Barangkali langit terlambat sadar. Sebab, bantalku telah basah sejak semalam dan telah kering saat ia menumpahkan tangisnya di awal hari.
Atau mungkin, semesta memang inginnya begitu? Pagi yang dingin makin dingin, hatiku kian beku.
Agaknya secangkir kopi tak cukup hangat di kutub rindu. Selimut-selimut luka kian memelukku erat, sungaiku tak mengalir lagi.
6 okt 2020
- 𝙶𝚊𝚕𝚊𝚔𝚜𝚒 𝙰𝚗𝚍𝚛[𝚒]𝚖𝚎𝚍𝚊 -
