Happiness is simple

988 69 4
                                        

Bahagia itu bukan sepenuhnya dari kekayaan.

Kebahagiaan juga bisa didapat dari orang yang kita sayang dan cintai.

Tak perlu harta kekayaan untuk saling mencintai.

Yang diperlukan hanya keyakinan bahwa kita pantas bersama orang yang kita cintai.

Semua siswa siswi tengah membicarakan Chou Tzuyu, siapa sih yang tidak kenal gadis itu di sekolahnya.

Gadis yang bisa dikatakan hampir mendekati sempurna.
Cantik, kaya, pintar, rajin, dan baik, apalagi coba yang kurang.

Sebagian siswa menyukainya bahkan sudah ada yang menyatakan perasaan nya secara langsung.

Tapi yang beruntung diantara banyak nya siswa tersebut hanya satu, yaitu Lee Taeyong.

Ntahh dengan bagaiman dia bisa membuat tzuyu menerima perasaannya.

Semua siswa siswi sudah mengetahui bahwa tzuyu dan taeyong berpacaran.

Ada sebagian yang menyukai hubungan mereka, dan ada juga sebagian yang merasa kalah dengan taeyong.

Bagaimana tidak merasa kalah? Taeyong tidak seperti siswa lain yang tergolong kaya, dia hidup dikeluarga yang sederhana.

Dan saat ini tzuyu dan taeyong berjalan bersama sambil bergandengan tangan di koridor sekolah.

Tzuyu mau ke perpustakaan dan taeyong ingin ikut bersamanya. Jadi mereka pergi berdua ke perpustakaan.

Di sepanjang perjalanan semua yang ada di sana menatap mereka, ada yang menatap tak suka.

"TZU GAK MALU APA JALAN SAMA ORANG TENGIL KAYAK DIA" sindir seseorang dari tepi koridor.

Tzuyu yang awalnya berjalan pun menghentikan langkahnya kemudian menoleh.

"Aku gak malu kok, lagian buat apa malu. Walaupun taeyong seperti yang kalian bilang tengil, tapi aku suka kok" jawab tzuyu.

Setelah mengatakan itu, tzuyu yang hendak pergi lagi, menoleh kembali dan mengatakan

"Oh ya satu lagi, kalian gak boleh menghina orang kayak gitu tadi, itu kehidupan nya kalian ga berhak hina dia. Coba kalau kalian jadi taeyong terus kalian dibilang tengil sama orang lain pasti kalian sedih dan marah kan kalian juga pasti merasa dikucilkan" lanjut tzuyu lalu berjalan lagi bersama taeyong.

Semua orang yang di sana terdiam mendengar perkataan tzuyu.

Taeyong sangat senang ternyata tzuyu mencintai dia apa adanya, bahkan tadi tzuyu membelanya didepan semua siswa siswi di koridor.

Sesampainya di perpustakaan.

Tzuyu sedang fokus mencari buku yang dia butuhkan.

Sedangkan taeyong, dia sibuk memperhatikan tzuyu sambil tersenyum lebar.

Tzuyu yang menyadari sedari tadi diperhatikan oleh taeyong menoleh dan melihat taeyong yang tersenyum kepadanya.

The Moments || Tzuyu & TaeyongStories to obsess over. Discover now