Duduk di pesisir pantai bersama bulan dan gemintang,debur ombak yang tenang serta angin berembus lembut.
Seketika aku merindukan sosoknya, sosok yang beruntung aku telah mengenalnya,sosok yang pernah menjadi bagian yang berarti untukku,tetapi ia telah pergi. Tak sekalipun ia menyapa ku setelah beberapa tahun kami berpisah,sekalipun hanya sekedar minta maaf ketika hari lebaran tiba.
Bayangannya membuat ku rindu,begitu setiap kali terlintas di pikiranku.Tuhan mengapa kau menciptakan sosok yang begitu ku rindu?,walau tak ada ketampanan di wajahnya, namun ia memiliki lesung pipi yang bertengger setiap kali ia tersenyum membuat ia terlihat manis. Aku disini membayangkan, berharap kita kembali akrab seperti dulu. Malam semakin larut,mengingat bahwa sudah duduk terlalu lama,aku pun beranjak berdiri bergegas menuju rumah.
•curcol#1•
