1

28 4 0
                                        

Waktu istirahat di SMP Fajar pun tiba, sebagian murid langsung memenuhi kantin, sebagian lainnya, entah melakukan kegiatan apa.

Nebiru Sadna Hyunjin, akrab disapa Biru, gadis berpipi tembam ini masih berada di kelas, dengan sahabat karibnya, Sagatha Heejin Salsabila. Mereka seharusnya sibuk belajar, karena sudah di tingkatan kelas ke tiga.

"ada apa tuh tha diluar, berisik amat. Tidur nyenyak gue kan keganggu" gerutu nya. Iyaa.. Dari tadi Biru sedang bergerumul di alam mimpi, "itu bi, ada yang berantem katanya. Anak 9a sama 9c, ngerebutin anak 9e, siapa yang menang boleh nembak si cewe" jelas Agatha.

"ikut lihat yuk bi?" ajak Agatha dan cewe itu langsung lari ke kerumunan. Biru hanya mengikuti dari belakang dengan malas. Ketika sampai, ia mencari dimana temannya itu berada.

Tiba tiba, tidak sengaja ada sebuah bahu kokoh seseorang yang menabrak tubuh Biru, sepertinya laki laki. Kemudian orang itu menahan pinggang Biru agar tidak terjatuh. Bisa ia lihat, seorang lelaki berpostur tinggi dan err.. Sedikit tampan

"Hyunjin!!" teriak Agatha, kedua orang itu menoleh. "kamu panggil saya?" tanya cowo tadi, "bukan, gue panggil temen gue" ucap Agatha ketika sudah berada di samping Biru

"loh.."
"kenapa?"
"aneh, ternyata nama kita sama. Perkenalkan, saya Langit Alaska Hyunjin dari 9d"
"s-saya, Nebiru Sadna Hyunjin"

Dan hari itu, Biru menemukan cinta pertamanya. Ternyata, kata kata pandangan pertama benar adanya. Seorang Nebiru Sadna Hyunjin dari 9f jatuh cinta kepada seorang Langit Alaska Hyunjin dari 9d.

04-04-20

Tbc.
Maaf kalo pendek..

Biru langitTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang