Namanya Mala Komala gadis cantik berambut hitam sebahu yang memiliki hobi memotret.Ia sangat sering memotret keindahan alam di sekelilingnya.
Bahkan demi hobinya itu tak jarang Mala mengeluarkan banyak uang hanya untuk mengunjungi tempat tempat yang dianggapnya menarik.
Karena itu juga ia dapat berjumpa dan kenal dengan seorang pria bernama Eja.
Eja adalah pria bertubuh tinggi dan memiliki kumis tipis di wajahnya.Banyak wanita yang tergila gila akan ketampanannya itu,namun sikapnya yang cuek dan kasar kepada perempuan membuat semua wanita yang mendekatinyaa menjauh.
Cekrek
Satu jepretan mengenai sebuah bunga di dalam sebuah pot.Mala tersenyum tipis melihat hasil potonya tersebut.Baginyaa gambar yang bagus itu bukan hanya sesuatu yang bernilai mahal dan berharga.Namun juga sesuatu hal yang sederhana dan selalu di jumpai di sekelilingnya.
Mala kemudian menzoom hasil gambarnya tersebut ia mengerutkan kening saat melihat sesuatu pada gambarnya.
Pada gambar tersebut terlihat ada seorang pria bertubuh tinggi mengarahkan pandangannya ke arah Mala dengan tatapan tak suka.
"Heyy,"teriak seorang pria tersebut,kemudian berlari kecil mendekati Mala.
Mendengar itu Mala kemudian mengarahkan kepalanya ke arah sumber suara.
Mala semakin mengerutkan saat pria tersebut semakin cepat mendekat karena berlari.
Brukkk
Pria tersebut terjatuh karena tersandung batu di hadapannya.Mala yang melihat kejadian tersebut tak bisa menahan tawa nya.Tawa nya meledak saat itu juga
"Mbahahaha,"tawa Mala dengan kencangnya.
Melihat ada yang menertawakan pria tersebut bangkit dan langsung merebut kamera yang di pegang Mala.
"Ehh gak sopan banget si lu,"teriak Mala tak terima.
Mala hendak mengambil kamera nya namun pria tersbut malah mengangkat tangan nya ke atas sehingga Mala tak bisa mengambilnya.
Mala terus melompat lompat mengambil kamera nya namun hasilnya tentu saja nihil,tinggi badan mereka jauh berbeda.Mala yang bertubuh mungil dan pria itu? Tentusaja tinggi nya jauh lebih tinggi dari Mala.
Mala mulai menyerah.Pria yang melihat Mala sudah tidak mau berusaha itu pun malah tersenyum puas.
"Ouh jadi cuman segitu usaha lo,"ucap pria tersebut dengan tatapan meremehkan.
Mala yang mendegar dirinya di remehkan mulai berpikir beberapa saat.
"Lah malah bengong."
"Huwaaaaa huwaaaa,"teriak Mala seperti anak yang menangis karena tidak di belikan permen oleh ayahnya.
"Lah kok nangis sih,"panik pria tersebut.
"Huwaaaa,"tangis Mala semakin keras.
Kali ini membuat orang orang di sekitar nya memperhatikan mereka berdua
Sadar sudah menjadi pusat perhatian pria tersebut menyerahkan kamera tersebut kepada Mala
"Nih nih dasar cengeng,"ucap pria tersebut dan langsung menyerhkan kamera tersebut kepada Mala
Melihat itu Mala langsung merebut kamernya kasar dan langsung pergi dari sana.Baru beberapa saat Mala melangkah tangan pria tersebut mencengkram tangan Mala
"Ehh tunggu,"ucap pria tersebut dengan menarik tangan Mala sehingga ia membalik badannya kebelakang.
"Apa?lagiii sihh."
"Gue belum kenalan amu lu."
"Emang penting ya?.
"
"Penting lah,tak kenal maka tak sayang,
"ucap pria tersbut menggoda Mala.
"Bacott lu."
Pria tersebut terseyum tipis dan mengelurkan tangannya.
Melihat hal itu Mala memandang wajah pria tersebut mulai berfikir sesuatu
"Ekhemm gue pegel nih,"ucap pria tersebut membuyarkan pikiran Mala.
Mala membalas uluran tangan tersebut.Melihat itu pria tersebut tersenyum sumringah.
"Kenalin nama gue Eja Purnama biasa di panggil ganteng,"ucap Eja dengan pedenyaa.
Mala mengagkat satu alisnya kemudian tertawa renyah
"Whatt apa lu bilang ganteng??."
"Heh ga deng gue becanda panggil aaja eja sayang,
"celetuk Eja samakin ngaco.
"Nama gue Mala Komala panggil aja gue."
"Kokom.
,"potong Eja yang tentu saja di balas pukulan oleh Mala.
"Enak aja Kokom.
"
"Terus mau nya di panggil apa dong?."
"Panggil gue Ma.."
"Mamah dari anak anak ku kan,"potong Eja lagi.
"Lu bisa gak sih kalo orang ngomng gak usah di potong potong,"kesal Mala dan langsung berbalik .
"Ehhh,"cegat Eja dan menarik tangan Mala.
"Apaan sihh,"teriak Mala mulai tak suka dengan sikap pria di depannya yang bersikap seolah sudah kenal lama.
"Dihh jangan galak galak gitu dong nanti cantik nya berkurangg jadi kamu pengen di panggil apa,"tanya Eja.
"Panggil gue Mala."
"Wihh namanya bagus banget lebih bagus lagi kalo elu mau kasih nomor wa lu ke gue,"ucap Eja sambil menak turunkan alisnya.
"Modus lu."
"Gue gak modus."
"Terus?."
"Gue cuman minta nomor wa elu:)."
"Lahh itu bukanya modus yaa."
" Ck modus dari mana sih neng."
"Terserah ahkk,"ucap Mala berlalu pergi dan langsung menaiki angkutan umum yang kebetulan berhenti di depan mereka.
Prolog nya masih dikit yaa nanti aku lanjut part satu...
Semoga suka yaa sama cerita baru akuu inii,Ini merupakan kisah nyata temen aku lhooo.
Jaga kesehatan dan jangan lupa makan gaes😁
Jangan lupaa Follow ig author:@puputummuk
Follow juga Ig temen aku:@ftr.almadwik @ftr.almadwik1
KAMU SEDANG MEMBACA
Toxic Relationship
RomanceBercerita tentang seorang gadis cantik bernama Mala yang berpacaran dengan pria bernama Eja. Awalnya hubungan mereka baik baik saja,bahkan hampir 3 tahun mereka menjalani hubungan tersebut.Sampai suatu hari semuanya berubah Mala yang kini sudah meny...
