REY POV
"AHHHH"-cewe cewe sekolah
gue kaget banget, karena murid-murid cewe langsung teriak teriak begitu gue masuk ke lorong kelas, 2 Bodyguard gue yg dibelakang otomatis langsung ngelindungin gue, 2 bodyguard gue nuntun ke mana gue harus pergi.
Skip~~
"Ok, semuanya duduk ya, hari ini kalian kedatangan temen baru, bapak harap kalian bisa berbaur sama dia.ayok kamu yg dipintu masuk."guru laki-laki itu mempersilahkan gue masuk ke kelas nya
" Tunggu saya di parkiran"perintah gue ke 2 bodyguard gue "Baik Rey" Jawab mereka serempak.
"Ya mungkin kalian semua udh kenal sama gue,jadi gue gk perlu kenalin diri panjang lebar lagi, gue Rey." Guru itupun seketika nanya"nama lengkap kamu? "Tanya guru itu penasaran.
" Maaf Pak, untuk urusan nama lengkap saya nggak bisa kasih tau, karena kakak saya juga gk ngasih akta saya waktu saya masuk kesini."jawab gue singkat "oh ok gak papa, ada yg mau nanya lagi? " Tanya bapak itu ke seluruh murid didepannya, satu murid laki-laki tinggi ngangkat tangan dan nanya"kenapa Rey pakai setelan seragam laki-laki? " Tanya laki-laki itu penasaran, "gue gk suka pake rok, gue gk boleh pake seragam yg pendek" Jawab gue singkat lalu laki-laki itu ber-oh kecil.
"Ok Rey, kamu bisa duduk di kursi kosong manapun yg kamu mau" perintah guru itu mempersilahkan. Ada sekitar 6 bangku kosong dikelas itu, tapi akhirnya gue lebih pilih duduk sama anak yg duduk di tengah-tengah, meja dia disebelah jendela, anak itu lagi baca buku,dan dia make satu buah airpod di telinga kanannya tapi gue ngeliat beberapa anak di belakang nya nempelin post it yg tulisannya gk gua tau sambil ketawa-ketawa,gua nyamperin anak itu, gua kira dia bakal sadar klo gue nyamperin dia, bahkan setelah gue duduk pun dia gk sadar klo ada gue,gue ngelirik ke punggung nya yg ditempelin beberapa post itu sama anak anak dibelakangnya, ternyata tulisannya
Anak koruptor dan beberapa cemooh lainnya, gua gk tau dia sadar apa nggak.
"Woi" Panggil gue biasa setelah gue duduk disebelah kanannya mungkin gk kedengaran karena dia pake airpod dan terlebih lagi gue pake masker, akhirnya gue copot lah airpod itu, dia tersentak kaget,"lagi belajar, simpen airpod sama novel lo....... Huang Renjun? "perintah gue setelah melirik pin nama dia,begitu dia masukin novel dan airpod nya ke dalam kolong mejanya gue ngambil 4 post it yg menempel di punggungnya,setelah itu gue ngelemparin tatapan sinis ke dua anak yg nempelin post itu, mereka diam saat gue ngelempar tatapan sinis ke dua anak cewek itu.gue buang post it
yg nempel di punggungnya Renjun ke meja cewe yg nempelin post it itu.
Skip~~
" Ok, pelajaran hari ini sampai sini aja, jangan lupa buat pelajarin lagi materinya dirumah. "Ucap guru itu.
lalu kita dipersilahkan buat pulang.ternyata 2 bodyguard udh nunggu di depan pintu kelas.
" Kan tadi udh saya bilang, tunggu di parkiran, kenapa jadi tunggu di depan kelas? "Tanya gue dengan nada tegas.
" Maaf Rey, tadi kita di suruh pulang sebentar sama tuan jaehyun, dan tuan jaehyun nanya Rey bilang apa aja, kita bilang Rey nyuruh kita nunggu di parkiran tapi tuan Jaehyun nyuruh kita balik lagi dan tunggu di depan kelasnya Rey. "
Jelas salah satu bodyguard gue, " Ooh, ok gpp" Jawab gue.
lalu gue jalan sambil dikawal dua bodyguard gue karena banyak anak-anak yg ngalangin jalan gue.
"LU PUNYA MATA GK SIH ANJING!!!! " seketika gue berhenti dan nengok dari mana asal suara teriakan itu.
bodyguard gue pun ikut berhenti, dan ternyata itu dari kelas gue, dan gue nyamperin dua orang itu.
"UDH SOK PINTER,DEKET-DEKET SAMA REY, MAU JADI APA LU HAH ANAK KORUPTOR!!!!?? " teriak laki-laki yg gue gk tau namanya,dan gue lebih kaget lagi karena nama gue di bawa-bawa ke perdebatannya, ternyata dia teriak ke huang Renjun tadi,"AYO, LU GUA ANTERIN KE TEMPAT BAPAK LU!! " Tangan cowo itu udh melayang mau ke muka Renjun itu
Greppp
Beruntung gue tangkep tangan anak itu,"eh, Rey, kenapa nih? "Tanya cowok yg mau mukul Renjun ke gue dengan suara lembut.
" Coba lu lawan gue! "Tanya gue dengan sedikit ngegas.
"Nggak mungkin lah aku lawan kamu. " Jawab anak itu.
Grep
Gue ambil tangan Renjun dan narik dia keluar kelas, sesampainya di luar kelas gue ngelepas tangan dia, dan dia bilang.
"makasih ya." Setelah dia bilang itu dia langsung pergi, gue manggil salah satu bodyguard gue dengan tangan dan bilang.
"cari informasi lebih tentang Renjun itu." Suruh gue kesalah satu bodyguard gue, dan body guard gue mengangguk mantap.
Skip~~
"Rey.. " Sayup-sayup gue ngedenger ada orang yg manggil gue"Rey.. "Seketika gue langsung buka mata" Kita sudah sampai Rey"jawab bodyguard gue pelan.
gue yg masih duduk bengong-bengong bego buat ngumpulin nyawa langsung kaget karena ternyata bodyguard gue udh nge bukain pintu buat gue keluar dari mobil,"dirumah ada kakak?" Tanya gue yg masih ngerenggangin badan "dirumah cuman ada tuan Jaemin, untuk tuan Jaehyun dan Tuan Taeyong masih ada rapat mengenai proposal penjualannya" Jawab bodyguard singkat.
"trus bibi sama bodyguard yg lainnya mana? "Tanya gue ngerjain bodyguard gue " Mereka semuanya lengkap dirumah, kecuali 8 orang bodyguard termasuk kita berdua. "Jawab bodyguard gue malu-malu gegara gue kerjain, " Enggak kok, saya cuman nanya"jawab gue sambil senyum dari balik masker gue.
Ckiit..
Suka gak? Hehehehe 😊😊
Banyakin voment juseyo
YOU ARE READING
only you
Fanfiction"Cuman kamu, yg akan ada di samping ku selamanya,kamu adalah pemberian Tuhan yg paling berharga untuk ku,cuman ku yg datang disaat yg lain pergi, dan cuman kamu yg membantu ku disaat yg lain membiarkan ku"-Renjun " Dan cuman kamu yg mengetahui tenta...
