Tuhan itu satu tapi kita yang beda

2 0 0
                                        

Di sebuah kota yg moderen ada gadis cantik sholehah bernama Kirana Siti Aisyah ia biasa di panggil dengan sebutan Kiran.Kiran hidup di dalam keluarga yg bahagia dan sederhana, Kiran juga merupakan gadis yg sangat tangguh apapun masalah yg ia hadapi ia tak pernah mengeluh sedikit pun.Kini Kiran duduk di bangku kuliahnya,ia kuliah di Universitas Kamboja.
pada suatu pagi.
.
.
.
.
.

"ibu,ayah selamat pagi"ucap kiran dengan senyuman yang manis.
"Pagi juga kiran,sini sarapan dulu sebelum kamu pergi kuliah"ucap ibu Kiran dengan lembut.
"emm Kiran hari ini gak sarapan dulu bu,Kiran mau sarapan di kampus aja"
"oh yaudah nak"
"ok kalau gitu Kiran berangkat dulu ya yah,Bu Assalamualaikum"pamit Kiran sambil mencium tangan ayah dan ibunya.
.
.
.
.
Universitas Kamboja
"Kiran!!!!!"Sapa temen Kiran yg bernama Chika.
"Assalamualaikum,kenapa ka?"
"oh iya lupa Waalaikumsalam Kiran,Btw udah sarapan belum kalau belum ke kantin bareng gw yuk"ajak Chika.
"Oh iya kebetulan saya belum sarapan ini juga saya mau ke kantin yaudah kita bareng aja yuk ka".
.
.
.
Kantin Universitas Kamboja
"Kiran lu mau pesen apa biar gw sekalian pesenin"
"emm kayanya saya mau pesan Nasi uduk aja ka sama minum nya teh hangat aja"
"udah itu doang?,ok bentar gw pesenin dulu ya".
.
"nah ni Kiran makanan nya udah dateng kuy tinggal makan"
"nanti dulu Chika kamu lupa ya sebelum makan biasakan berdoa terlebih dahulu"
"oh iya lupa yaudah Ran kita doa dulu"
"Bismillahirrahmanirrahim,Alaahumma barik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa ‘adzaa bannar,amin"
"Chika silahkan makanan nya udah boleh di makan,makan nya juga harus pelan-pelan ya"
"iya iya Kiran lu ini kaya nya selalu memperlakukan gw kaya anak TK deh huh".
.
.
.
Sore hari pukul 16.30.pelajaran pun sudah selesai.
"Kiran anterin gw beli baju ke mall dong sebentar aja!" bujuk Chika kepada Kiran.
"iya saya temenin tapi saya nelpon ibu dulu ya"
"iya buruan telpon"
[halo assalamualaikum Bu,Kiran hari ini pulang nya agak telat mau nganterin Chika beli baju,boleh kan Bu?]
[Waalaikumsalam Kiran iya nak boleh tapi jangan pulang terlalu larut ya nak bahaya kalau habis nganterin Chika langsung pulang kerumah ya nak]
[iya Bu kalo gitu Kiran tutup ya telponnya, Assalamualaikum]
[Waalaikumsalam]
"Gimana Kiran boleh kan"
"iya boleh kok ka,yuk kita berangkat nanti keburu magrib"
.
.
.
.
Mall Edelweis
"huff Ran dari tadi gw belum liat baju yg pas dan gw suka,bantuin cariin dong"
"saya ga bisa ka kan saya gk tau selera kamu kaya mana"
"ya baju yg lu biasa beli aja Ran kali aja gw nanti minat"
"Kalo saya sih sukanya baju muslimah gamis ka"
"eh ya gk jadi deh gw milih sendiri aja lu masih kuat jalan kan"
"iya saya masih kuat jalan kok ka tapi ini sudah azan magrib mending kita cari masjid atau musholla kita sholat dulu"
"oh iya gw tau kok musholla di mall ini ada di lantai 4 kita kesana aja sekarang takut nanti ramai"
"iya yaudah kita berangkat sekarang nanti waktu nya keburu habis.
.
"Alhamdulillah selesai juga sholat kita yuk ka cari lagi baju kamu lagi".mereka pun lanjut mencari baju yg di sukai Chika namun saat di jalan tak sengaja ada seorang pria tampan,tinggi menabrak Kiran.
"aduh"ucap Kiran
"ha maaf ya mba saya ga sengaja saya benar-benar minta maaf saya gk sengaja"
"ia tidak apa-apa saya maafkan lagipula kamu kan juga tidak sengaja,lain kali hati-hati ya tuan kalo berjalan"ucap Kiran dengan senyuman lembut.lelaki tampan itu pun langsung terpesona dengan kelembutan Kiran ia terdiam dan pasangannya beralih pada Kiran.
" Tuan kalau gitu kami berdua pergi dulu "
" ah iya ya " ucap pria tampan itu, kemudian pria itu tidak sengaja melihat KTP yg terjatuh dan ternyata KTP itu adalah milik wanita yg ia tabrak tadi, pria itu kemudian mencari alamat Kiran dan berniat untuk mengembalikan KTP yg terjatuh.

Bersambung........

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 28, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Tuhan memang satu tapi kita yang bedaStories to obsess over. Discover now