chapter 1[flash back]

2 0 0
                                        

Gavin datang kesekolah memakai hodie  menyembunyikan baju khas sekolah nya dan memakai topi hoodie nya seperti siswa yang dingin?ada apa ini?

Zara pun seperti biasa tersenyum tulus kepada gavin tapi kenapa zara merasa seperti ada yang berubah dari gavin tapi zara tak menanya kan apa pun mungkin gavin memang sedang ada masalah?atau apapun itu pasti gavin sangat tak percaya diri sudah lah tidak usah berfikir berlebihan.

"Gavin!!"
Zara mencubiti pipi gavin yang lembut untuk membuat gavin tertawa akan tingkah nya tapi nihil gavin hanya tersenyum paksa seakan memang banyak masalah yang ia lewati

"Ke,kelas yok ada yang mau gw kasih sama lo"
Zara mnarik tangan gavin dan ya gavin hanya menurut kepada kurcaci nya itu zara memang pendek tapi dia tak kalah tinggi juga dari teman nya yaaa lebih tepat nya zara tinggi namun gavin yang lbih tinggi

Dikelas zara menaruh tas gavin di samping tas nya ya memang mereka sebangku dan zara pun mengambil barang dari tas nya,apa itu?gavin jadi penasaran kotak nya seperti ukuran kotak sepatu tapi kenapa zara menghadiahhinya kan ulang tahunya sudah lewat?

"Nih,buka ya gavin gw abis ikut abang gw kemaren ke tempat temen nya yang jualan sepatu nya baaaaanyaakk banget,jadi gw inget kalo lo pengen banget sepatu ini jadi gw beli deh "
Jlas nya panjang lebar memang kucaci gavin ini memang cerewet apa saja yang dia lakukan pasti di ceritakanya pada gavin

Gavin membuka kotak nya,dan gavin ternganga melihat isi kotak itu,itu memang sepatu impian nya yang ia ceritakan pada zara gavin tersenyum hangat pada zara dan memeluk kucinya yang imut itu sungguh zara saat itu sangat imut dan manja membuat gavin ingin terbang dan berteriak sekencang kencangnya

"Makaci kucaci nya gavin"

"Sama sama jerapah nya zara"
Kekeh zara dan gavin yang hanya bisa menahan tawanya sungguh memang zara sangat mampu membuat gavin tersenyum dan tertawa lagi setelah masalah yang ia lalui semalam

Flashback

Gavin masuk ke rumah ny dan langsung melihat pemandangan yang menyeram kan kenapa ayah nya begitu tega melempar botol kaca kepada ibunya kenapa?

"Mama!!!"
Gavin mendorong bryan ayah nya menjauh dari ibunya yang sudah berlumur darah

"Lo kenapa sih ganggu nyokap gw terus mau lo apa bangsat hah?!!"
Gavin mengeluarkan semua amarah nya saat itu hingga dia lupa kondisi ibunya

"ANAK KURANGA AJAR KAMU GAVIN"
Bryan menampar gavin,gavin langsung menatap bryan tajam seperti ingin membunuh

"Gw bukan anak lo!!"
Gavin mendorong kuat bryan hingga fas bunga nya pecah berkeping keping

Gavin menghampiri ibunda nya kembali saat merasa orang itu sudah musnah gavin menggendong ibunya lalu pergi meninggal kan ayah nya sendiri an yang berlumur darah

Flash back of

Gavin masih kepikiran ibunda nya yang tengah keritis kekurangan darah yang banyak akibat semalam sungguh tega sekali ayah nya kemarin apa ayah nya tidak mempunyai hati nurani sedikit pun.

"Gavin nanti ada waktu nggak?"
Tanya zara mengayunkan tangan gavin

"Emangnya kenapa?"

"Enggak papa,mau jalan jalan aja bosen di rumah terus"
Kembali mengayunkan tangan gavin dan memberi wajah imut kepada gavin sungguh siapapun tidak ada yang akan tega tidak menuruti permintaan nya

Gavin mengangguk bertanda iya dan zara melomcat loncat girang gavin kembali terkekeh akan tingkah zara ya ampun kurcaci nya gavin imut banget gavin terkekeh kecil

Triingg!!

