1

69 5 3
                                        

Vampire, nama makhluk immortal yang pastinya sudah tak asing terdengar di telinga kita. Sejatinya, makhluk yang masih dipertanyakan kebenaran tentang keberadaannya ini telah dikenal sejak abad ke-18. Adapun 2 jenis vampire yang perlu kita ketahui, yaitu Moroi dan Dhampir. Moroi adalah vampire murni, hasil persilangan antara vampire dengan vampire. Ciri-ciri moroi adalah kurus, pucat, dan tidak bisa terkena matahari. Sedangkan Dhampir adalah vampire hasil persilangan antara vampire murni dengan manusia. Ciri-ciri dhampir layaknya manusia biasa.

Malam itu terjadi sebuah pengejaran. Seorang yang nampaknya pria tengah dikejar oleh beberapa orang dibelakangnya. “Ah sial,” ketusnya yang masih berlari ke kanan kiri seperti dalam labirin. “DAMN!” terkutuklah pria itu, ia tiba di sebuah jalan buntu.

“Menyerah sajalah, Lim Sejun. Serahkan dirimu sekarang, dan bawa saudara-saudaramu” ujar salah seorang pengejar.

“Cih, kalian pikir aku akan pergi begitu saja? Tentu tidak!” sebuah api keluar dari tangan pria yang bernama Sejun itu. Sedangkan seorang dihadapannya mengeluarkan air dari tangannya. Sejun menyemburkan apinya, kemudian ditangkas, dan seorang pengejar lainnya maju dan mengumpulkan tanah yang siap menyerang Sejun. Ya, mereka bukanlah seorang manusia, melainkan vampire.

Setiap vampire memiliki element sebagai kekuatannya. Api, tanah, air dan udara, dan kekuatan terbesar adalah spirit yang hanya dimiliki vampire tingkat tinggi yang dicapai dengan latihannya.

Sejun kalah telak, karna ia harus menghadapi berbagai vampire dengan element yang berbeda.

“Sedang apa kalian disana?” ujar seseorang yang kedengarannya seorang wanita.

Sejun menoleh, “pergilah ini berbahaya”.

Sejun kembali berdiri, tapi wanita itu lebih cepat dari dugaannya. Ia berlari dan menendang salah seorang pengejar. Wanita itu sungguh pemberani, tanpa tau siapa yang sedang ia hadapi.

“Ku bilang pergilah!”.

Tapi wanita itu seakan tuli, hingga dua orang yang entah siapa datang. Salah satunya membawa Sejun pergi, dan seorang lagi membantu sang wanita.

“Seungsik? Sedang apa kau, aku harus kembali kesana,” ujar Sejun.

“Diam lah, mereka dan wanita itu sudah ditangani oleh Seungwoo, obati lukamu terlebih dahulu, dan jangan sok jago.” Seseorang yang Sejun panggil Seungsik itu membawa Sejun ke rumah dan mengobati luka-lukanya.

“Lalu bagaimana dengan wanita itu? Dia dalam bahaya, dia hanya seorang manusia.”

“Sudah ku bilang tenang, Seungwoo tidak bodoh, ia pasti bisa menanganinya.”

“Dan membiarkan wanita itu tau kita bukan manusia? Dia sudah melihat wajahku.”

“Dia bisa membuat wanita itu kehilangan ingatannya.”

Tak lama kemudian, Seungwoo datang dengan beberapa luka di tubuhnya. “Aku tau apa yang mau kau tanyakan, wanita itu baik-baik saja.”

Seungwoo merupakan vampire dengan element spirit sehingga tak membutuhkan waktu lama untuk vampire tingkat tinggi sepertinya menghajar vampire-vampire yang mengejar Sejun tadi.

“Hey Lim Sejun yang ceroboh, kenapa bisa tertangkap?” seseorang dengan rambut blonde datang, Do Hanse.

“Mana aku tau? Aku hanya sedang melakukan pesta dengan teman-temanku.”

“Sudah ku bilang, jangan keluyuran terlalu larut, kau hampir membahayakan kami semua,” Seungsik mengoleskan sebuah obat pada Seungwoo.

“Kenapa harus mencariku? Kenapa mereka tidak mengincar Seungwoo? seorang yang sudah jelas jelas akan mendapat tahta.”

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 31, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Who Are You? || VICTON's SejunStories to obsess over. Discover now