📖
Aku bukan orang yang mampu mengakhiri masalah dengan biasa saja. Jika aku bisa menangis atau berteriak, membanting barang atau memaki. Aku akan melakukan itu. Aku tidak ingin bersikap sok egois menentang perasaanku untuk pura-pura terlihat dewasa. Sampai kapan aku harus menekan emosiku?!
Kumohon biarkan aku berteriak sekali saja dalam hidup. Suara mereka bahkan jauh lebih ramai menenggelamkan rintihanku. Tapi mengapa selalu aku yang paling disalahkan ?!
*****
YOU ARE READING
Banana
RandomSejenak ingin terucap, terlahir menjadi sebaris kata. Namun mampuku baru sebatas menjadikannya isyarat dalam rangkaian tanya. Nyalinya belum terbeli, dalam wujud suara. Aku hanya bisa membisu sambil menyungging sebuah luka.
