prolog

59 13 0
                                        


nataya rembulan,

gilang antares,

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


gilang antares,

gilang antares,

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Gilang Gilang, tebak!" ujar perempuan berambut panjang, kepada lelaki di hadapannya.

"hm? kenapa, Nata?" tanya sang lelaki, sibuk memainkan ponselnya.

"aku sayang kamu! sayang banyak!" jawab sang gadis, dengan semangat yang membara di dirinya.

Sang lelaki meletakkan ponselnya, beralih memerhatikan sang gadis dengan tatapan lembutnya dan menyunggingkan senyuman manis, semanis makhluk yang ada di hadapannya, katanya.

"lucu banget, kamu orang bukan?"

"kesel! aku orang lah!" jawab si gadis sebal, ia melipat kedua tangannya.

"aku kira bidadari" jawab si lelaki, ia senyum memperlihatkan gigi rapihnya sembari menyipitkan matanya

Pipi sang gadis bersemu merah, ia tidak berekspektasi seperti ini. Rambutnya diacak lembut oleh sang lelaki, ia malu, sangat malu. Tidak biasanya seperti ini, setelah sekian lama, setelah si lelaki terdistraksi oleh gadis lain, setelah ia sendiri mencoba melupakannya. Namun rumah tetaplah rumah, akhirnya si pemilik akan tetap pulang ke rumahnya.


You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 17, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

terdistraksiStories to obsess over. Discover now