PROLOG

71 7 1
                                        


Lee Taeyong [20]

Lee Taeyong [20]

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Jung Jaehyun [32]

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Jung Jaehyun [32]

Jung Jaehyun [32]

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

                                            ***TAEYONG menyusuri jalan dengan senyum diwajahnya, ntahlah ia hanya merasa bahwa hari ini adalah harinya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

                                            ***
TAEYONG menyusuri jalan dengan senyum diwajahnya, ntahlah ia hanya merasa bahwa hari ini adalah harinya.

Ting!

Suara notifikasi ponsel berhasil menghentikan langkahnya. Taeyong bukan tipe orang yang memiliki banyak teman, meskipun pengikut instagramnya berhasil mendapat huruf K diakhir.

Chittaporn
Apa kau sibuk? Aku ingin mengenalkan seseorang yg bisa membantumu.
Balas pesanku dengan cepat!
Chittaporn send location.

Taeyong menghela nafas lelah, padahal baru saja ia berpikir kalau hari ini adalah harinya. Sibinal itu pasti mau mengerjainya lagi dengan mengenalkannya kepada om om mesum berperut bulat dengan tas gucci yang melingkar diperut mereka. Typical sugar daddy.

Taeyong menghentikan taksi dan menuju alamat yang ten kirimkan. Ia tidak peduli dengan apa ia harus membayar taksi ini. Toh ten selalu bersama dengan kekasih kaya raya nya itu. Tiga lembar kertas merah tidak akan sulit baginya, bukan?

***

Sesampainya disana ten bergegas menarik taeyong dan dengan brutalnya ia mendudukan taeyong dikursi tepat didepan pria as—

sexy.

Mata bulatnya semakin terbuka ketika bertubrukan langsung dengan mata elang itu. Sungguh, ia dibuat jatuh hanya dengan tatapan tajam dan wajah yang terlihat dingin namun menggairahkan disaat yang bersamaan. Dia sungguhan manusia?

"Nah kenalkan ini jaehyun, rekan bisnis kekasihku." Taeyong mendelik saat ten menekan kata kekasihku. Memangnya siapa juga yang mau merebut kekasihnya? Seperti tidak ada burung lain yang mau masuk kesarangnya saja.

"Taeyong?"

damn.

Suara berat dan serak itu menyapa indra pendengarannya. Ia tidak tau motif apa yang ten rencanakan tapi jika pria itu tidak mau menyimpannya maka taeyong sendiri yang akan menyerahkan diri!

"Mengobrol lah kalian, aku akan naik kekamar bersama johnny. Kutunggu kabar baiknya, cutie." Ten melenggang pergi begitu saja meninggalkan taeyong dan jaehyun yang sedang dalam mode 'awkward' saat ini.

Ah, bukan taeyong dan jaehyun. Ini hanya taeyong. Karna jaehyun bahkan dengan santainya terus memandangi taeyong seakan menelanjangi bocah mungil itu.

"Kau membutuhkan uang?"

Tanpa ragu lelaki manis itu mengangguk dengan cepat. Jaehyun menyeringai melihat tindakan spontan dari orang dihadapannya. Menggemaskan.

"Berapa banyak yang harus aku keluarkan agar kau bersedia menjadi, yah kau tau apa yang sedang kukatakan bukan?"

"Tidak dibayarpun aku tidak masalah." Kaget dengan perkataannya sendiri taeyong lantas menutup mulutnya. Bodoh. Ia malu setengah mampus! Mau ditaruh mana muka polos dan lugunya setelah ini.

Jaehyun terkekeh pelan mendengar ucapan taeyong, ide jahil terlintas dikepalanya. Sedangkan taeyong masih terpaku dengan dua titik cacat yang sempat muncul ketika lelaki itu tertawa. Ia—sedikit menyukainya. Jaehyun mendekatkan wajahnya dan berbisik pelan tepat didepan bibir sang submissive.

"Talk dirty to me."

Tbc

LOWKEYStories to obsess over. Discover now