PROLOG

6 0 0
                                        

'Ayah kenapa bunda lama sekali, apa bunda dan dede cantik baik baik saja'. Ucap anak laki laki berumur 5 tahun.

'Iya sayang bunda dan dede cantik baik baik saja, kita tunggu saja ya sampai pa dokter membuka pintu nya'
Kata pria dengan pakaian yang dilapisi jas.

Hampir 1 jam menunggu dokter belum juga keluar.

'atuu tape'. (aku cape)  Ucap anak laki laki berumur 2 tahun.

'Sabar ya sayang sini kakek gendong'. Kata pria paruh baya sambil menggendong anak laki laki itu.

Setelah lama menunggu akhirnya terdengar suara tangis bayi dan dokterpun keluar dari ruangan yang terdapat suara tangis bayi itu.

'Bagaimana keadaan istri dan anak saya dok'. Ucap pria dengan jas tersebut. 

'Maaf '. Balas dokter dengan nada suara sedih.

'Maksud nya apa dok, istri dan anak saya sehat kan, Jawab dok!' Ucap pria tadi dengan nada emosi sambil mengguncangkan lengan dokter tersebut.

'Maaf saya hanya bisa menyelamatkan putri bapak'. Ucap dokter tersebut.

Pria dengan jas tersebut langsung memasuki ruangan diikuti dengan keluarga nya.

'Sayang bangun kamu janji kan akan melihat anak anak kita tumbuh dewasa bersamaku, tolongg bangun kamu gak boleh ingkar janji'. Ucap pria dengan jas tersebut.

'Ayah, bunda kenapa yah terus kenapa ayah nangis'. Ucap anak laki laki berumur 5 thn.

'Lihat! lihat anak anak kita ratnaaa dia membutuhkanmu tolongg bangunnnn!' Ucap pria tersebut dengan isak tangis nya.

'Pak, ini putri bapak'. Ucap perawat yang sedari tadi menggendong bayi .

'GAK, AKU MENDING GA PUNYA ADIK PEREMPUAN DARIPADA BUNDA NINGGALIN RAIHAN,RAKA, SAMA RAFA, RAIHAN BENCI ADIK PEREMPUAN ITU! ' Ucap raihan anak yang berumur 5 tahun tadi dengan tangisnya.

'Raihann lihat nenek, raihan tidak boleh bicara seperti itu. Raihan, raka, dan rafa kalian harus menyanyangi adik perempuan kalian satu satu nya sebaimana kalian menyanyangi bunda kalian'. Kata wanita paruh baya menjelaskan dengan lembut.

'Sudahlah randi ini adalah takdir tuhan, Ada yang datang dan Ada yang pergi. Sebaiknya segera mengurus pemakaman ratna sekarang'. jelas kakek kepada randi pria yang menggunakan jas tersebut.

'Ratna aku janji akan selalu menyayangimu dan juga anak-anak kamu yang tenang ya, terimakasih telah melahirkan anak-anak yang akan menemaniku, aku menyayangi mu'.








Maaf yaaa baru pemula nich semoga suka hehe:)

Myself Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang