Krinngggg.....
Suara jam berbunyi menunjukan pukul 06.45 WIB. Cahaya matahari memancar ke dalam kamar, sinar nya menerangi seisi kamar. Membuat cowok tampan Bernama Rey Algarve terbangun dari tidur nya. "Huhaaaa.... jam berapa sih kok udah terang aja".kata Rey dengan wajah masih sangat ngantuk. Dengan perlahan Rey menggosok wajah nya Dan melihat ke arah jam. Betapa terkejut nya Rey ketika melihat jam yang sudah menunjukan pukul 06.45 WIB. Rey sudah terlambat ke sekolah, Rey langsung bersiap-siap, 5 menit telah berlalu Rey keluar dari kamar nya Dan langsung menuju ke garasi mobil.
Dan masuk ke dalam mobil milik nya. Rey sudah terlambat Rey melajukan mobil nya. Namun sudah tidak sempat lagi Sesampai nya Rey di sekolah gerbang sudah ditutup.
" Sial udah di tutup gerbang nya"ucap nya. Tak lama kemudian satpam membuka kan gerbang Dan menyuruh Rey masuk . " Cepat masuk terus lapor ke meja piket ".suruh satpam pada Rey dengan acuh tak acuh. Rey hanya mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban iya. Ketika Rey sedang berjalan menuju meja piket dia tiba-tiba berhenti. Dan pandangan nya mengarah kepada gadis cantik yang sedang duduk di POCIN ( Pohon Cinta) dengan teman teman nya. Rey terus menatap gadis itu dari kejauhan, setelah itu Rey langsung mengambil ponsel nya yang ada di saku celana nya, ia memfoto gadis itu dari kejauhan.
Ternyata di sekolah gue ada bidadari yang sangat cantik.
Batin Rey.
Setelah selesai memfoto gadis itu, Rey langsung melanjutkan langkah nya untuk pergi ke meja piket.
Sesampai nya Rey di meja piket Rey. Ia langsung di tegur oleh guru yang mengawas setelah Rey mengatakan bahwa dia terlambat. " Kamu ya Rey akhir-akhir ini sering terlambat, emang kamu tidur jam berapa ".tanya bu gita dengan Nada tinggi membuat Rey terdiam sejenak. " Eh.. Jam.. Jam.. Jam 02.00 bu ". Bu gita langsung terkejut ketika Rey mengatakan itu.
" Ya ampun Rey! "Bentak bu gita pada Rey. Dia hanya menunduk mendengar perkataan bu gita. " Ibu kasih kamu satu kesempatan lagi, kalau kamu besok terlambat ibu hukum kamu". "Dengar kan Rey!! ".bentak bu gita pada Rey." Iya bu" Jawab Rey dengan sangat pelan. "Y udah Sana masuk ke kelas" Suruh bu gita pada Rey. Rey hanya mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban iya.
Setelah dari meja piket Rey berjalan menuju taman sekolah. "Dia masih di Sana gk ya? ". Tanya Rey pada dirinya sendiri. "Ahhh.. Semoga dia masih di Sana " Sambung nya sambil berjalan menuju taman sekolah ( Pocin).
Tak lama Rey berjalan akhir nya Rey sampai juga di POCIN namun tidak ada siapa-siapa. "Hmm... Ternyata dia udh pergi, ok lah gk pp mending gue disini aja duduk dari pada masuk kelas. " Ucap Rey pada diri nya sendiri.
"Woi Rey! " Panggil Andre. Namun Rey tidak mendengar nya. "Ehh ni anak di panggil gk dengar, terpaksa gue samperin juga tuh anak".ucap Andre. Andre langsung berlari menghampiri Rey. " Woi bangke lo kenapa gk masuk kelas? "Tanya Andre. " Gue malas".jawab Rey singkat. " Edah nihh bocah gk pernah berubah ".ucap Andre sambil menggelang kan kepala melihat tingkah teman nya yg tidak pernah berubah sejak SMP. Rey hanya diam tidak memperdulikan ucapan Andre.
" Bangsat bener nih anak di kacangin gue. "Ucap Andre mulai emosi dengan sikap Rey. " Gue pergi dulu"ucap Rey dengan datar membuat Andre makin emosi. "Bangke baru juga gue datang udah pergi aja lo".ucap nya pada Rey. Rey tetap diam sambil berjalan meninggal kan Andre sendirian di taman. " Awas aja lu Rey suatu saat gue balas lu"bisik Andre pada dirinya.
......
Ahhh... Kenapa gue harus mikirin tuh cewek sih, kenal aja gk gue sama dia
Batin Rey.
Di saat Rey sedang berjalan gadis cantik bernama Zeni Arinze itu melihat sosok Rey dari kejauhan. Namun Rey tidak menyadari bahwa gadis cantik yg di lihat nya waktu di taman sedang melihat dirinya.