Semua siswa/i berlarian memasuki kelas masing masing yang pertanda kelas akan di mulai sebentar lagi

Tak lama buk evalien masuk ke kelas mereka kelas menjadi sunyi tak ada siapa pun yang berbicara karena buk evalien memang galak terkenal sangat galak nya

"Ketua kelas ambil satu persatu tugas kemarin"
semua murid melotot kecuali gavin zara dan ada 6 lain nya yang paling rajin di kelas

"Duh gw lupa lagi hadueh"

"Gw ketinggalan buku nya"

"Gw di rusakin ade gw bukunya"

Zara memutar bola mata malas sungguh hampir setiap pengumpulan tugas rumah mereka berkata sepeti itu

****
Di kantin zara dan gavin ya mereka selalu berdua seperti anak kembar banyak kemiripan antara mereka zara jarang bermain dengan sesama jenis nya baginya gavin lebih asik yaw dia lebih suka bermain bersama lawan jenis nya di banding desamanya.

Gavin dan zara bertukar cerita yang penuh dengan keceriaan sungguh zara adalah yang terbaik untuk gavin zara juga mengetahui konflik rumah tangga orang tua nya gavin yang tidak baik,hingga selepas pulang mereka akan kerumah sakit bersama melihat ibunda gavin.

***
Zara mencium punggung tangan ibunda gavin dan begitupun gavin serly ibunda gavin tersenyum tulus kepada mereka

Di lanjutkan zara yang menaruh buah buahan sehat untuk serly gavin tersenyum kikuk kapan lagaknya perempuan di sebelah nya ini membeli semua itu?padahal tadi ia tak membawa apapun

"Maaf mama jadi ngetepotin"

Yaps layak nya anak serly menganggap zara karena hubungan zara dan gavin yang sangat dekat dan zara yang sering bermain ke rumah gavin sungguh serly sangat senang berada di dekat zara perempuan cantik dan dermawan itu.

Mereka bertukar cerita dan tawa tak terasa hari sudah mulai gelap sudah tiga jam mereka berada di rumah sakit menemani serly "ci udah malem" gavin membuka suara karena sedari tadi ia hanya diam melihat ibunda dan zara yang asik berbincang yang gavin tak mengerti,biasalah perempuan.

"Iya jerapah!dasar tiang listrik!huh wleee"
Zara mengeluarkan lidah nya mengejek sedangkan yang di ejek malah tertawa kecil

"Ada ada aja kalian ini"
Serly terkekeh kecil

Zara menahan malu karena ia lupa jika ada serly di sini ya ampun rasanya zara ingin menghilang disini siapapun tolobg zaraaa!! zara hanya bisa tersenyum kikuk serly dan gavin terkekeh bersama

"Yaudah zara pulang gih nanti di cariin bunda mu lagi"
Serly masih terkekeh kecil

"Iya mah,assalamualaikum"
Zara mencium punggung tangan serly di lanjutkan gavin yang masih tersenyum smirk "mama jangan lupa minum obat yaa istirahat juga!assalamualaikum"pekik gavin sambil menutup pintu kamar serly

"Waaalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh"serly masih terkekeh akan tingkah mereka berdua

Zara dan gavin sampai di mall kata zara ia ingin berbelanja sedikit karena cemilan untuk nonton drakor nya habis gavin hanya bisa mengekori zara yang asik memasukkan cemilan ke keranjang yang zara suruh gavin untuk memegangnya.

Gavin tak sengaja menumbur zara yang seketika berhenti berjalan "hhfftt...." keluh gavin

"Gavin,kita main truue or dear yook"
Senyum zara terlukis di wajahnya sambil menunjuk kan Mie Samyang zara menaikkan turun kan alisnya

"Takut siapa"
Mereka tertawa bersama hingga orang orang melihat mereka dan ikut tertawa
Entahlah itu sangat lucu


Hayy....

Semoga ceritanya banyak yang suka yaa jangan lupa folow akun wattpad aku ya dan jangan lupa vote and comen biar tambah semangat^-^

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 25, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Friends ZoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang