"Prilly, ayo bangun" teriak bunda dari balik pintu dan mengetok-ngetok pintu. "Iya bunda, illy sudah bangun nih" teriakan bunda dan keras nya pintu yang bunda ketok harus membuat ku bangun secepat mungkin. Aku sudah membuka pintu. "Ya ampun anak bunda, mandi gih dulu sana, bunda tunggu di bawah ya". "Iya bunda, ini juga mau mandi". Bunda sudah turun ke bawah, dan aku pun bergegas untuk mandi. 1 jam aku sudah selesai mandi, aku memakai dres berwarna putih yang panjang nya selutut dan tidak berlengan sehingga aku harus memakai cardigan. Dan aku memakai wedges hitam sesuai dengan warna cardigan yang aku kenakan. Tidak lupa juga aku sedikit memoles wajah ku ini senatural mungkin. "Yaappsss, udah selesai, waktunya turun ke bawah. Aku pun bergegas turun ke bawah, karna aku pastinya sudah ditunggu ayah, bunda, dan kakak ku.
"Selamat pagi ayah, bunda, dan selamat pagi juga kakak ku sayang" sambil mencium pipi ayah, bunda dan kakak ku. Aku pun tidak pernah lepas dari ledekan kakak ku ini. "Ciiieeee, cantik banget si adik ku yang satu ini, tapi sayang ya belum punya pacar, hahaha. "Kakak mah selalu gitu, setelah aku di bilang cantik, pasti ujung-ujungnya di jatuhin juga, huuuuhhhhh. "laah kan emang iya dde, mending kamu cepetan cari pacar deh, masak iya kalah sama kakak. "iyaa tau dah kak yang udah punya pacar, siapa namanya yaa, kalau nggak salah raa raa ratu, iya ratu, ciieeee raja dan ratu, hahahaha. Seketika kakak ku jadi senyum-senyum sendiri. "iyaa lo illy, masak iya kamu belum punya pacar, kan anak bunda cantik gini. Seketika bunda pun ikut meledeki ku. "aaaaa bunda, illy mau konsen sama skripsi dulu. Syukur saja ayah langsung menengahi. "sudah sudah, ayo sarapan dulu, ntar illy telat lo, kamu juga raja kan kamu harus ke studio ayah dulu. Akhirnya aku terlepas dari ledekan bunda dan kakak ku ini. Ayah itu emang paling mengerti aku deh pokoknya. Sayang banget sama ayah, bukan sama ayah aja si yaa, pastinya sama bunda dan kakak ku yang satu-satunya ini. Yaah walaupun kak raja nyebelin, tapi kalau tidak ada dia, rasanya itu sepi banget deh.
"Ayah, bunda prilly berangkat kuliah dulu ya" sambil mencium punggung tangan ayah dan bundanya. "Hati-hati sayang. "ohh, jadi kakak nggak di pamitin nih, nggak dicium juga, huuuhhhh. Seketika aku lupa dengan kakak ku yang satu ini. "iyaaiyaa sini deh, kakak ku yang paling ganteng, ilky berangkat kuliah dulu ya. Sambil mencium pipi kakak ku. "iyaa, hati-hati yang adik ku yang cantik, jangan ngebut nyetirnya, jangan lupa cari pacar ya, hahaha. Selalu saja kakak ku yang satu ini menyebalkan, sempat-sempatnya dia ledekin aku. Ayah dan bunda hanya geleng-geleng kepala melihat aku dan kak raja. Yaa biasa lah kalau tidak saling ledek, nggak ramai aja gitu. (jalan kali yaa ramai).
Ya,,aku bernama prilly latuconsina, umur ku 20 tahun. Aku kuliah di universitas ternama. Aku mengambil jurusan seni musik. Sekarang aku lagi rajin-rajinnya kuliah. Karna aku saat ini sedang menyusun skripsi ku. Ayah ku adalah musisi besar, bahkan sampai mempunyai studio musik dan studio rekaman. Ya, studio tersebut bernama "prillvers studio". Bunda ku selalu membantu ayah mengurusi studio rekaman. Sedangkan kakak ku hanya sesekali saja ke studio rekaman, karna kakak ku selalu sibuk dengan usaha nya. Yaa usaha sekolah musik gitu.
Maaf yaa kalau jelek, bner" baru belajar nih..
Tolong coments nd vote nya yaa :)
Trims :)
