-sakit tapi nggak berdarah-
Still Aira pov.
"Hi nama gue Zayn youta lawalula" ucap nya dengan nada yang dingin dan muka yang datar.
Deg.
"Ya astagaaaaaaaaa ini gue nggak salah dengar kan???
OMG ini dia betull???
Tapi kok dia nggak ngenalin gue yah?duh kok hati gue pakek acara sakit gini sihhh??kok dia jadi dingin plus datar sih??kok dia berubah??ini betulan dia??dulu kan dia ceria banget masa sekarang kek gini sihhh???" Ucap batin gue.
Sebenarnya banyak banget pertanyaan yang mau gue tanyain ke dia tapi ngeliat dia kayak nggak ngenalin gue mending gue pending dulu deh.
"EH SEMUT MAKAN GAJAH"
Teriak gue karna kaget di pukul oleh kay.
Dasar temen lucknut lagi asik nglamun eh malah di pukul pala gue di kira pala gue samsak apa.
Dan karna teriakan gue tadi semua yang di dalam kelas langsung tertawa terbahak bahak.
"Tenang semuanya, ayo kita buka buku bab blablablablabla..."
"Eh Kay tuh anak baru di mana kok udah ngilang aja sih?" Tanya gue ke Kay.
"Makanya jangan asik ngelamun aja Lo, Noh di belakang Lo tuh"
Ucapnya sambil menunjuk persis di belakang gue.
Dan saat gue balik dan liat dia dia juga ngeliat balik gue tapi dengan muka datar nya.
Dia ngeliat gue dan ngangkat alisnya sebelah dan gue tau artinya pasti maksud dia itu "kenapa?".
"Hehehe nggak papa" ucap gue sambil cengengesan karna gugup.
"AIRAA kenapa ngga perhatiin ibu ngajar??" Ucap buk qira.
Sebenarnya buk qira tuh orangnya baik banget tapi dia paling ngga suka kalo ada orang yang ngga fokus ama pelajaran nya.
"Sini kamu, kamu harus beresin semua buku yang ada di perpustakaan"ucap Bu qira dengan muka marahnya
Yaelah masa gue di suruh beresin perpus yang gede itu sih.
"Aduh buu, buk qira kan guru paling baik,paling cantik,paling sabar,rajin menabung, maafin saya yak buk?"ucap gue dengan muka melas.
"Nggak ada hukuman tetap hukuman" ucap buk qira kekeh.
"Yaudah buk saya mau di hukum tapi hukuman nya di ganti ya Bu??"ucap gue mencoba ber negosiasi dengan buk qira.
"Oke hukumannya kamu harus nyanyi di sini di samping ibu" Titah Buk qira.
"Yaelah buk suara saya nafas aja kiri, kanan,atas,bawah bu masa saya di suruh nyanyi sihh" sangakal gue karna meskipun suara gue bagus gue tuh paling anti yang namanya nyanyi di depan umum kayak gini.
"Ya sudah kamu beresin perpus aja" tantang buk qira lagi.
"Oke buk saya nyanyi aja" sambung gue cepat.
Gila aja gue di suruh beresin tuh perpus sendiri udah gitu gede banget lagi.
Gue pun siap siap dan nyuruh Kay ngambil gitar di ruang seni.
Aira POV end.
.
.
.
Sean POV.
Setelah gue ngenalin diri gue dan dan ngejawab pertanyaan yang unfaedah dari beberapa siswa siswi di ni kelas gue pun jalan ke bangku kosong yaitu bangku yang paling pojok dekat jendela.
Nggak lama setelah gue duduk gue kaget ngedengar teriakan cewek di depan gue dan seisi kelas tertawa kecuali gue.
Setelah beberapa saat gue ngerasa ada yang perhatiin gue dan Yap si cewek yang tadi teriak itu lagi liat ke arah gue.
Gue pun ngangkat sebelah alis gue maksudnya "kenapa?"
"Hehehehe Nggak papa kok" jawabnya dengan cengengesan.
Setelah itu dia pun di tegur oleh buk qira dan terjadilah perdebatan.
Dan setau gue kayaknya dia di hukum di suruh nyanyi di depan.
Gue ngeliat dia lagi siap siap dan nyuruh temen cewek nya untuk ngambil gitar di ruang seni.
Dia pun nyanyi dan Lo pada tau apa suara nya bagus bangett.
I like your eyes. You look away
when you pretend not to care
I like the dimples on the corners
of the smile that you wear
I like you more the world may know
but don't be scared
'Cause I'm falling deeper, baby
be prepared
I like your shirt I like your fingers
Love the way that you smell
To be your favorite jacket just so
I could always be near
Dea
I've loved you
for so long
Sometimes It's hard to bear
but after all this time,
I hope you wait and see
Love you every minute, every second
Love you everywhere, and any moment
Always and forever I know,
I can't quit you 'cause
Baby you're the one
I don't know how I love you 'til the last
of snow disappears
I love you 'til a rainy day becomes clear
Never knew a love like this,
Now I can't let go
I'm in love with you,
And now you know
Find more lyrics at
I like the way you try so hard
When you play ball with your friends
I like the way you hit the notes
in every song you're shining
I love the little things,
Like when you're unaware
I catch you steal a glance
And smile so perfectly
Though sometimes when life brings me down
You're the cure, my love
In a bad rainy day, you take all
the worries away
Love you every minute, every second
Love you everywhere, and any moment
Always and forever I know,
I can't quit you 'cause
Baby you're the one
I don't know how
In a world devoid of life you bring color
In your eyes, I see the light, my future
Always and forever I know,
I can't let you go
I'm in love with you,
And now you know
I'm in love with you,
And now you know.
(PS:musiknya ada di mulmed ya.)
Setelah dia nyanyi dia pun duduk kembali tapi ada satu yang bikin gue heran kenapa selama dia nyanyi dia selalu ngeliat gue seakan-akan itu lagu emang buat gue.
Sean POV end.
.
.
.
.
Aira POV.
Saat gue nyanyi lagu itu mata gue selalu menatap ke uta (nama panggilan sayang waktu kecil dari Aira ke Sean)dan Lo pada tau apa gue rasa dia ngga ingat sama sekali tentang gue.
"Gue harus cari tau" batin gue.
*Skip pulang sekolah*
Sekarang gue lagi duduk di balkon kamar gue sambil mainin gitar gue dan sambil ngingat semua kenangan masa kecil gue sama uta.
"Uta Lo kenapa sih sebenarnya kok Lo lupa sama gue" ucap batin gue.
Nggak lama kemudian air mata gue jatuh.
"Huftt... gini nih kalo udah ngingat masa lalu" ucap gue pada diri gue sendiri.
.
DU LIEST GERADE
remember me
SonstigesDia sahabat kecil gue. tapi entah kenapa setelah bertahun tahun ngga ketemu, dia sama sekali ngga ngenalin gue,sakit emang tapi gue akan berusaha agar dia bisa ingat ama gue lagi. "Aira delova". Gue cape di kejar terus ama tu cewe,gue sebenernya ris...
