Memilih Jalan Tuhan

42 5 1
                                        

Setiap pengalaman hidup yang kita lewatin pasti memiliki konsekuensinya yang tidak mudah. Meskipun demikian, yang benar harus terus diperjuangkan. Kita gak bisa diam saja dan ikut arus. Contoh dalam hidup nyata "Kalau semua orang di sekitar kita korupsi, apakah kita harus ikut korupsi? Kalau semua orang di sekitar kita tidak tertib, apakah kita harus ikut tidak tertib?"

Seharusnya jawabannya tidak. Sayang, banyak dari kita justru lalu melakukan hal yang sama. Ini karena kita takut, tidak punya keberanian untuk memilih jalan Tuhan.

Kita tidak punya keberanian untuk memilih yang benar. Kita tidak berani berkonflik. Kita cari aman. Kita cari damai, tetapi sayang,  damai seperti itu adalah damai yang palsu.

Memperjuangkan kebenaran memang hendaknya dilakukan dengan cara yang santun, tidak dengan agresif dan menyerang orang lain. Ketidakenakan dan kesulitan pasti akan kita hadapi kalau kita memilih yang benar. Ingat, justru karena memilih yang benar membawa keselamatan bagi manusia.   Yesus memilih itu, meskipun untuk sementara raga-Nya dihancurkan oleh kekuatan jahat.

Tuhan...
Mampukan kami untuk bisa sungguh memilih dan memperjuangkan yang benar.
Tuhan...
Bentuklah pribadi kami menjadi pemberani dalam membela kebenaran, bukan menjadi penakut yang lari dari kebenaran.

Sekian dari refleksi hari ini, semoga menginspirasi 😇 Salam saya, gomes seorang mahasiswi yang sedang refleksi untuk menentukan jalan hidup selanjutnya 🙏

Refleksi TuhanWhere stories live. Discover now