Sirna. Pergi. Hilang. Tak kembali.
Dulu kala berbagi cerita penuh kesenangan adalah kebiasaan sehari-hari
Bertukar senyum dan saling mencuri pandangan dalam sebuah kebahagiaan
Selalu bersama dalam urusan hati, dan berjanji tidak akan menghianati.
Semua berjalan dengan semestinya, hari hari yang ceria selalu menyertai cinta kita.
Mungkin rasa ini sudah saatnya bisa ditingkatkan untuk lebih mendalam.
Dengan sebuah janji dan harapan yang diungkapkan antara kita, tidak saling main rahasia.
Namun semua berpaling begitu saja karena keadaan hati tidak seiras dengan harapan kita dulu kala.
Mungkin aku sia sia mengorbankan perasaan yang penuh demi kamu yang selalu mengeluh, tapi aku sayang.
Semua janji dan harapan pun terbakar penuh kecewa, akibat tidak saling percaya.
Tuhan menguji untuk agar mendapat cinta yang pantas untuk dinikmati
Skenario-Nya lebih kuasa untuk memberi keajaiban kepada siapa yang taat.
Cinta tidak bertahan mungkin karena tidak bertuhan
Cinta tidak dewasa mungkin karena tidak leluasa untuk bermanja manja dengan sang Maha Kuasa.
Mungkin itu yang kurasa.
