Tertawa

2 0 0
                                        

Terpana, segala melihat sosokmu
Saat kau mengepal tangan dan menantang
Berteriak kencang
Mewakili tangis rekan dibawah sayap gagahmu

Tak kenal sakit kau mematahkan besi
Tak kenal takut kau merobohkan pijakan sendiri
Semua demi kami
Pengais beras dari tangan-tangan petinggi yang tertawa tiap hari

Kami meringkuk tak mengerti
Atas nama investasi
Kota ini bukan milik bersama lagi
Dan para tetinggi tertawa dengan keras karena ini

Selagi kawanmu menangis dan menepi
Kau gagah berdiri hingga pagi mengulang

Dan pagi berikutnya lagi
Kau lenyap
Tak tinggalkan bau dan jejak
Dan para tetinggi tertawa lebih keras lagi

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 18, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

TertawaWhere stories live. Discover now