Tok…Tok…Tokk….
“Hyunjin kamu ada di dalam ?” seorang wanita berdaster merah mengetuk kamar hyunjin dengan tergesa.
Krieetttt
Dari kamar dengan pintu bercat putih itu, keluar lah gadis remaja dengan paras cantik, berkulit putih, dengan mata yang indah menyapa ibu berdaster merah alias ibu kos, jangan lupa senyum manis dan dua lesung pipi menambah menawan gadis tersebut.
“Maaf bu tadi hyunjin lagi dikamar mandi, ada apa ya bu?” hyunjin nama gadis tersebut menayakan maksud kedatangan ibu kosnya ke kamarnya.
Perasaan hyunjin udah gak enak sedari ibu kos mengetok pintu. Sebenernya dia udah ngintip dari balik jendela ketika ibu kos mengetuk pintunya, cuma dia lagi nyiapin hati dan diri takutnya ibu kos minta uang kos hyunjin yang udah nunggak selama 3 bulan.
Hyunjin seorang gadis yatim piatu, jadi untuk membiayai kuliah dan kehidupannya sehari hari harus kerja part time.
"Hyunjin kamu tahu sekarang tanggal berapa kan? Jadi ibu kesini minta uang kos yang udah 3 bulan belum kamu bayar juga" dengan nada kesal ibu kos tersebut meminta hyunjin membayar uang kos.
Benar feeling hyunjin udah gak enak dan ternyata dugaannya tidak meleset.
"Aduh buk maaf ya, hyunjin belum dapet gaji dari tempat kerja hyunjin" hyunjin menampakan wajah memelas ke ibu kos agar diberi keringanan, namun sepertinya semua sia sia
"Nah kalo gitu sekarang beresin semua barang kamu, karena udah ada yang akan menempati, dari pada saya nunggu kamu, kerja aja serabutan, pake kuliah segala, kalo gak punya uang gak usah berlagak kamu"
"Ibu masak ibu tega ngusir hyunjin bu, hyunjin mohon bu 1 minggu lagi bakal hyunjin bayar"
"Ah udah males saya denger, pokoknya hari ini kamu harus udah angkat kaki dari kamar inu, saya gak mau tau" ibu kos berlalu meninggalkan hyunjin yang sedang merana
" Ibu kos satu itu ya, yaampun sekarang aku harus nyari kos kemana lagi, dasar ibu ibu mata duitan, gak kasian apa sama aku, hehhh"
Hwang hyunjin, gadis yang baru saja diusir dari kosannya oleh ibu kos berdaster merah, dia mahasiswa jurusan pendidikan dasar di univeristas negeri, dia hidup sebatangkara karena kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan ketika pergi berlibur.
Dengan kehidupan yang cukup menyedihkan, hyunjin selalu belajar bersyukur dan berusaha untuk tidak mengeluh.
Setelah selesai mengemas barang yang akan ia bawa, dengan berat hati akhirnya hyunjin pergi meninggalkan kos tepat ia berteduh selama 2 tahun ini. Dengan berat hati hyunjin menyeret dua kopernya meninggalkan tempat kos tersebut.
*****
Sudah dua jam lamanya hyunjin berjalan mencari kos yang mau menampungnya namun belum dapat karena harga yang tidak sesuai dengan keuangannya :(
Akhirnya ia istirahat di dekat halte.
"Ya ampun bunda, hyunjin mesti kemana sekarang, huhuhu gak lucu kalo hyunjin bobok di halte" setengah frustasi hyunjin menendang tempat sampah disebelah ia duduk.
Bruaakkkkk bruaakkk bruakkk
"Huaaaaa bundaaa hyunjin masa ngegembel"
Tiba tiba ada selebaran kertas terbang dan terjatuh di depan hyunjin. Hyunjin penasaran dan mengambil selebaran tersebut dan terkejut.
Selebaran tersebut berisi alamat kos dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau.
"Yang bener ini, wah alamatnya deket sama kampus aku lagi, duh bunda makasi dah bantu hyunin" segera hyunjin bergeas mencari alamat tersebut. Setelah 20 menit berputar mencari alamat tersebut akhirnya ia menemukan alamat tersebut.
"Wah bener kan alamatnya ini, gila ini kos kosan apa istana, ya Tuhan ini sih keterlaluan yang nyewain terlalu kaya apa gimana sih"
hyunjin menganga melihat bangunan tinggi nan kokoh ada di depannya. Hyunjin pun mengetuk pintu rumah tersebut.
Tok..tok...tok..tok
"Halloooooo, permisi" dengan keras hyunjin berteriak agar orang dalam rumah mendengar, maklum rumah gedong oy
Tok...tokkk..tokkk
Tokkk....tok....tokk
Dengan brutal hyunjin mengetok pintu tersebut
"Ini emang gak ada orang atau aku salah alamat sih"
Ckleekkkk ..
