Rassie Scorpio Denanta dan Sabita Reno Deandra, sepasang sejoli yang sudah lama memendam rasa yang sama, namun enggan untuk mengungkapkan rasa. Jauh di relung hati, mereka ingin hubungannya lebih dari sebatas teman, namun apalah, semesta seolah tak mengijinkan mereka lebih dari itu.
Mereka tahu, setiap hari, rasa yang ada semakin bertambah. Hingga akhirnya, mereka memaksa semesta untuk merestui hubungan mereka.
Mereka berpacaran, tepat satu bulan yang lalu mereka resmi mengubah status dari teman menjadi sepasang kekasih.
Awal yang indah bagi Rassie, berbalik dengan awal milik Devanda.
Aphrodite Putri Devanda, mati matian mendekati satelit hilang arah, Jovian Putra Oberon. Satelit Uranus yang tak pernah barang sedetik melirik Dewi Cinta. Ia terus fokus memerhatikan jalannya, walau ia tahu, jalannya akan selalu lurus tanpa halangan.
Devanda yang gigh memerjuangkan, Joviaqn yang sibuk membekukan hatinya.
Entash karena apa, Devanda tidak tahu. Kenapa adik langsung dari Titania itu tak pernah bisa ia lelehkan hatrinya.
Jovian sebenarnya tahu, ada Dewi Cinta yang sedang berusaha memenangkan hatinya. Jovian juga sebenarnya sadar, diam diam hatinya meluluh mendapat perlakuan spesial yang tak pernah ia dapatkan sebelumnya. Tapi, ia bisa apa? Hatinya sedang terluka.
Sang satelit sedang berduka, berduka karena Rasi-nya diambil orang, ah, diambil rembulan lebih tepatnya. Satelit sebenarnya ingin, suatu saat ia bisa memeluk sang rasi. Atau minimal, melihatnya dengan jelas, tanpa tertutup awan, apalagi rembulan yang tidak jelas bentuknya itu.
Tidak, Jovian tidak benci dengan Sabit, ia hanya iri.
Meski Jovian menginginkan Rassie, ia berharap suatu saat Devanda bisa menggantikan bayang bayang Rassie.
Ya, semoga saja bisa, doakan saja.
Doakan, Rassie dan Sabit tak akan menghadapi
Doakan, Devanda bisa menaklukan hati Jovian.
Doakan, mereka memiliki akhir yang indah. Doakan, doakan saja.
Karena, kita hanya bisa berdoa, 'kan?
Purworejo, 8 Juni 2020.
ESTÁS LEYENDO
TIKUNG
FantasíaYANG NYOLONG CERITA AKU DOAIN TANGAN SAMA KEPALANYA BUNTUNG!! Pungkasnya Sang Dewi terlena, hati lain ingin dicicipinya. Satelit tak kuat setianya, mudah luluh oleh orang asing. Rembulan yang dikira akan bersinar, semakin meredup cahayanya. Seme...
