- Setiap orang pasti pernah bermimpi, baik itu mimpi yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan. Dan banyak yang tidak menyadari bahwa sebuah mimpi bisa menjadi kenyataan. -
Natasya adalah seorang penulis cerita bergambar, hobinya membaca komik menjadikan ia seorang pembuat beberapa karya dalam bentuk web series. Ia telah menekuninya sejak lama dan kisah yang ia buat ada hubungannya dengan masa - masa sekolahnya.
***
Dahulu ada seorang anak laki - laki yang selalu menyendiri. Ia tidak mempunyai seorang teman. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Natasya dan menjalin pertemanan yang baik diantara mereka.
Suatu saat Natasya bermimpi bahwa ia melihat anak laki - laki yang sedang dibully oleh sekelompok anak di lorong sekolah, lalu anak laki - laki tersebut dipukul oleh satu anak yang lebih besar darinya. Natasya pun terkejut melihat anak laki - laki tersebut dipukul oleh seseorang dari gerombolan itu, karena merasa tak tahan akhirnya Natasya pun berteriak
"Jangan ganggu dia!!"
Natasya yang terkejut karena mimpi buruknya, seketika terbangun dan berteriak. Ibunya yang sedang memasak di dapur kaget karena suara teriakannya yang terdengar hingga keluar kamar.
"Natasya ... ada apa sayang?" tanya ibunya ketika menghampiri Natasya yang baru saja bangun.
Natasya yang baru sadar langsung memeluk ibunya sambil menceritakan kejadian yang ada di mimpinya.
"Ibu, tadi aku bermimpi buruk."
"Aku bermimpi bahwa temanku dipukul oleh anak - anak yang nakal."
"Sayang.. tenanglah, itu hanya mimpi. Tak ada yang perlu kau takuti karena ada ibu sekarang."
Sang ibu berusaha meyakinkan Natasya agar tidak memikirkan hal tersebut.
"Tenang saja, semua akan baik - baik saja. Sekarang cepat mandi dan sarapan, nanti kamu kesiangan." "Ibu sudah menyiapkan sarapan untukmu."
Dengan wajah sedikit murung, Natasya bangun untuk bersiap - siap.
"Baik bu."
Mimpi yang ia alami bukan hanya mimpi biasa. Ia merasakan bahwa mimpi itu benar - benar nyata tapi ia tidak mengetahui kapan akan terjadi. Maka ia memutuskan untuk mencatat mimpi yang pernah dialami di buku diary miliknya.
Memang, di usianya yang masih sangat muda tidak memungkinkan bahwa sebuah mimpi yang dialami bisa menjadi kenyataan. Tetapi, itu juga bisa menjadi gambaran sebuah peristiwa yang akan terjadi di masa depan.
***
Hari ini tanggal 13 Januari 2012, Tepatnya di Jakarta Center School, tempat Natasya bersekolah.
"Nah sudah sampai, ayo cepat sebelum kamu terlambat."
"Nanti ibu jemput lagi jam 1 siang. Jaga dirimu baik - baik ya."
"Baik bu, dah.."
"Fighting." Sang ibu memberi semangat.
Sang ibu pergi meninggalkan Natasya, dan terlihat Natasya melambaikan tangannya.
Ia pun memulai jam belajarnya di sekolah. Ia termasuk anak yang rajin dalam belajar hingga tak ada satupun jam pelajaran yang ia tinggalkan. Itulah alasan mengapa orang tuanya sangat menyayanginya. Terlebih lagi ayahnya yang sangat merindukan kehadirannya walaupun saat ini beliau sedang ada kesibukan di luar kota.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIMENSI
RandomSedikit sinopsis dari cerita "DIMENSI" Seseorang yang memiliki mimpi namun sesuatu yang ia mimpikan seakan - akan menjadi nyata. Bertemu dengan cara yang tidak dapat dipercaya namun dapat diyakini oleh mereka... Untuk cerita lengkapnya, silahkan bac...
