Apakah kalian pernah mendengar cerita hantu? Pasti pernah bukan. Tapi, cerita apa saja yang kalian pernah dengar, cerita pocong, kuntilanak, tuyul, genderuwo? Itu semua hanyalah sebagian kecil dari banyaknya cerita-cerita yang mungkin kalian belum pernah dengar. Kali ini saya akan menceritakan kepada kalian kisah yang jarang diceritakan, yaitu kisah "Anak Sima".
DISCLAIMER: CERITA INI HANYALAH CERITA FIKSI YANG TIDAK BENAR ADANYA. SAYA TIDAK MENYARANKAN PEMBACA UNTUK MEMPERCAYAINYA
Cerita dimulai dari sepasang kekasih yang menjalin hubungan terlarang dan melahirkan seorang anak. Karena malu, pasangan tersebut membuang anaknya ke hutan. Anak itu mereka tinggal tanpa diberi makanan, minuman, bahkan pakaian. Karena anak itu baru saja lahir, anak itu belum bisa melakukan apa-apa. Dia hanya bisa menangis sekencang-kencangnya, berharap ada seseorang yang mendengar dan menolongnya. Sudah berhari-hari ia menangis, tapi masih tidak ada orang yang menolongnya. Suatu ketika, ada sesosok siluman yang bernama 'Takau' yang kebetulan sedang kelaparan dan mendengar tangisan anak itu. Sedikit cerita, Takau adalah siluman yang paling kuat di sana. Karena mendengar tangisan yang kencang, takau pun menghampiri asal suara tangisan itu. Sesampainya di sumber tangisan itu, Takau melihat bahwa sumber dari tangisan kencang itu adalah seorang bayi yang keadaannya memprihatinkan. Karena kelaparan, Takau pun berniat untuk memakan bayi tersebut, namun sesaat setelah Takau memegang bayi tersebut, tangisan bayi itu berhenti seketika. Takau pun kaget dan tersentuh, karena itu, Takau memutuskan untuk tidak memakannya dan menjadikannya sebagai anaknya, dan mewarisi sebagian dari kekuatannya. Karena dibesarkan oleh siluman Takau, Anak Sima pun memiliki ilmu ghaib. Setiap hari Anak Sima diberi makan jantung manusia oleh Takau. Karena itu, Anak Sima selalu menginginkan jantung manusia untuk dia makan. Walaupun sudah cukup lama diasuh oleh Takau, tapi anehnya Anak Sima tidak bertumbuh besar dan terus menjadi sesosok bayi.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Ada suatu cerita tentang nenek-nenek yang sedang mencari kayu bakar di hutan. Tapi anehnya, ia mendengar suara tangisan bayi yang entah dari mana asalnya. Setelah ditelusuri, nenek itu akhirnya menemukan sumber suara tangisan itu. Nenek itu melihat sesosok bayi yang keadannya memprihatinkan. Awalnya nenek itu takut dan tidak mau membawa bayi tersebut, namun hati nenek itu luluh sesaat ketika Anak Sima mengatakan "umma" Yang artinya adalah "ibu". Akhirnya, nenek itu pun membawa Anak Sima di punggungnya. Setelah cukup lama berjalan dengan menggendong Anak Sima di punggungnya, nenek itu merasa punggungnya berat dan perih. Saat nenek itu melihat ke belakang untuk mengecek kenapa ia merasa begitu, nenek itu sangat terkejut karena ia melihat bahwa Anak Sima sedang memakan daging punggungnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Sedikit demi sedikit daging punggung nenek itu dimakan oleh Anak Sima hingga akhirnya membuat luang di punggung nenek itu. Setelah berhasil membuat lubang tersebut, Anak Sima langsung menarik paksa jantung nenek itu dan memakannya. Nenek itu pun jatuh dan meninggal seketika di tempat itu. Sementara itu, Anak Sima menikmati makanan kesukaannya, yaitu jantung manusia.