Four Basic Lessons

17 2 0
                                        

TO BE AND THE USE IN EVERYDAY CONVERSATION

A. Penjelasan
Pada bagian pertama ini kita bakal bahas seputar penggunaan to be. Nah, kita tau nggak kalo to be punya beberapa bentuk seperti am, is, are, was, were, being, and been? Tentunya kita akan sering banget menemukan to be dalam sebuah teks bacaan atau teks percakapan. Simak penjelasan berikut.
1. To be digunakan untuk membangun kalimat nominal (kalimat yang tidak memiliki kata kerja utama), hal ini berlaku pada semua tenses dalam bahasa inggris.
2. To be digunakan untuk membentuk kalimat pasif (kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan) dalam bahasa inggris, hal ini berlaku pada semua tenses.
3. To be digunakan untuk membantu pembentukan kalimat affirmative, negative, dan interrogative dalam setiap kalimat.
Penting bangetkan belajar to be? Mengingat to be ada di dalam setiap tense, dan kita mesti inget kalo setiap tense itu punya bentuk kalimat nominal dan pasif.

B. Gambaran singkat to be yang digunakan pada kalimat nominal dalam beberapa tenses.

1. Kalimat nominal dalam present tense
To be sering digunakan khususnya dalam kalimat nominal pada simple present tense. Tanpa to be, kalimat nominal akan salah. Seperti dalam kalimat berikut.
a. She beautiful
b. My friends good at English
c. He in Bogor
Tahu kenapa kalimat itu salah? Karena pada kalimat diatas tidak terdapat to be am, is, are yang seharusnya digunakan untuk membangun kalimat nominal dalam simple present tense, hmmm .... Jadi kalimat yang benar seperti apa ya? Perhatikan kalimat berikut
a. She is beautiful
b. My friends are good at English
c. He is in Bogor
Tentunya sekarang kita sudah memahami penggunaan to be dalam simple present tense. Untuk lebih detailnya kita akan bahas pada unit yang akan membahas present tense.

2. Kalimat nominal dalam present perfect tense
Kita tinggal menambahkan been setelah have atau has. Misalnya kita ingin mengatakan "Ibu saya sudah berada di dapur" atau "Ayah saya sudah berada di kantor". Perhatikan kalimat berikut.
a. My mother has been in the kitchen
b. My father has been at the office
Mudah bukan? Nantik kita bahas lebih detail, so lanjut baca saja, ya.

3. Kalimat nominal dalam past tense
To be yang digunakan dalam past tense adalah was dan were. Misalnya kita mau bilang "dulu ia cantik" atau "dulu kita berteman", nah lo, gimana coba bilangnya?
a. She was beautiful
b. We were friends
Untuk pembahasan lebih detail seputar kalimat nominal, terutama dalam the group of past tense akan kita pelajari pada masing-masing unitnya.

4. Kalimat nominal pada present future tense
Kita hanya tinggal menambahkan be setelah will atau be going to. Misalnya "Ayahku akan berada di Gresik bulan depan", nah kita bisa bilang:
a

. My father will be in Gresik next month.
b. My father is going to be in Gresik next month.
Pastinya mudah kan? Cukup sederhana untuk memahami kalimat nominal dalam present future tense ini. Namun kita akan membahas detail pada unit yang berhubungan dengan the group of present future tense.

 Namun kita akan membahas detail pada unit yang berhubungan dengan the group of present future tense

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


PERSONAL PRONOUN AND THE USE IN EVERYDAY CONVERSATION

A. Penjelasan
Seberapa baik kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris dapat dilihat ketika orang tersebut menguasai personal pronoun dengan baik. Personal pronoun adalah kata ganti diri dan juga memiliki beberapa kategori, seperti:
1. The First Person (kata ganti orang pertama)
Orang yang mengajak bicara, terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
Singular : I (saya)
Plural : We (kamu atau kita)
2. The Second Person (kata ganti orang kedua)
Orang yang menjadi lawan bicara. Terbagi menjadi dua, yaitu:
Singular : You (kamu)
Plural : You (kalian)
3. The Third Person (kata ganti orang ketiga)
Orang atau sesuatu yang kita bicarakan dengan orang kedua. Yaitu:
Singular : He (dia laki2), She (dia Perempuan), It (pengganti benda atau hewan)
• Plural : They (mereka)
Personal pronoun akan berubah bentuknya berdasarkan kedudukannya pada sebuah kalimat, Berikut adalah tabel perubahan yang wajib banget kita hafal, guys.

 Yaitu:• Singular : He (dia laki2), She (dia Perempuan), It (pengganti benda atau hewan)• Plural : They (mereka)Personal pronoun akan berubah bentuknya berdasarkan kedudukannya pada sebuah kalimat, Berikut adalah tabel perubahan yang wajib banget ...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

B. Fungsi dari masing-masing personal pronoun

1. Subject vs object

Subject adalah pelaku atau orang yang melakukan kegiatan tertentu, sedangkan Object adalah sesuatu yang dikenai tindakan atau pekerjaan oleh subject. Syarat subject dan object adalah berupa kata benda (noun), atau personal pronoun he, she, it, you, we, they, him, her,them, dan us.
I met her at the office.
She still remembers me.
I can't stand him anymore.
They can operate it well.
You shouldn't go without me.

2. Possesive adjective
Possesive adjective adalah kata sifat yang menerangkan tentang kepemilikan yang bendanya harus disebutkan.

Why don't you clean your room?
• That's my house.
Her face is so beautiful.
• I love my friends so much.
• I don't think that it's his car.

3. Possesive pronoun
Possesive pronoun adalah kata ganti kepunyaan atau kepemilikan yang bendanya bisa tidak disebutkan karena sudah diketahui oleh pembicara.
Your bag is expensive, but mine is cheap.
• My laptop is black. Yours is red.
• Look at those photos! Theirs are awesome.
• She has a sophisticated handphone. I like hers.
• Don't try to get close to her. She is mine.

4. Reflexive pronoun
Reflexive pronoun adalah pronoun yang merujuk kepada diri sendiri. Reflexive pronoun juga digunakan untuk beberapa kondisi yaitu:
a. Penekanan pada subject, misalnya:
I myself do my homework.
• She herself told me so.
• They themselves admitted it.
b. Bermakna sendirian dengan diawali preposition by. Misalnya:
They girl goes to her school by herself.
• He did it by himself
c. Berfungsi sebagai object. Misalnya:
Diky loves himself.
• We have to keep ourselves healthy.

• We have to keep ourselves healthy

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 13, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Four Basic LessonsStories to obsess over. Discover now