...

11 0 0
                                        

" letakan ini di sebuah tempat yang tidak bisa di jangkau," ucap seorng wanita paru bayah pada laki-laki remaja, ia memberikan benda berbentuk wajah. Ya itu topeng, topeng hitam yang menakutkan.

Bentuknya memang elegan namun jangan pernah memakainya, maka nyawa taruhanya.

"Baik saya akan menjaga ini" tegas sang laki laki itu.

Ia berjalan menjauh di tempat terpencil itu, dengan sebuah topeng hitam di tangan nya. Menatap topeng itu, "apa sekarng semuanya telah selesai?.. aku rasa... Tidak." Gumamnya

Berjalan menggunakan mobil , dan berhenti di sebuah rumah sederhana di dekat pedesaan, tak ad orng hanya sebuah kebun dan pepohonan. Bisa dibilang rumah itu di tengah hutan dan hampir tak tersentuh.

Namun dilihat hanya dirinya yang merawatnya, ia masuk ke dalam rumah menaiki satu persatu tangga, membuka ruang an yang sedikit kotor, menuju meja dan meletakkan topeng itu diatas nya menatap benda antik itu , ia tersenyum simpul

"Aku harap takkan ada korban lagi setelah ini, kau sudah memakan banyak nyawa di sekitar sini. Jangan pernah kembali..." Ia terdiam sejenak, merubah ekspresinya menjadi datar "tapi kau tak kan kembali jika ada yg memakai toping ini, aku akan berusaha untuk takkan ad yang menggunakan mu lagi." Ujarnya tegas

Mengambil kotak kaca dan membukanya, meletakan topeng itu di sana , menguncinya setelah itu ia menyimpan kotak itu di ruang rahasia.

Melihat jam yang bertengger di tanganya, hari suda makin malam ia harus segera pulang. Keluar dengan sedikit tergesa, mengkunci pintu rumah itu dan keluar dari gerbang, menatap bangunan tua, "huh... Hari yang melelahkan.."tersenyum simpul dan kembali ke rumah








Hai pembaca ku yang setia aku kembali dengan cerita baru dan nuansa baru, entah kenapa ping pengen yng genre horor, ini cuman permulaan ya setelah book mafia selesai ping lanjutin yang ini

Iloveyou all








꧁BLACK MASK꧂Histórias para pegar e não largar. Descubra agora