KACAU; mungkin hanya kata itu yang mampu mendeskripsikan keadaan di ruangan itu sekarang. Sirine alarm tanda bahaya berbunyi bersahutan. Tangisan serta isakan beberapa anak kecil menambah keributan. Dua orang pemuda berpakaian putih sibuk meraih beberapa barang yang bisa diselamatkan.
"Bagaimana dengan anak-anak itu?!"tanya salah seorang dari mereka bingung.
"Biarkan saja, lagipula mereka sudah tidak berguna."jawabnya acuh, masih fokus dengan beberapa berkas yang harus dia selamatkan. "Ayo pergi!"ajaknya, menarik pemuda lainnya untuk kabur dari sana. Tak peduli dengan beberapa anak yang masih terjebak dalam kobaran api yang semakin membesar.
"Hyung~" anak laki-laki yang sedang mendekap anak kecil dalam dekapannya langsung menoleh. "Hiks, paman-paman itu meninggalkan kita."katanya dengan tangis yang tak henti-hentinya mengalir.
"Tidak apa-apa Hyuck-ie, kita pasti selamat."ujarnya menenangkan yang lebih kecil. Anak kecil itu semakin mengeratkan pelukannya pada sang kakak. Minhyung, sebagai saudara tertua diantara keenam anak itu hanya bisa memeluk adik-adiknya sembari berharap jika bantuan akan segera datang. Minhyung menuntun adik-adiknya menuju pintu darurat. "Injun, jaga Lele dan adik-adikmu. Hyung bisa percaya padamu kan?"
Anak yang dipanggil Injun hanya mengangguk. Dia masih terlalu kecil untuk memahami situasi yang menimpanya. Yang hanya dia tahu, mereka dalam bahaya dan dia harus menuruti kata Minhyung.
Dilain sisi seorang bayi menangis dengan kerasnya seakan sadar jika api di sekitarnya semakin membesar. Minhyung yang mendengarnya pun semakin dibuat panik. Ia melupakan adiknya yang lain. "Injun-ie jaga adik-adikmu, berteriaklah minta tolong. Hyung akan segera kembali."katanya sembari menyerahkan balita yang sejak tadi di dekapnya.
"Hyung~ jangan pergi..."cegah Injun.
"Hyung akan kembali."
"Minhyung-ie hyung!"panggil mereka berteriak, mencegah Minhyung yang semakin masuk ke dalam kobaran api menyelamatkan seorang bayi— yang bernama Jiji. Tapi terlambat, Minhyung sudah masuk ke dalam kobaran api mencari-cari Jiji yang semakin menangis. Dan akhirnya, Minhyung menemukannya. Bayi yang berumur 1 tahun lebih itu menangis meronta-ronta di dalam box bayi.
"Kapten! Disini ada anak-anak."teriak seseorang membuat Injun dan Nono terkejut dan semakin berteriak menggedor-gedor pintu yang tertutup itu. Balita yang ada di dalam dekapannya Nana menangis.
"Anak-anak mundurlah." Setelah dobrakan ketiga akhirnya pintu itu terbuka, menampilkan beberapa pemadam kebakaran berpakaian lengkap langsung berlari menyelamatkan mereka. Semua anak-anak dibawa keluar, kecuali Injun yang masih merengek menunjuk-nunjuk kobaran api yang semakin membesar di dalam ruangan itu.
"Se-selamatkan hyungku, hiks..."isaknya. "Dia ma-sih di dalam, hiks... bersama adikku."lanjutnya masih dengan nada sesegukan akibat tangisnya yang tak berhenti. Donghae yang mengerti kemudian menyerahkan Injun ke gendongan Minseok, menyuruh Minseok agar membawa anak-anak itu pergi keluar dan menenangkannya sedangkan dia akan menyelamatkan Minhyung.
Disisi lain Minhyung masih meringkuk memeluk bayi dalam dekapannya. Bayi itu masih menangis sampai nafasnya tak beraturan, bayi itu sesak. Sepertinya bayi itu menghirup asap yang semakin menebal. Minhyung berusaha untuk keluar, tapi beberapa perabotan terbakar terjatuh hampir menimpa mereka.
Minhyung rasanya sudah sangat sesak karena asap mengepul yang tak kunjung menipis. Jiji semakin menangis digendongan Minhyung. Kepalanya pusing, dekapannya pada Jisung semakin kendor.
Matanya tertuju pada satu titik, dibalik kobaran api. Tangan Minhyung terangkat seperti meraih sesuatu. Mata lainnya yang penuh air mata menatapnya sama sendunya dari balik kobaran api. Raut wajah takutnya bahkan sama seperti yang dirasakan Minhyung dan Jiji.
'Kumohon jangan sekarang.'
Kesadaran Minhyung perlahan direnggut, hingga akhirnya semua penglihatannya gelap. Bocah 8 tahun itu terkapar di lantai, dengan seorang bayi yang masih menangis di dalam dekapannya.
* * *
—»tbc.
Revisi: 13 Oktober 2021
YOU ARE READING
[01.] RESONANCE Ft. NCT 2020 ✔
Fanfiction[END] [FIRST BOOK SERIES OF RESONANCE NCT 2020's PROJECT] Semuanya berawal dari hilangnya Mark Lee. Membuat adiknya, Jisung Lee bertekad harus menemukan kakaknya yang menghilang secara misterius. Dimulai dari Jisung yang pindah ke sekolah barunya de...
![[01.] RESONANCE Ft. NCT 2020 ✔](https://img.wattpad.com/cover/242713722-64-k797062.jpg)