"Ren.. Rena.. Cowok itu siapa sih, kok gue baru liat dia di sekolah ini. " Tanya Zeni pada Rena sahabat nya sejak SD. "Hah masa lo gk kenal sih, dia itu ketua Genk KASAVAS". Ucap Rena sangat Terkejut dengan pertanyaan sahabat nya itu. " Ah masa sih dia ketua Genk KASAVAS, gue gk pernah liat tuh dia ngumpul bareng sama anggota Genk KASAVAS. "Tanya Zeni lagi dengan wajah nya yg mulai bingung. " Astagfirullah Zen.. Zen.. Dia itu gk terlalu suka dengan Keramaian dia lebih suka ke sendirian "Jawab Rena. " Lahhh aneh banget dah sifat nya"ucap Zeni tak yakin.
"Btw Namanya siapa? " Tanya Zeni pada Rena. "Namanya kalau gk salah Rey Algarve" Jawab Rena. "Ohw... Dia bad boy kan? " Tanya Zeni lagi. "Haduh Zen.. Zen... Pertanyaan lo aneh banget dah" Ucap Rena sambil menggelang kepala nya. "Aneh gimana sih".sahut Zeni. " Yah jelas lah si Rey itu bad boy kan dia ketua Genk KASAVAS, lo tau sendiri kan KASAVAS itu Genk paling di takutin di sekolah kita SMA Religion "ucap Rena sambil menatap Zeni dengan pandangan emosi sebab pertanyaan Zeni yg membuat nya Kesal. " Ohw gitu toh"ucap Zeni dengan singkat. "Iyaalaa..".ucap Rena sebagai penutup percakapan mereka.
.....
Berjalan Terus berjalan tanpa tujuan sampai akhirnya Rey pun berhenti didepan perpustakaan sekolah nya.
Tanpa basa basi Rey langsung masuk ke dalam perpustakaan.
" Sepi Dan tenang tempat yang paling aku suka ".ucap nya.
Perpustakaan sekolah selalu kosong Dan sepi tak ada satu pun siswa yang menggunakan perpustakaan kecuali hanya mengambil buku mata pelajaran.
....
Kringgg....
Bel sekolah berbunyi bertanda istirahat semua siswa berlarian menuju kantin sekolah.
" Ren.. Ren.. Renaaa "panggil Zeni rengek.
" Apa.. "Jawab Rena singkat.
" Temanin gue dong.. Please sebentar doang kok gk lama".pinta nya
"Iya iya gue temenin. Emang kemana?". Tanya Rena.
" Ke perpustakaan ngambil buku. Temenin ya sebentar doang kok. " Kata nya.
"Iya iya.. " Sahut Rena.
"Makasih Rena Baby.. " Ucap Zeni dengan semangat.
"Idih.. Najis.. Pake baby segala" Ucap Rena pada Zeni.
Zeni hanya terkekeh mendengar jawaban Rena.
....
"Lama-lama gue ngantuk juga tidur aja lah" Ucap Rey. Tak Lama Rey memecam kan mata nya.
Ceklek...
Pintu perpustakaan terbuka seseorang masuk ke dalam. Namun Rey yang sedang tidur tidak mengetahui.
"Ren.. Lo cari buku nya di sebelah Sana ya" Ucap Zeni pada Rena.
"Lo nyuruh gue cari buku, tapi lo gk ngasih tau gue buku apa yang di cari" Ucap Rena Sangat emosi.
"Ya maaf aku lupa. Cari buku sejarah peminatan buku paket nya ya" Ucap Zeni sambil cengingisan.
"Iya iya iya.. " Sahut Rena sambil mendengus kesal.
Rena Yang saat itu sedang mencari buku. Tak sengaja melihat Rey yang tertidur di dekat Lemari.
"Njir nih anak malah tidur di perpustakaan" Ucap Rena pada dirinya.
"RENN... udah ketemu belum buku nya? " Tanya Zeni sambil Teriak.
"Njir lah Zeni teriak² lagi tuh anak."
"BELUM kETEMU" Sambung nya.
"Huahhhhh... Siapa sih yang berisik ganggu orang lagi tidur aja " Ucap Rey sambil mengusap muka nya.
"Pake bangun segala lagi anak orang, baru aja mau di kerjain".ucap Rena.
Rena yang melihat Rey terbangun langsung lari menuju Zeni di bagian depan.
" Zen.. Zen.. Buruan kita keluar "ucap Rena tergesah-gesah.
" Emang ada apa sihhh.. "Tanya Zeni.
" It.. It.. Itu.. "Ucap Rena patah-patah.
" Ihhh apaan sih gk jelas banget, coba tenang dulu. Tarik nafas buang Tarik buang"ucap Zeni menenang kan Rena.
"Itu si Rey dia tadi tidur di perpustakaan Dan dia ke bangun gara² lo." Ucap Rena.
"Emang kenapa sih kalo dia bangun? " Tanya Zeni pada Rena.
"Hehehe gk pp sihhh" Ucap Rena sambil terkekeh.
"Bangsat kau emang" Ucap zeni sangat kesal.
BẠN ĐANG ĐỌC
The Secret Of Love
Ngẫu nhiênKisah Cinta Seorang Bad boy Dan gadis cantik nan pintar.. kisah Cinta ini sangat Penuh dengan hal-hal yang tidak terduga oleh kedua nya... Rey Algarve seorang bad boy namun memiliki hati yang mulia. Zeni Arinze gadis cantik nan pintar serta Rajin...
