sehangat kopi

72 5 0
                                        

Naya Asyiffa Nurlia itu namaku biasanya aku disebut Nay.
Saat jam istirahat sekolah berbunyi datang lah seorang kaka kelas yang bertubuh tinggi,berkulit sawo matang datang menghampiriku,tidak lama kemudian sosoknya menanyakan suatu ruangan yaitu ruang guru.Disitulah aku merasa bingung mengapa sosok pria itu mencari ruang guru?
Lalu dengan mudahnya aku mengantarkan nya ke ruangan yang ia cari.saat itu aku lupa menanyakan satu hal kepadanya,aku lupa aku tidak bertukar nama dengan pria itu,lalu seketika aku melupakan masalah itu dan kembali ke tempat tujuan yaitu kantin sekolah.rival, kevin, lina, dan bryan mereka teman temanku yang selalu menunggu kedatanganku di kantin.
Rival:"hay nay,,gk biasanya kamu telat 10 menit?"
Naya:"maaf, maaf, barusan aku mengantarkan seorang pria yang sedang kebingungan"
Kevin:"kebingungan gimana?"
Naya:"iya saat bel istirahat berbunyi tiba tiba saja pria itu ada di depan kelasku dan menghampiri diriku"
Lina:"pacarmu ya?"
Naya:"apaan sih lin pacar dari mana aku saja tidak tau dia siapa"
Bryan:"lalu siapa?"
Naya:"entahlah aku pun tidak tau siapa dia yang aku tau dia kebingungan mencari satu ruangan"
Rival dan kevin:"hah,,ruangan?"
Naya:"iya ruangan guru"
Lina dan bryan:"oh ruang guru bilang dong dari tadi"
Naya:"saat aku mau berbicara habis kalian yang memotong"

Saat mereka sudah berbincang bincang, tidak lama kemudian datanglah seorang pria yang sebelumnya pernah menghampiri naya, dengan mudah nya dan dengan cepat nya ia membuat teman temanku suka kepadanya.Naya pun mendadak bersifat pendiam saat sosok pria tersebut datang menghampiri meja makannya.

Ramdan:"permisi"
Kevin:"siapa ya?
Lina:"ganteng sumpah"(sambil melirik pria itu)
Rival:"apaan sih lo lin liat yang kaya gitu aja ganteng, padahal aku lebih ganteng dari dia"
Lina:"apaan sih, lo cemburu ya?"(berwajah malu malu."
Ramdan:"Maaf, maaf saya sudah mengganggu waktu kalian"
Bryan:"Tenang aja lah bro,ada apa?"
Ramdan:"Saya murid baru di sekolah ini barusan saya sudah memperkenalkan diri saya ke salah satu guru di sekolab ini"
Lina:"pantesan aku baru melihatmu"
Bryan:"Oh ya sudah kenalkan namaku Bryan"
Kevin:"Namaku Kevin"
Lina:"Namaku lina"
Rival:"Nama gue rival"(sambil menampakkan muka songong kepada sang pria itu)
Ramdan:"Hay kalau namaku ramdan aku pindahan dari sekolahan sebelah"
Rival:"Terus ngapain lo pindah ke sekolah ini?"
Lina:"Biasa kali val jangan bersifat seperti ini"
Ramdan:"Sudah, sudah jangan berantem jadi saya pindah dari sekolah sebelah karena saya kurang nyaman dengan murid murid yang berada di sekolah itu"
Kevin:"Oh begitu ya, ya sudah kita temenan aja gimana?"
Bryan:"Iya itu ide yang lumayan bagus"
Lina:"Aku setuju juga"
Rival:"Ya uda aku ngikut aja deh,nay?hello kamu baik baik saja?"
Naya:"Maaf, maaf aku kurang konsen"
Lina:"kenapa nay?gak biasanya kamu seperti ini"
Kevin:"Iya apa mungkin kamu sedang sakit?"
Naya:"Engga sudah tenang saja, suruh ramdan duduk lah kasihan dari tadi berdiri terus"
Ramdan:"Iya, makasii cantik"
Naya:"biasa aja kali, sama sama"

Mereka pun dengan mudahnya meneri ramdan sebagai seorang teman,tidak di sangka sangka ramdan menyukai Naya saat  pertama kalinya ramdan bertemu dengan nya, menurutnya Naya itu cewek yang sederhana namun membuat ramdan langsung jatuh cinta saat Naya menatap wajah nya.

Terima kasih semuanya telah membaca cerita ini, saya berharap kalian menyukainya, bantu aku menjadi seorang penulis ya, jangan kemana mana tetep stay di cerita ini ya kerena bakal ada lanjutan ceritanya,,See you♡

Jangan lupa jika kalian menyukai ceritanya like ya, terima kasih♡

sejatinya cintamu bukan milikkuStories to obsess over. Discover now