Bersama ini
Tahun akan segera berganti
Yang berlarut ralut akan segera surut
Dan yang menunggu akan segera bertemu
Lalu apa kabar dengan luka
Banyak banget yang udah berubah
Dari aku yang ingin menjadi seseorang
Sampai seseorang yang ingin menjadi aku
Kadang bingung dengan pikiran orang lain
Saya ingin jadi kamu
Tapi seorang kamu pasti punya luka
Kita tidak bisa melihat dari sisi nyaman nya saja
Sejauh ini kita beda
Seorang saya tadi ternyata bukan kamu
Saya bisa ambil mimpinya sendiri tanpa harus menjadi kamu
Kita memang sedang berlari
Namun..
Lintasan kita berbeda
Kisah dan dongen kita juga tidak sama
Aku yang sejatinya berpura pura tegar
Juga akan luruh suatu hari nanti
Dengan luka yang ku bangun sendiri
Diam hanya akan memakan kamu dan waktumu saja
Pergilah dunia tidak terlalu buruk kok
Hanya saja kadang lelah, rindu dan rapuh datangnya tidak tau waktu
Aku tau resolusi ku tahun ini semuanya luruh
Aku tahu betapa payahnya diriku tahun ini
Aku tidak begitu tegar ternyata
Aku tidak begitu konsisten
Tapi aku butuh hidup yang layak
Sama seperti hal hal indah yang di bayangkan setiap pemimpi
Aku pun punya mimpi
Meski kadang mimpinya tidak beraturan
Malah kadang menyakitkan
Bodohnya aku baru mencoba lalu pulang gitu aja
Setiap jalan pasti ada lubang
Setiap perjuangan pasti ada luka
Bahkan duka, atau yang lebih menyakitkan lagi
Kamu itu bisa hanya saja kirang sedikit lagi mencoba
Mereka yang sudah besar juga pernah memulai dengan luka yang berdarah-darah
Tidak mudah memang menjadi manusia
Kamu bukan hanya segumpal daging
Jiwamu besar dam harimu akan jauh panjang kedepan
Lalu, mau sampe sini aja?
Desember sudah datang
Sebentar lagi tahun ini akan pergi
Untuk yang mudah mengenang lepaskan saja
Untuk yang mudah menggenang menangislah
Karna kamu belum bisa memberi yang terbaik buat dirimu
Kau tau
Dirimu butuh kamu yang abadi
Tidak goyah dan tidak mudab patah
Yang perannya selalu dinanti manusia esok hari
Kadang kau indah dengan senyumanmu
Meski lukamu belum kering
Tapi hati akan bilang
“Tenang, ga harus hari ini juga kok”
Kita pelan pelan harus bisa melupakan yang menyakitkan
Yang ingin kita tersenyum banyak
Kasian kalau mereka hanya tahu dukamu saja
Perlahan harus tenang
Agar pulangmu juga akan nyaman
Terimakasih desember
Untuk hari hari nya di tahun ini
Aku senang
DESEMBER DAN LUKA
JAKARTA 8 DESEMBER 2019
YOU ARE READING
DESEMBER & LUKA
PoetryPerihal sajak yang selalu aku renungi saat atau setelah bersamamu. Atau pun perihal rasa yang pernah dirasa namun tak kuasa untuk berkata