Eehh ternyata ketika hyujin menoleh terlihat lelaki tinggi dengan wajah dingin membuka pintu rumah tersebut.
"Hmmm h-haii a-ku, eh maksduku apa bener disini kos kosan yang di maksud sama selebaran in?" Hyunjin gugup karena tatapam datar lelaki tersebut dan menyerahkan selebaran yang ia dapat tadi.
"Iya" singkat, sangat singkat jawaban lelaki tersebut membuat hyunjin semakin gugup
"Ekhm kalo gitu apa masih ada kamar kosong?
"Ada" nih kan bikin hyunjin lama lama makin kesel sama lelaki di depannya
"Kalau begitu saya boleh masuk? Oh ya sebelumnya perkenalkan nama saya Hwang Hyunjin, bisa dipanggin Hyunjin, salam kenal" hyunjin mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan lelaki di depannya.
"Johnny, salam kenal juga, silahkan masuk" tanpa membalas uluran tangan hyunjin johnny meminta hyunjin masuk ke rumah tersebut
'ini manusia bikin kesel, dia sakit gigi apa gimana sih huh bikin hyunjin kesel aja deh' :(
Ketika memasuki rumah hyunjin tidak bisa untuk tidak menganga melihat interior rumah yang bagaikan istana tapi dengan gaya modern. Johnny menuntun hyunjin untuk ke ruang tamu, sampai ruang tamu alangkah terkejutnya hyunjin, disana sudah ada sepuluh laki laki dengan paras rupawan seperti sedang menunggunya.
'ini aku disurga ya, mereka bening amat yaampun' :(
"Hyunjin, mereka semua yang tinggal di rumah ini, jadi kamu akan menjadi satu satunya wanita yang tinggal disini" johnny menjelaskan kepada hyunjin
Hyunjin meneguk ludahnya dengan susah payah
"H-hai a-aku h-hyunjin, hwang hyunjin, salam kenal semua" hyunjin membungkuk sembilan puluh derajat, sumpah ia merasa aura tidak enak ketika melihat semua laki laki yang ada disini, tapi kalo dia gak ngekos disini, dimana lagi ia akan tinggal, kos ini saja yang sesuai dengan keuangannya :( tapi dia gak sanggup tinggal sama 11 cowok yang dingin seperti mereka, hyunjin kudu ottokeh 😭
"Nah hyunjin aku akan memperkenalkan mereka, di sofa sebelah kanan ada jeno, jaehyun, lino, felix dan yuta, sedangkan di sofa sebelah kiri ada taeyong, jaemin, jisung, mark dan seungmin" jelas johnny memperkenalkan penghuni kos yang akan menjadi tempat tinggalnya.
"Disini aku yang tertua, rumah ini ada dua lantai, lantai satu ada 6 kamar, dapur, ruang tamu, meja makan, perpustakan dan gym room, lantai dua ada 6 kamar, ruang keluarga, game room, dan bioskop mini. Dihalaman belakang ada kolam renang, setiap kamar mendapat fasilitas kamar mandi, ranjang, lemari, meja belajar, AC, dan semua yang kau perlukan, ada pertanyan?" Hyunjin bingung dengan yang diucapkan johnny
"Ekhm lalu aku dikamar mana?"
"Lantai 2 sebelah kiri kamar jaehyun dan kanan kamar lino"
Yatuhan ini hyunjin berasa gimana gitu rumah segede gini dengan fasilitas lengkap dan dia akan tinggal disini
"Hehehe oke deh kak john makasi yaa, boleh anterin hyunjin naik gak, takutnya hyunjin nyasar"
"Oke aku akan mengantarmu, dan kalian berhenti memperlihatkan wajah menyebalkan itu, jangan membuat penghuni baru kita takut"
"Hehehehe iya maaf kak aduh, hallo neng hyunjin mani" - jaemin lelaki fakboi sejati
"Halo jaemin, salam kenal ya" hyunjin senyum menampilkan dua lubang cacat di pipinya membuat semua lelaki terpesona memandangnya
"Eh ada lesung pipinya, sama dong denganku, jangan jangan kita johoh" - jaehyun lelaki kardus 2020
"Sudah sudah, aku akan mengantar hyunjin ke kamar dulu, dan kalian kerjakan tugas kalian.
******
Selamat membaca😊😊
YOU ARE READING
Sweet Pretty Liar (Hyunjin GS)
RomanceHyunjin yang diusir dari kosnya menemukan tempat kos baru yang di dalamnya ada 11 lelaki tampan. Rahasia demi rahasia mulai terungkap ketika Hyunjin memasuki rumah tersebut. Hwang Hyunjin (SKZ) (GS) Jung Jaehyun (NCT) Lee Minho (SKZ) Lee Felix (SKZ)...
