Prolog

12 1 0
                                        

Friolia anabeth Axon

Mungkin.. Klo orang tau tentang diriku... Mereka akn menganggap ku gila.. Atau aneh.

Yaa mungkin...

Atau ada yang hanya mau memanfaatkan ku.

Aku mau mereka hanya berteman tulus dengan ku.

Semua ini membuatku pusing.

Bahkan orang tuaku tidak mengetahui hal ini.

Hahhhhh...

Walau masih ad yang mau berteman denganku dengan tulus tpi dia tidak tau bagaimana diriku...

Andai saja ak mengikuti perintagnya.

Sudah lah jalanin aj.

..........

"WEEE OLIA NGAPAIN KAMU DI SINI BEL MASUK UDAH DARI TADI!,"
Teriak Freya tasyahani Goldiani.

Yaaa Olia sdh ga kaget dengan teriakan temen mautnya ini...
Freya memang ijin untuk ketoilet yang reality nya Gak ketoilt melainkan mencari Olia, karna temennya ini udah ga masuk kekelas selama setengah jam dan ia kawatir.

Freya memang membuat alasan kepada sang guru Bahasanya kalo Olia sakit, agar sang Gurunya ini tidak memarahi Olia kalo Olia masuk tiba tiba.

"Iya Aku juga tau kale,  kaya kuping ku budek aj kaga denger bel Masuk cuma males aj lagi ga mood..." Jawab Olia tanpa memalingkan wajahnya,  ia sudah tau klo temen gesreknya ini lah yang meneriakinya bagai meneriaki maling.

"Ih kamu kok ga kaget, gagal mulu dah mau ngagetin kamu," kesel Freya sambil mengerucutkan bibirnya bagai anak tk.

"Aku kan memang pro 😎," ya begitulah exspresi Olia seperti emoji di atas (hehe saye tak tau bagaimana cara menjelaskannya).

Olia di sekolahnya tidak hanya terkenal cantik dan pintarnya, tapi juga terkenal dinginnya hanya dengan orang yang dia sayang ia akan bersikap hangat, dan sedikit gesrek:v.

"Loh btw kok kamu ikut bolos??,"
Tanya Olia, yang ia kenal Temannya ini murid yang terbilang murid rajin (tapi ya ga rajin rajin banget, masih ad nakalnya).

"Weee sembarangan, Aku mah murid teladan, ga kaya kamu bolos nya hampir 2hari sekali." ( jleb_-)  cemberut Freya.

dah lah ia juga dah tau,, ga perlu di jelasin dari dia yang berbohong izin ke toilet.

"Yaudah ayo kita ke kelas ntar ibu sinta curiga," sambil berjalan meninggalkan Freya.

"Lah gue ditinggal ga guna udah di bantuin main ninggalin aj," kesel Freya kan dia dah bantuin temen gesreknya ini ga tau terimakasih.

Sampailah mereka ke kelas dengan selamat tanpa omelan sang guru bawelnya ini.

                               ***

Bel istirahat pun Berbunyi menggelegar di seluruh Sekolah SMA Rahayu, membuat para Siswa siswa berhambur meninggal kan kelasnya dan menuju kantin, hanya murid nerd nerd saja yang ke perpus.

"Olio kita ke perpus yo aku udah kenyang juga tadi kan kita makan sarapan di kantin," ajak Freya.

"yaudah ayo ak juga udah kenyang,"
Setuju Olia.

Sesampainya di perpus...

"Eh Olia apa kabar nak??" tanya bu susi sang penjaga perpus ia hanya mengisi waktu luangnya ia bosan hanya di kantornya saja, ya ia memang terkenal ramah, tapi lebih ramah ke Olia karna Ia adalah Anak Adik sepupunya.

"Olia baik baik aj kok," senyum Olia ramah.

--aelah Freya juga senyum thor jangan di lupain _-

Ya Freya pun ikut tersenyum ramah dan di balas denga senyum juga okeh bu susi.

Ya jangan harap ia akan membaca buku ia hanya ingin tidur di perpus karna keheningan yang hanya di isi oleh murid murid nerd bukan murid rusuh.

"yoo nanti klo udah bel masuk tolong bangunin ak ya," pinta Olia pada salah satu murid nerd dan hanya di balas anggukan dan senyum ramah.

                              ***

Bel masuk pun sdh berbunyi meggelegar di seluruh penjuru sekolab.

Freya dan Olia pun bangun karna di bangunkan oleh murid nerd.

"Ehmm kesian ya murid tadi nasibnya," ceplos Olia.

"Siapa??," tanya kepo Freya.

'Astaga hampir keceplosan' batin Olia.

"Oh bukan ap ap... I iya kesian nasibnya.. Ka kak... Karena tali sepatunya belum diiket.. Nab iya tali sepatu anak nerd tadi belum diiket kan kasian kalo jatuh nyium tanah dia," jawab Olia asal.

"wih kamu kok jeli banget ak aj ga nyadar," bangga Freya ternyata temennya ini jeli juga.

'Hampir aj' batin Olia.

Ya Olia mempunya kelebihan dari kecelakaan kecil dulu, ya mungkin Olia harus bersukur, tapi kelebihannya ini ia belum terbiasa membuatnya selalu mendapatkan masalah.

Flesbck

"DASAR ANAK GA TAU DI UNTUNG BUKANNYA MASAKIN MAMA MALAH KELUYURAN GA JELAS," Bentak perempuan paruh baya, ya kondisinya sedang mabuk.

Plak.. Plak... Syuuttt.. Plak

Tamparan dan pukulan di teriama anak malang tersebut dengan menangis terisak isak, membuat tubuh anak tersebut luka luka dan lebam, di sekujur tibuhnya. Tidak hanya pukulan yang di teriama siksaan bertubi tubi.

"Hiks... Ma.. U.. Udah.. Ma.. Hiks hiks yo.. Yooni min... Hiks minta ma... Maaf---,"

Syuutt...

Karna tidak kuat dengan sakit yang ia rasakan alhasil ia pun pingsan.

Setetes air mata paruh baya pun mengalir.

"Kalan berakhirnya depresi ini tuhan.... Hiks... Hiks.. Sa.. Saya tidak kk.. Kuat lagi.. Me. Menga... Hiks.. Mengapa.. Harus anak saya... Hiks...  Yang terkena imbasnya... Hiks.. " sang perempuan paruh baya tersebut memeluk erat sang anak hingga ia tertidur.

Bagaimana anak tersebut masak makanan dirumah nya pun tidak ada dan , sang mama hanya menghabiskan uang sisa peninggalan ayahnya.

Flesbck off

      

           Hai jadi cerita sahabat kecil di apus dan di ganti dengan #Mind reading karna Author agak gak srek ama ceritanya.... Klo mau lanjutin... Kirim pesan ke ak ya... 😊

  Bye see you later 🎉💃😂

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 05, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Mind reading*Stories to obsess over. Discover now