Prolog

15 2 1
                                        

Senja itu flamboyan berguguran menghiasi jalanan, seorang gadis berjubah merah memandangnya kagum. Daun-daun perlahan berjatuhan.

Gadis berjubah merah itupun meraih kelopaknya, menatap kelopak flamboyan dengan harapan di hatinya esok lusa kan bersemi kembali.

Dengan tatapan kosong ia kembali melanjutkan perjalanannya, hingga tibalah ia dihutan belantara dengan pohon pinus yang menjulang tinggi.

Tanpa rasa takut gadis berjubah merahpun masuk dan mulai menyusuri hutan belantara itu.

Setelah beberapa lama menyusuri hutan belantara, Langkah gadis itu terhenti dengan mata yang menatap fokus pada objek didepannya.

Sebuah danau yang sangat indah dihiasi dengan bunga teratai. Pohon-pohon yang rindang, bunga-bunga bermekaran dengan kupu-kupu yang menari-nari di atasnya. Kicauan burung-burung seakan-akan bersenandung ria menyambut kehadiran gadis berjubah merah.

Tatapan si gadis berubah menjadi sayu, kakinya perlahan melangkah mendekati danau dengan sebuah keranjang ditangannya.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Oct 27, 2021 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Judul Standar - Tulis Judul Kamu SendiriHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora