Setelah otak diuji dengan ujian semester ganjil,siswa siswi Waiji darussalam masuk kembali seperti biasa
Kring.....Kring....
Suara bel berbunyi tanda jam pelajaran pertama akan dimulai
Entah apa gerangan Rudy dan teman temannya itu tidak terlambat seperti biasanya dan duduk rapi setelah bel terdengar
Tidak ada kericuhan yang mereka perbuat setelah masuk BK karena tawuran dengan anak tetangga,Big hite high school
Hingga akhirnya bapak Yanto Gofur,guru sekaligus kepala yayasan memasuki kelas yang damai dan tentram itu
Owh iya,Bobby alias si gigi kelinci itu yang menyebabkan tawuran beberapa hari yang lalu alasannya hanya karena cewek matre yang gak tau diuntung
Ya you know lahh pasti karena cinta segitiga yang gk perlu dipermasalahkan
"Ujian semester sudah selesai,nikmati liburan kalian"ucap YAnto dengan wajah cuek entah pun pura-pura cuek I dont know
"YEAYYY...."teriak ketujuh kurcaci itu(padahal kalau disamping mereka aku yang kayak kurcaci)alias tujuh fucekboy
"alay"ucap Ruby,adiknya Rudy dengan nada julid khasnya
Terkadang siswa-siswi lain pada heran ama tuh dua kembaran bisa bisanya sifatnya beda,wajahnya pun beda menurut cewek-cewek Rudy tuh gantengnya nauzubillah tapi dimata cowok-cowok kayak songong gitu orangnya
Sedangkan dimata cowok-cowok Ruby itu bagaikan bidadari jatuh dari syurga udah cantik,wangi,paket lengkap tapi dimata cewek-cewek Ruby itu kayak netizen indonesia mulutnya dan nyinyirnya
Tanpa memperdulikan apa kata Ruby,7 fucekboy itu malah asik ngerumpi kayak emak-emak komplek
"Chan,kita nginep dirumah lo ya?"ucap Junedi bin sutopo
Tidak menjawab pertanyaan Junedi,Chan hanya menyengir saja pasalnya dia tau walaupun dia jawab tidak,tuh 6 kurcaci akan demo didepan rumahnya
Dimulai dengan aksi Rudy yang memanjat pohon tetangga Chan,Bobby yang akan menggerebeki pagar rumahnya,Yoyo yang akan mempromosikan lipbalm niveanya,Jaylani yang akan menggoda cewek-cewek yang lewat,Junedi yang memancing keributan dengan suara menggelegarnya
Dika yang selalu sedia obat sakit telinga yang sering disebabkan oleh Juned sambil meratapi kebodohan teman temannya itu dibawah pohon yang dipanjat Rudy dan berharap agar tuhan bisa menulikannya sejenak sekaligus tuan rumah diberi hidayah agar membukakan pintu rumahanya
Sepulang sekolah....
Didalam mobil mewah milik Ruby,terlihat kecangunggan karena sibuk dengan kegiatan masing-masing
"Emangnya yakin mau pergi ke pantai?"ucap Jisya memecahkan keheningan
"Apalagi gaskannnn"ucap Lilis tidak santai
Disisi lain di tempat tongkrongan Dika dan Juned
"Dik nanti di tempat Chan baperin anak orang yok"ajak Juned layaknya setan yang menyebar keburukan
"Gak,gak mau,jangan bikin gue jadi fuckboy lagi"ucap Dika sambil pergi kembali kerumahnya dan diikuti terus oleh Junedi
author:Junedi ampun deh lu udah kayak setan wae ngikut sana sini
Dika:tau nih thor titisanmu ya begini
Juned:author panutanku yakan thor?
