dari hati yang tak bisa kurasa
Kulit yang tak bisa kuraba
Kau yang tak bisa kubawa
Mengenang tak bisa mencinta.
Menyayangimu hanyalah kata pudar dari cepatnya waktu, ketika kata yang pantas adalah kau meninggalkanku.
Tak memberi jarak untuk merangkai kata maaf,
Apalagi mendengar ceritaku yang telah salah kau tangkap.
Lalu aku memilih pergi....
Menghapus sosokmu walau hati masih terkunci,
Menuju belantara tersembunyi dimana aku bisa menempa diri.
Mengais puing puing dari wajahmu yang berpaling,
Senyumu yang memudar,
Langkahmu yang menjauh,
Cintamu yang tak lagi utuh.
Dalam pelarianku....
Kukatakan semua cerita tentang kita sangat ingin aku lupakan.tapi dalam peraduan aku malu mengakui tentang sosokmu yang gagal aku lupakan.
Dari kedua matamu yang menari
Senyumu yang berseri.
Maka dari kehilangan aku belajar mengenang..
Memaafkan dari yan tak bisa dimaafkan
Tersenyum dari yang seharusnya ditangisi
Memeluk dari yang pantasnya aku tusuk
Mengasihi orang yang aku benci.
Setelah waktu bisa mengenang.
Perasaan yang menghilang...
Diriku yang pergi , dan kau kembali pulang.
