prolog

1.1K 107 40
                                        

Cerita ini terinspirasi dari anime BL berjudul 'Ling Qi', sebagian cerita di ambil dari alur anime dan author tambahkan dengan ide dari imajinasi sendiri, sehingga tidak 100% sama dengan anime nya.

Semoga kalian menikmati.

Semoga kalian menikmati

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


~~~~~~~~~''''~~~~~~~~~~

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

~~~~~~~~~''''~~~~~~~~~~

"Hei.. Mas peramal bangun, kemana semangat hidupmu?"

Sesosok makhluk terlihat sedang tidur dengan posisi duduk di pinggir sebuah jalan raya, wajahnya telungkup di atas sebuah meja yang di depanya tertulis Meramal masa depan ,Sosok itu terbangun karena terganggu oleh suara seseorang, mengerjap beberapa kali dia mencoba mengembalikan kesadaranya.

"Beritahu aku keberuntungan masa depanku, apa pujaan hatiku akan segera melamarku" wanita itu bersuara lagi dengan nada centil yang di buat-buat.

Terlihat di depanya seorang wanita sexy bermelon besar, menggunakan pakaian yang bahkan tidak bisa menutupi melon bagian atasnya.

"Alismu sangat hitam dan menukik tajam, semua keberuntunganmu akan meluncur dari ujung alismu" jawab si peramal dengan wajah di topang oleh tangan dan masih setengah mengantuk.

"Hihihihi... Aku wanita istimewa sih, aku cantik dan juga sexy" wanita itu berucap sambil terus cekikikan.

"Memang wanita istimewa, sampai-sampai pujaan hatimu akan meninggalkanmu dan lebih memilih tetanggamu"

Sebuah sepatu tiba-tiba terlempar ke wajah sang peramal membuatnya terjungkal kebelakang secara tidak elit.

"Jangan bicara hal yang tidak beruntung, dasar peramal bodoh, tetanggaku adalah seorang lelaki" wanita itu memaki peramal itu lalu mengambil sandal yang di lemparnya tadi dan memukul kepala si peramal sekali lagi dan berlalu dengan terus mengucapkan sumpah serapah untuk peramal bodoh itu.

Si peramal mengelus kepala dan wajahnya yang nyeri akibat lemparan tidak manusia sepatu dari wanita galak tadi.

Dia mengemasi barang-barangnya dan beranjak pergi, moodnya untuk meramal hilang sudah akibat mendapat pelanggan galak.

Ikatan JiwaStories to obsess over. Discover now