author:astaghfirullah kalian ini solimi sekali inget loh doa orang terzolimi terkabulin
Dika:jangan minta yang buruk buruk lah thor bahaya ntar
author:YAALLAH SEMOGA YOYO JADI JODOH HAMBA
Junedi:alhamdulillah bukan gue
Back to the topic
Suasana sunyi dan sepi menyelimuti rumah mewah dua kembaran itu,Rudy dan Ruby.Owh iya semalam Bobby nginep dirumahnya tuh dua sejoli
dan bahkan si Bobby gak bisa tidur nyenyak semalaman karena si Ruby yang ngehancurin barang-barangnya karena Rudy gak mau membelikannya tas channel limited edition yang baru saja di upgrade
"Bobby!Bobby!"teriak Rudy sambil memasuki kamar tamunya yang bahkan sudah ditandai cowok gigi kelinci itu sebagai miliknya
Rudy tidak pernah mempermasalahkan hal itu,menurutnya itu wajar bila kita berteman dengan teman yang akhlakless apalagi yang modelan kayak Bobby dan Junedi
Bukan hanya Bobby,seluruh teman temannya itu punya kamar masing-masing dirumahnya dan bahkan Junedi menaruh sebagian barang-barangnya disana bahkan parahnya dia hobi maling pakaian Rudy dengan alasan dia lupa meletakannya dimana dan you know setiap alasan begitu hanya untuk baju Rudy yang mayoritas limited edition semua dan tidak berlaku hilang untuk baju Bobby yang pernah dipakainya
"Apa?pergi sekarang?"tanya Bobby yang sudah tau maksud kedatangan Rudy kekamarnya ehhh gak deng kekamar tamu keluarga Rudy
"Cepat pakai baju lo"ucap Rudy
"Ehh gue nyarikin lo pada dari lantai satu sampai lantai enam"ucap Jay kecapekan
Jaylani tidak pernah berpikir terlebih dahulu kalau sudah buru-buru masalahnya rumah Rudy kan ada liftnya ngapa pakai tangga darurat?itulah definisi kalau ada yang sulit kenapa milih yang mudah
Selesai memakai bajunya,Bobby melihat-lihat instagramnya lebih tepatnya ngestalking mantannya,Sana
"Dasar playgirl buang satu tumbuh seratus ribu cowoknya"ucap Bobby kesal
"Kenapa sih bob?"tanya Jaylani yang berada disampingnya
Tanpa aba-aba,Bobby langsung memberikan memberikan handphonenya ke Jaylani
"Jadi kepo gue"ucap Rudy sambil mendekati mereka
Di dalam mobil
"Guys coba deh liat tuh ig cewek matre"ntah darimana datangnya kejulidtan seorang lastri mungkin kebanyakan bergaul ama Ruby ni
"Mantan lo lis hahahha"ucap Ruby setelah melihat foto Juki dan Sana
"Hahaaha"ketawa Lilis pecah
"Niveanya kakakkk"ucap Jisya membaca salah satu komen yang ada dipostingan itu
"Ekhemm kayaknya gue tau tuh siapa yang komen"ucap Lastri sambil menggoda Jisya
"Jis lu yakin ama tuh pedagang nivea?yakin kan?gak nyesel kan?awas lo nyesel"ucap Ruby sinis
"Gitu-gitu pangeran sekolah loh Rub"ucap Jisya gak kalah sinis
"Cieee ada yang ngebelain ni"ucap Lastri dengan nada menggoda khasnya
Ya...kalian tau lah siapa yang dimaksud mereka siapa lagi kalau bukan Yoyo,pangeran sekolah yang jarang kelihatan batang hidungnya karena sibuk mengurus bisnis niveanya
***
"Untung kau kawan aku"batin Chan
To be continue....
Hi guys ada info ni tapi udah terletak di video atas ya
Jangan lupa vote dan komen ya
Owh iya kalau mau lihat videonya di youtube ada dan jangan lupa di like:)
KAMU SEDANG MEMBACA
7 Fucekboy
RandomMenceritakan tentang kehidupan sehari hari ketujuh kurcaci alias fucekboy yang meresahkan banyak kalangan.Berisi video beserta audionya dan teks seperti biasa tapi lebih disaranin lihat videonya saja youtube:Nasya Nasya
