membuka pintu rumahnya yang tampak cukup sepi. Ia segera berjalan menuju kamarnya yang terletak di lantai atas. Ia hanya tinggal berdua bersama ibunya, betul, ibunya adalah seorang single parent.

"Gyu, kamu sudah makan?"

Beomgyu sedikit terlonjak mendengar suara ibunya. Pikirnya rumah ini tidak ada orang karna ibunya sibuk menghabiskan waktunya dengan pekerjaan.

"Ih ibu bikin aku kaget, Beomgyu kira ibu nggak ada di rumah." ujar Beomgyu dengan nada sedikit merajuk.

Sang ibu menghela nafasnya dan mulai menutup majalahnya. Dia beranjak dari kursinya kemudian menghampiri anaknya.

"Ibu gak masuk kerja, ibu sengaja ambil cuti. Ingin menghabiskan waktu seharian di rumah dengan anak kesayangan ibu." dengan mengacak rambut Beomgyu pelan dan mencubit pipinya gemas.

Beomgyu kemudian menghambur ke dalam pelukan sang ibu. Ia memeluknya erat seperti tak ingin lepas. Mereka hampir jarang melakukan seperti ini, Beomgyu yang sibuk dengan sekolahnya dan Ibunya sibuk dengan pekerjaannya. Namun dengan begitu, tidak menjadikan mereka terlihat renggang. Setiap malam, Beomgyu selalu menceritakan apa yang ia lakukan seharian kepada ibunya.

"Mau ibu masakin apa malam ini?"

"Naengmyeon!"

"Baiklah, sekarang kamu mandi dan ganti baju. Ibu tunggu kamu di ruang makan."

Setelah selesai mandi dan berganti pakaian, Beomgyu melihat handphonenya bergetar tanda ada pesan masuk. Ia membuka kuncinya dan mendapati 1 pesan dari orang yang ia tidak kenal.

"Oalah yeonjun, dapet darimana nomor gue ya" Beomgyu menatap heran benda pipih itu, "Oh iya kan dari grup kelas tolol, gitu amat gak tau." lanjutnya.

"Ini orang perasaan ngebet banget pengen boncengin gue, emangnya muka gue muka muka tukang nebeng ya?" bertanya pada dirinya sendiri sudah pasti tau apa jawabannya. Lantas ia menyimpan kembali benda itu di atas nakas dan bersiap untuk makan malam, tidak lama kemudian HP nya berbunyi kembali.

"Astaga ini si Yeonjun mau apa lagi."

Beomgyu merasa sedikit jengkel, maka dari itu ia hanya mengecek isi pesan tersebut dari bilah pop up. Rupanya dari Kamal.

"Hadeuh si Kamal malah gak bisa masuk, besok gue numpang sama siapa dong" keluh Beomgyu. Tak lama, ia teringat seseorang yang tadi menghubungi.

"Gapapa deh, nurunin gengsi dikit hehe..."






Jika suka, tinggalkan jejak. Agar saya semakin semangat update dan tidak buntu ditengah jalan hehe

Continue Reading

You'll Also Like

173K 16.2K 49
Taehyun suka Kai Kai suka Soobin Soobin suka Yeonjun Yeonjun suka Beomgyu Beomgyu suka Taehyun Nah loh ribet banget deh Yuk diliat betapa ribetnya ki...
6.4K 701 7
. . Soobin ingin menyatakan perasaannya pada Choi Beomgyu, akan tetapi takdir membuatnya jadian dengan Huening Kai yang bahkan tidak dikenalnya sama...
76.9K 10K 20
Sejak saat itu, Yeonjun selalu ada dengan uluran tangannya untuk membantu Soobin dan Soobin selalu ada sebagai tempat Yeonjun untuk pulang. bxb choi...
Wattpad App - Unlock exclusive features