Awal mula

7 2 0
                                        

"Raraaaa .....!!! Kamu cepetan bangun ih!!!"
Teriakan bunda nya menghancurkan semua mimpi indah ZARA ADIRA ., pagi pagi sekali bundanya sudah membangunkan nya

"Eghh... 5 menit lagi bun " erang zara dengan suara parau khas orang bangun tidur.

Dengan belaian lembut bundanya mulai mengelus puncak kepala anak bungsunya itu
"Bangun dulu ya sayang.... Entar telat! yaa?? " bujuk mega bunda dari zara dengan kasih sayang.

Mendengar bundanya yang sudah seperti itu zara atau lebih teatnya sering di panggil rara oleh keluarganya
pun dengan enggan membuka kelopak mata nya dan mendapati bunda nya sudah berada di sampingnya. "Iya bunda"jawab sofia lalu bangkit dan berjalan gontai menuju kamar mandi dan mulai melakukan ritualnya...

10 menit berlalu zara sudah siap dengan seragam SMA PANCASILA dengan rok sampai lutut, pita jadi penghias lehernya, rambut kucir kuda, tidak lupa sofia memakai jepitan rambut warna pink kesukaan nya..

Zara pun mulai menuruni anak tangga dengan perlahan karna memang kamarnya terletak di lantai 2.
"Ayo sarapan ra" ajak mega bundanya
"Iyaa bun "jawab nya menuju meja makan

"Eh ka nanti kesekolah barengan ya? " ajak zara kepada kakak laki-lakinya yang memang masih kuliaah itu

"hmm " jawab kakak nya itu dingin
"Ihh ka bagas mah cuek muluu, itu tuuu biar cewek gak mau deket sama kaka " cibir zara yang melihat kakak nya satu satu itu yang selalu saja dingin terhadap semua orang.

kecuali keluarga nya itulaah yang membuat zara kagum terhadap kakak nya itu.
"Husst udah jangan buat kakak kamu marah masih pagi juga " tegur mega kepada anak bungsunya itu. Dan yang ditegur malah nyengir.

"Yaudah yok kaka gak mau kamu telat lagi " ujar bagas kepada adek nya itu lalu berjalan menuju pintu utama
"Iya iyaa gak usah dibahas lagi elah, orang cuma sesekali doang kok" cibir zara lalu mengikuti kaka nya dan memasuki mobil farrari gold milik bagas.

Di perjalanan mereka hening hanya lagu senorita-shawn mandes. Camilla cabello yang mengalun indah
"Raa kamu jangan nakal lagi dong, kasian bunda " ucap bagas tiba-tiba kepada adik satusatunya dengan lembut.

Zara hanya manggut manggut mendengar celotehan kakak nya itu yang selalu mengulang nya setiap hari, walaupun zara  tau dibalik sikap kakanknya yang dingin dia sangat menyayangi adik nya itu.

                           🦄🦄🦄
"Yaudah belajar baik baik ya " ujar bagas setelah mereka sampai di gerbang SMA PANCASILA

"Hmm... Kak  pergi dulu daaaahh" zara berlalu tak lupa mengecup pipi kanan kakak nya itu.
Baru satu langkah zara meninggal kan mobil ia kembali berbalik "ooo iya ka abi pulang nya kapaan? " tanya zara tiba tiba .

"Nanti malam kali.. Udah ah nanti kaka telat, pergi dulu ya! " jawab kakanya lalu mengendarai mobil nya dengan cepat. 
"Ihh selalu deh" ucap zara lalu melenggang masuk ke sekolah itu.
Tepat saat ia sedang bersenandung riang .

Zara hampir terjatuh kalau ia tidak memegang tonggak yang ada di dekat nya, dengan tangan yg masih memegang tonggak ,zara menggeram karena sudah ada yang menggagunya pagi pagi begini

" ihhhh siapa sih..." zara mendongak lalu bertemu dengan mata hazel milik seorang laki-laki  di didepan nya yang menatap nya dingin , zara langsung bungkam karna melihat lelaki yg nyaris sempurna ini ,mulai dari mata hazel  yang indah. Hidung mancung bak perosotan , dan jangan tinggalkan bibir nya yang merah ituu membuat zara exited  "duh kok ganteng banget sih"  batinnya , sampai akhirnya sebuah decakan membuyarkan lamunan tentang laki laki yg di kagumi pandangan pertama itu .

" ck " decak laki- laki itu dingin lalu pergi , tapi belum sempat dia melangkahkan kaki nya tangan sudah di tarik .

" eh lo ,udah salah jugak ,gak minta maaf !" bentak zara pada lelaki bermata hazel  itu

" gak penting " ujar nya dingin, lalu menghentakkan tangan gadis yang memegang nya itu lalu pergi

"Idih nyesel gue muji dia tadi " gumam zara penuh kesal ,Zara yang sudah geram dengan lelaki tidak tau diri itu , dengan penuh emosi langsung mengambil sepatu nya dan melempar nya dan..

"Puk" tepat mengenai kepala bermata  hazel  itu .

Sebelum laki laki itu membalikkan badan nya zara langsung lari terbirit birit meninggalkan sepatu nya yang harga tak terhingga itu , karna melihat aura lelaki yang baru ditemuinya di sekolah ini .

Mata  hazel itu menatap dingin sepatu didepan nya itu lalu mengambil nya
" lihat saja , sudah bermain-main dengan ZERO ARIYA TRIGARA " batin nya . lalu pergi dari tempat itu





* azekk .. Gimana ???? Seru gak sih ? Vote  sebannyak banyak nya dongg biar sering upld niihh .
* gue nunggu komen kalian guys!
* kalo gak suka jangan dibaca ya?! Soalnya hati aku mudah rapuh *eakkk

** selamat menikmati **
** besok insha allah lnjutin deh **

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Mar 10, 2020 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Kamu Donde viven las historias. Descúbrelo ahora