Merayakan Cinta

180 3 0
                                        

Ibuku pernah berkata kepadaku dalam suratnya, "Kualitas dirimu,itulah bagaimana nanti calon suamimu.."
Aku tidak pernah lupa perkataan itu. Masuk ke hatiku. Ibu sangat berharap jodoh terbaik untukku. Aamiin.

Aku anak pertama dari enam bersaudara.
Saat itu aku duduk di bangku kelas 3 SMA tepat disaat umurku 18 tahun.

Pelajaran Fiqih kali ini bertema pernikahan. Kalau bahas pernikahan menurutku memang tidak ada habisnya.

Entah mengapa aku sangat suka menulis tentang percintaan dan pernikahan juga membicarakannya dengan serius kepada sahabat-sahabatku.

Hal ini pelajaran kan? Menurutku tidak salah membicarakannya.
Apalagi kita sekarang masih single, rentan banget buat terjatuh dalam percintaan. Lumayan rumit perkaranya.

Sampai menjelang kelulusan SMA, tersebar kabar ada diantara kita yang mau menikah lulus kelas 3 nanti.

Karena di pesantren diharuskan pengabdian setahun, jika menikah lulus kelas 3, ya pas banget waktu pengabdian. Waktu itu pesantren membolehkan menikah disaat pengabdian.

Aku pengabdian diluar pesantren. Sehingga sebelum aku meninggalkan pesantren beberapa temanku sempat menyangka aku yang akan menikah.

Sebenarnya mereka hanya melihat nampaknya saja. Tentang pembicaraan dan tulisanku mungkin.

Kenyatannya aku benar-benar belum ada rencana, benar- benar belum ada laki- laki yang melangkah kepada ayahku.

Bahkan disaat pengabdian, qodarullaah aku dikaruniai adik lagi. Dan aku fikir gak mungkin menikah dalam waktu dekat.

Alhamdulillah sebelum pelantikan pengabdian, terbukalah siapa yang mau menikah. Temanku ini akhirnya mengundang kita secara resmi. Maa syaa Allah..

Selama pengabdian ini ada 4 orang temanku menikah. Ternyata bukan aku yang mereka sangka waktu itu.
Itulah jalan kita. Berbeda- beda. Allah tau kapan kita siap menikah.

Aku menulis judul ini pada tahun 2017, tahun awal aku duduk di kelas 3 SMA. Mungkin teman-teman juga sudah paham.

Kita sama- sama belajar fiqih pernikahan. Hehe.
Tapi aku mencoba menguatkan lagi dengan tulisan ini. Semoga bermanfaat..

Pernikahan dini. Wah. Umur 17, 18, 19 menikah? fikiran kita mungkin berbeda-beda.
Kita menemukan beberapa teman yang memutuskan menikah setelah lulus SMA. Mengapa mereka demikian ya?

Mungkin memang jalan dan pilihan terbaik. Mungkin bagi mereka menikah merupakan jalan keluar dari masalah yang mereka hadapi.

Mungkin saja mereka telah membutuhkan sosok pendamping hidup. Terlepas dari itu, menikah muda merupakan takdir Allah bagi mereka.

Terkadang alasannya bukan tentang siap atau sudah siap menikah. Namun, karena memang sudah waktunya.

Sebaiknya jika mereka yakin dengan keputusan tersebut, tentu dengan persiapan ilmu, fisik, mental juga finansial. Wanita siap menjadi istri juga ibu, siap mendidik anak.

Kemahiran memasak, mencuci dan lainnya juga penting lho. Karena itu semua yang akan membuat pangeran bahagia dan betah kalau lagi di rumah.

Di waktu sebelum kelulusan, sebaiknya mereka menggunakannya untuk mempelajari pekerjaan-pekerjaan tersebut.

Tujuan mulia yang mereka ambil, menikah muda untuk mencegah zina, dan menjaga kesucian hati. Maa syaa Allah bukan?

Oh iya, untuk laki-laki yang memilih menikah muda juga harus dengan persiapan. Termasuk finansial juga.

Tidak harus sudah punya pekerjaan tetap, yang penting tetap bekerja. Bisa bertanggung jawab dengan baik.

Kalau rejeki di tangan Allah, in syaa Allah dengan menikah karena Allah akan bertambah, mulai susah bareng dulu.

Ciyee so sweet banget sih. Tapi gak gitu juga, harus ada modal. Bukan gak punya sama sekali.

Jangan menikah karena hawa nafsu, gak nahan rindu pengen deket sama dia, karena terlanjur menjalin cinta sebelum waktunya, asmaranya susah terkendali.

Takutlah kepada Allah. Kalau dengan alasan ini, seperti bengkok tujuan menikahmu.

Tujuan mencegah zina bukan karena hubungan cinta yang terjalin lama bertahun- tahun. Oleh karena itu jagalah hatimu.

Pemuda sholih tidak akan menjalin hubungan cinta sebelum halal. Kalau sudah terlanjur siapa yang repot? Kamu sendiri kan.

RINDU SAMA YANG HALAL BOLEH,TAPI KALAU YANG BELUM HALAL? ALLAH CEMBURU LHO. Disebutkan dalam shohihain Bukhori Muslim, nabi Muhammad Shallallaahi 'Alahi Wasallam bersabda, (ان الله يغار وان المؤمن يغار و غيرة الله ان ياتي العبد ما حرم عليه.)

"Sesungguhnya Allah itu cemburu dan seorang mukmin juga cemburu. Adapun cemburunya Allah disebabkan oleh seorang hamba yang mengerjakan perkara yang diharamkan oleh-Nya."

Menikah muda untuk mencegah zina dan mencari cinta setelah pernikahan, itu karena Allah. Bukan karena hawa nafsu atau sebatas gejolak rasa.

Untuk teman-teman yang mau menikah muda, ada yang tinggal hitung beberapa bulan lagi mungkin. Semoga semua karena Allah.

Dalam pernikahan bukan hanya romantis saja, tapi ada hak-hak suami istri yang harus dipenuhi dengan persiapan yang matang.

Kalau romantis saja, semua juga bisa menikah habis SMA. Berapapun umur, baik itu masih dibawah 20 tahun, kalau seseorang berkualitas dia baik untuk menikah.

Bagaimana sih supaya menjadi orang berkualitas? Jawabannya singkat. Ilmu.
Timbalah ilmu sebanyak-banyaknya lalu amalkan. Mintalah pendapat orang tua. Bertanya dan belajarlah dari mereka.

Kalau memang belum sanggup, lebih baik jangan ambil keputusan menikah muda. Ya tunggu beberapa saat lagi untuk siap-siap.

Kalau sudah datang sang pangeran untuk melamarmu dan dia baik, bilang atuh sama dia, "Kamu mau gak tungguin aku, aku mau memahirkan pekerjaan-pekerjaan ibu dulu."

Keputusan terbaik kalian masing-masing deh. Mungkin saja diantara kalian ada yang berfikir,"Memahirkan masak bisa saja setelah menikah. Memang menikah isinya makan saja. Bisa masak bareng.." 😁

Buat yang belum datang pangerannya, nanti lah umur 20- an, umur yang sudah matang, siap-siap dulu sekarang.
Isi penantian dengan ketaatan, jodoh di tangan Allah..!

"Pengennya jadi penghafal qur'an yang mutqin dulu sebelum jadi orang tua. Termasuk persiapan untuk mendidik anak kan?" 😁

Wallaahu ta'ala a'lamu bish showaab.

El_arsyad25

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 31, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Merayakan CintaWhere stories live. Discover now