Prolog

81 2 0
                                        

                Pernah berpikir untuk berjuang tetapi perlu juga berjumpa dengan orang-orang berada daerah asal. Mereka itu memotivasi untuk terus berjuang dan memberi semangat itu sendiri. Seketika raga ini merasa ingin berjumpa dengan semua yang menjadikan alasan untuk tetap berjuang, melihat mereka tersenyum puas ketika melihat merasa bahagia meskipun sudah tidak berada di dekapan paling nyaman. Rindu itu kata yang tak pernah lupa disematkan tentang semua ini, bahkan bukan hanya soal keluarga, sanak saudara, dan kekasih. Semua ini tentang cara membuat mereka puas bahagia yang membuktikan bahwa tidak ada yang pernah sia-sia dimana titik kita berjuang dan berusaha.

                  Bukan hanya isi tempat kembali itu ada, akan tetapi tempat yang sebelumnya pernah ditinggali cukup lama disana. Tumbuh dalam beberapa waktu, meninggalkan kenangan manis yang tetap membuat betah tinggal di tempat itu. Dulu pernah merasakan berpindah dari tempat yang penuh dengan gelak tawa, tak ada yang pernah tahu di depan bahwa berpindah itu terjadi. Pada akhirnya dimana kita tinggal, pasti ada keinginan untuk kembali. Berjumpa dengan orang kesayangan dan saling memiliki rasa rindu itu, terasa sesak dan cemas ketika untuk berjumpa tapi waktunya belum tiba. Memeluk erat ketika berjumpa, mungkin meneteskan air mata karena terharu dan pada akhirnya bisa kembali dan berjumpa dengan semua yang telah membuat rindu dan ingin kembali tempat yang pernah membuat tubuh menjadi orang yang memiliki prinsip saat ini. "Makna kembali itu apa?".

                    Banyak penghalang untuk kembali, seperti harus menetap lebih lama atau bahkan bagian paling menyedihkan ketika semua berkumpul. Ketika hanya sendiri masih berada tanpa bertemu orang-orang yang ia sangat rindukan. Hanya bisa melihat keasyikan momen-momen orang lain yang dipublikasikan di sosial media, bahkan sangat iri mereka semua bisa merasakan hangatnya dan dekatnya mereka menkmati sebuah momen yang indah tersebut. Dan hanya sendiri berada di tempat yang amat jauh dan berharap disitu ada dirinya, kemudian mengabadikan momen itu menjadikannya sebuah kenangan dalam cerita hidupnya. Ada yang tak kembali untuk membuat orang-orang yang selama ini memberi dukungan dari berbagai hal, terlihat tersenyum lebar sambil meneteskan air mata karena terharu orang yang tak pernah kembali membawa hasil. Hasil yang tak pernah ia duga sebelumnya yang membuat lingkungan sekitarnya, merasakan bahwa yang ia perjuangkan dan meraihnya sekuat tenaga. Kepala dipakai untuk berpikir, hati dipakai untuk bertekad dan yang terakhir raga dipakai untuk berkerja. Semuanya berjalan seperti biasanya, akan tetapi ketika bertemu kata "Rindu", ia hanya bisa meredam nyaringnya agar orang lain di sekitarnya atau yang ia kenal tidak mengkhawatirkannya.

                    Kata "Kembali" bukan soal ia bisa ke tempat dimana dirinya berasal, semua ini tentang bagaimana ia mengorbankan sesuatu hal yang berharga dan penting. Demi mencari pengalaman dan membuat orang yang ia taruh perasaan itu merasa bahagia ketika melihatnya. Mungkin sedih bahagianya tidak semua orang tahu, tetapi ketika menjalaninya tidak semudah mengungkapkan ekspresi tapi meluangkan semuanya hingga pada batas maksimal. Tetesan air mata dan keringat pasti ia keluarkan karena berjuang bukan hal main-main apalagi memiliki tekad setengah-tengah, pasti ia akan melambaikan tangan untuk meminta bantuan kepada orang lain. Tidak ada satu makhluk pun ketika pergi mengejar tujuannya tidak ingin mendapatkan hasil, karena pada akhirnya perjuangan itu membuahkan hasil pada waktu yang telah ditentukan.

Kembali Where stories live. Discover now