Seorang gadis remaja tampak berjalan tergesa-gesa.Beberapa kali ia melirik jam yang melingkar dipergelangan tangannya.Jam sudah menunjukkan waktu 10.00KST,Sudah cukup larut bagi seorang gadis seperti dirinya untuk keluar rumah.Tapi mau bagaimana lagi,persediaan makanan dirumahnya habis,Dan dia mana tega membiarkan ibunya yang sedang kurang sehat untuk keluar rumah.
Udara semakin dingin menusuk kulit ia merapatkan jaket yang dikenakannya.tiba² kakinya menyandung sesuatu,"Aiiisshh...apasih itu ?!!" ia tampak bersungut-sungut. Lalu menunduk untuk memperhatikan benda apa yang ia sandung tadi.Setelah itu,Ia tampak berlari setelah lebih dulu melihat jam,waktu sudah menunjukkan pukul 10.30KST.Ia tampak berlari kecil menyebrang jalan lalu membelok ke sebuah gang kecil.
.
"Aku pulang !" seorang gadis remaja masuk sambil menenteng kantong plastik berwarna putih,Dia duduk di lantai untuk membuka sepatunya.Dari dalam rumah keluar seorang wanita setengah baya dengan raut wajah cemas.
"Kenapa kau lama sekali hmm ?" gadis itu berbalik menghadap sang ibu sambil tersenyum,"Mian eoma,tadi di supermarket antrian kasirnya panjang."sang ibu hanya terdiam sambil menatap anak tunggalnya itu dengan tatapan yang sulit di artikan. Ia tau anaknya berbohong tapi biarlah ia tak ingin mendesak anaknya untuk berkata yang sebenarnya.
Setelah terdiam cukup lama akhirnya ia menyuruh anaknya masuk kedalam, "Hana masuklah diluar pasti dingin." setelah melihat senyum sang ibu,Gadis itu masuk sambil membawa plastik putih yang berisi makanan cepat saji.
"Appa !"ia agak sedikit berteriak memanggil seorang laki² setengah baya yang duduk di depan televisi,laki² itu menoleh dan tersenyum" Eh..anak appa sudah pulang. Tapi kau kenapa lama ??"Ia bertanya dengan tatapan menyelidik.
'Aissh..kenapa harus pertanyaan yang sama'--manolog hana
"Tidak usah ditanya,langsung makan saja kasian Hana pasti kedinginan dan lapar kan ?."Tiba² ibunya sudah berdiri dibelakang mereka." Aiisssh...kau ini mengagetkan saja."
Hana tertawa dalam hatinya,dengan keharmonisan keluarganya.Setelah membuka makanan yang tadi Hana beli mereka makan sambil diselingi canda tawa khas kelurga harmonis.
.
.
Di sebuah kamar tampak lampu yang masih menyala menandakan bahwa sang empunya kamar belum tidur,Itu adalah kamar Hana. Ia belum tidur karena mengerjakan beberapa pekerjaan rumah hadiah dari Lee saim,karena dia tertidur di dalam kelas gara² begadang semalaman demi menonton konser idolnya di televisi.
"Aiiissh...kapan ini akan selesai...arrghh !."
Ia tampak mengacak rambutnya. Tanpa sengaja memegang saku jaketnya,Dan merasakan benda pipih dan agak panjang di sakunya.Ia merogoh saku jaketnya dan langsung menepuk dahinya,"ckk,Kenapa aku sampai lupa."untuk kedua kalinya ia mengacak rambutnya yang sudah acak²kan.
Ia mengamati benda yang berada di tangannya itu,Dengan dahi berkerut ia terus mengamati benda yang ia temukan di tengah jalan.
Flasback
Ia menunduk memperhatikan benda yang ia sandung,Ia tampak terkejut dengan benda itu.Siapa yang membuang handponenya ditengah jalan seperti ini ??..
Tidak mungkin orang yang lewat kan,Karena menurutnya jalanan yang ia lewati ini adalah salah satu²nya jalan yang bisa dibilang sepi,Selain sepi kendaraan juga sepi pejalan kaki. Di Busan jalanan ini adalah jalan yang sangat sepi,Dan hanya dilalui oleh orang² yang terburu² karena jalanan itu adalah jalan pintas.Dengan gerakan refleks ia mengulurkan ia mengulurkan tangannya dan menggenggam ponsel itu dan mengantonginya.Lalu berlari setelah melihat jam yang ada di tangannya.
.
End flasback
.
.
'Ponsel ini bagus sekali, tapi sayang agak berdebu dan sedikit pecah.'--manolog Hana.
YOU ARE READING
NAYEON MISSING
Randomseorang gadis bernama Nayeon menghilang secara misterius.Terhitung sudah 3 hari ia menghilang,keluarganya sudah kalang kabut mencarinya.Sementara orang terakhir yang ia hubungi adalah Suzy kakak nya sendiri. Di lain sisi seorang gadis bernama Hana,m...
