"Han, pulang sekolah ngemall kuy" ajak felix, teman sejurusannya
"Gw tanya lino dulu ya lix" izin jisung
"Ahh lo mah, gaasik"
"Yee lo tau sendiri kan Lino gmn?"
"Kok abin gw gak gitu ya? Hmm" kata felix seraya bergumam
"gw mendingan kayak elu lah, bisa bebas kemana2 "
"tapi, si abin—" belum selesai felix ngomong si changbin tb tb udh di sampingnya
"Gw kenapa lix? Hm" sambil merangkul felix
"ah, gak kok. Gpp"
"katanya gpp ny cewek menandakan ada apa apa"
"tapi kan gw bukan cewek" kata felix yang menatap sinis seme ny disamping
"yee untung cakep, klo gak gobloknya keliatan" kata changbin seraya merapikan surai rambut milik felix
Yang dibenarkan hanya tersipu malu
"Hhh lix, gw gabisa. Lino ga ngasih izin ke gw" kata jisung
"yyahhh bilang ke lino dih, gw jg butuh jisung gitu"
"kalian mau ngapain emng?" tanya changbin penasaran
"tu bocah ngajakin gw ke mall"
"loh kan ada gw yang" bela changbin
" masa sama lo terus si, bosen ih"
Jisung hanya tertawa melihat kelakuan dua bocah dihadapannya
"Udah ah gw mo pulang, ditungguin lino didepen" kata jisung
"yahh ga romantis bat si lino, samperin ngapa pacarnya" ejek changbin
"emang lo romantis?" tanya felix seketika
"kalo ga romantis lo ga bakalan k.o kali di kasur" jawab changbin ngawur
Felix tersipu malu mendengarnya
Sedangkan jisung sudah berada di mobil bersama lino. Tangan lino sibuk menggenggam tangan jisung
"apaan si lo? Lepasin" kata jisung enggan dengan genggaman lino
"gamau"
"ish lepasin"
Lino menghela nafas pelan, akhirnya ia melepaskan genggamannya. Ia tau bahwa jisung sedang dlm keadaan tdk mood setelah ia melarang jisung pergi berdua bersama felix.
"Lo marah sm gw kan? Gegara gw larang" tanya lino
Jisung hanya diam
"sung.. Jawab gw napa"
"apa"
" lo marah?"
"pikir aja sndiri"
"maaf ya, gw gabisa gitu satu hari tanpa lo" kata lino yang kemudian mencubit pipi jisung yang tembem tersebut
"ish apaan si, gajelas" kata jisung menyingkirkan tangan lino
"marah bgt kali? Ke mekdi aja yuk, gw traktir burger deh"
"udh makan tdi"
"yodah mcflurry"
Lino tau, jisung tidak akan menolak tawaran mcflurry darinya, karena jisung sangat2 menyukai mcflurry
"yang oreo yaa?? " kata jisung yang berubah suasana hatinya hanya karena tawaran sebuah mcflurry
Lino mencium bibir jisung sekilas, gemas melihat kelakuan pacarnya yang seperti anak kecil ini.
Pipi jisung blushing seketika
"jangan marah lagi lah, ntar klo gw turn on kan gaada yg ngeladenin" kata lino cengengesan
"noh kan, otak mesum nya muncul" kata jisung seraya rolling eyes — jengah menanggapinya
Lino mengarahkan mobil nya ke mekdi. Namun tiba-tiba jisung menahannya
"No, drivethru aja yuk. Gw males keluar nih"
"Yah gaasik nih"
"Ih tugas gw banyak"
"yodah deh"
Lino mengarahkan mobil ya ke drivethru, ia lebih baik menuruti perkataan jisung drpd harus berantem lagi, kan repot kalo turn on - hmm 🌚
Sebenarnya alasan jisung bukan karena tugas, cmn ia sedang merasa... Yaaa merasaaa.. Ntar kalian juga tau. Mwehe 🌚
****
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Maap gw bucin umin bentar 😭😭😭 Yalord ganteng bgt huhu (╥﹏╥) . Maap ini baru pertama, gw udh coba nulis sih tpi yg kmrn2 incest bkn bxb . Kalian mo ff incest jg ga? Ga jg gpp aku g repot. Awowkwowkok . . Comment dong di vote juga boleh 🦄