PROLOG
Rinai hujan terdengar indah di telingaku. Kubuka sedikit daun jendela serta tirainya, untuk membawaku lebih dekat dengan rintiknya. Kupaksakan tubuhku beranjak dari dingin yang mulai menusuk. Aku sangat paham ini bukan hanya karena hujan yang sedang turun. Tapi ini tentang kenangan yang sejak kulangkahkan sekali lagi kakiku di kota ini, mulai menari - nari dalam kepala ku kembali. "Sudah sangat lama" batinku.
Tapi aku takkan mampu menyingkirkan kenangan ini, karena tekatku untuk terus menyimpannya.
Malam ini, sejak tadi sore aku tiba di kota yang telah kuubah namanya khusus untuk diriku sendiri menjadi "kota kenangan". Aku yang kini telah 5 tahun meninggalkan kota ini, untuk memulai hidup yang yang berbeda. Sejak itu, aku berusaha menjadi seorang perempuan yang berbeda pula. Pengalaman hidup yang pahit yang malah kusyukuri karena itulah yang membuat menjadi lebih kuat sekarang.
Dan disinilah aku sekarang, duduk di samping jendela sebuah Hotel. Ada sebuah kegiatan yang mengharuskan ku disini. Dan aku bertekad mengenangnya malam ini. Aku siap.
YOU ARE READING
NAMORA
RomancePengalaman hidup membawaku menjadi pribadi yang berbeda. Dimasa - masa remaja aku malah lebih tenang Dengan segala rasa bodoh amat, yang menjadikan apapun yang harusnya bengkok,selalu bisa kuluruskan. Hingga umurku menginjak 20 tahun, aku harus mera...
